Strava Terbaru Hadirkan Fitur Terapi Fisik, Latihan Kekuatan, dan Peringatan Keluar Rute

Strava Terbaru Hadirkan Fitur Terapi Fisik, Latihan Kekuatan Strava Kini Terhubung dengan Lebih Banyak Perangkat, Program Latihan Strava Kini Lebih Personal, Route Deviation Alerts, Solusi Agar Tidak Salah Jalur Saat Berolahraga, Strava Semakin Lengkap untuk Mendukung Gaya Hidup Aktif
Strava Terbaru Hadirkan Fitur Terapi Fisik

Strava kembali menghadirkan sejumlah pembaruan yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam berolahraga. Kali ini, platform kebugaran populer tersebut menghadirkan fitur yang tidak hanya membantu pengguna saat berlatih, tetapi juga ketika menjalani masa pemulihan cedera.

Pembaruan terbaru ini berangkat dari pertanyaan sederhana yang selama ini menjadi fokus pengembangan Strava, yaitu bagaimana membantu atlet melacak, memahami, dan membagikan perjalanan olahraga mereka secara lebih lengkap. Karena itu, Strava kini memperluas dukungannya mulai dari proses rehabilitasi hingga latihan kekuatan yang lebih terintegrasi.

Fitur Terapi Fisik Strava Kini Jadi Bagian dari Perjalanan Olahraga

Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah hadirnya kategori olahraga baru berupa Terapi Fisik. Fitur ini memungkinkan pengguna mencatat berbagai aktivitas rehabilitasi yang sebelumnya sulit terdokumentasi dalam aplikasi olahraga.

Inspirasi fitur tersebut datang dari pengalaman Senior Director of Product Strava, Michelle Chang, yang mengalami cedera ACL saat bermain ski. Saat menjalani proses pemulihan, ia menyadari bahwa perjalanan rehabilitasi juga merupakan bagian penting dari aktivitas olahraga yang layak dicatat dan diapresiasi.

Melalui fitur ini, pengguna kini dapat merekam berbagai latihan pemulihan seperti heel slides, latihan rentang gerak, hingga sesi rehabilitasi lainnya. Dengan demikian, seluruh progres pemulihan dapat terdokumentasi dalam satu ekosistem yang sama, sehingga pengguna tetap merasa termotivasi untuk kembali aktif berolahraga.

Latihan Kekuatan Strava Kini Terhubung dengan Lebih Banyak Perangkat

Selain fokus pada pemulihan, Strava juga meningkatkan dukungan terhadap latihan kekuatan. Perusahaan menghadirkan total 14 integrasi baru yang memungkinkan data latihan pengguna tersinkronisasi secara otomatis ke dalam aplikasi.

Beberapa mitra yang kini mendukung integrasi tersebut antara lain Garmin, COROS, Amazfit, WHOOP, Fitbod, Hevy, JEFIT, Runna, hingga 24 Hour Fitness yang dijadwalkan hadir dalam waktu dekat.

Berkat pembaruan ini, setiap set latihan, jumlah repetisi, hingga beban yang digunakan dapat tercatat secara otomatis tanpa perlu memasukkan data secara manual. Alhasil, pengguna dapat lebih fokus pada latihan tanpa harus repot melakukan pencatatan setelah sesi olahraga selesai.

Muscle Map dan Volume Latihan Kini Lebih Informatif

Tidak hanya itu, Strava juga menghadirkan fitur visual yang lebih menarik melalui Muscle Map otomatis. Fitur ini akan menampilkan kelompok otot yang dilatih berdasarkan data aktivitas yang tersinkronisasi.

Sementara itu, total volume latihan kini dapat ditampilkan langsung di feed aktivitas. Kehadiran fitur tersebut membuat komunitas Strava dapat melihat sejauh mana usaha yang telah dilakukan pengguna dalam setiap sesi latihan.

Sebagai tambahan, Strava memperkenalkan lima format berbagi baru untuk aktivitas latihan kekuatan. Salah satunya adalah tampilan Muscle Map transparan yang dapat dibagikan ke berbagai platform di luar aplikasi Strava.

Program Latihan Strava Kini Lebih Personal

Strava juga semakin memperkuat pengalaman pengguna berlangganan melalui sistem rekomendasi yang lebih personal. Kini pengguna dapat menentukan tujuan olahraga yang ingin dicapai, lalu Strava akan menyesuaikan rekomendasi latihan berdasarkan target tersebut.

Misalnya, pengguna yang ingin meningkatkan kekuatan otot akan mendapatkan saran latihan yang berbeda dibandingkan mereka yang sedang mempersiapkan diri menghadapi lomba lari atau kompetisi tertentu.

Pendekatan ini membuat pengalaman berolahraga terasa lebih relevan. Di sisi lain, pengguna tidak lagi harus mencari referensi latihan secara terpisah karena rekomendasi sudah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Route Deviation Alerts, Solusi Agar Tidak Salah Jalur Saat Berolahraga

Bagi pengguna yang gemar berlari, bersepeda, atau menjelajahi rute baru, Strava juga menghadirkan fitur Route Deviation Alerts. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna tetap berada di jalur yang telah direncanakan sebelumnya.

Ketika pengguna keluar dari rute yang telah ditentukan, perangkat akan memberikan notifikasi berupa getaran. Dengan begitu, pengguna dapat segera kembali ke jalur yang benar tanpa harus terus-menerus memeriksa layar perangkat.

Fitur ini menjadi solusi praktis bagi atlet yang ingin tetap fokus pada performa dan ritme latihan. Selain membantu mengurangi risiko tersesat, fitur tersebut juga memberikan rasa aman saat berolahraga di area yang belum familiar.

Saat ini Route Deviation Alerts sudah tersedia di Apple Watch, Mobile Record, dan Live Activity sehingga dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak pengguna.

Strava Semakin Lengkap untuk Mendukung Gaya Hidup Aktif

Melalui rangkaian pembaruan terbaru ini, Strava menunjukkan komitmennya untuk mendukung seluruh perjalanan olahraga pengguna, mulai dari masa pemulihan cedera, latihan kekuatan, hingga aktivitas di luar ruangan.

Kehadiran fitur Terapi Fisik, integrasi latihan kekuatan yang lebih luas, rekomendasi latihan personal, serta Route Deviation Alerts menjadikan Strava tidak sekadar aplikasi pencatat aktivitas olahraga. Lebih dari itu, platform ini berkembang menjadi pendamping digital yang membantu pengguna tetap termotivasi, terarah, dan konsisten dalam mencapai target kebugaran mereka.

Seluruh fitur terbaru tersebut sudah tersedia mulai sekarang. Pengguna dapat langsung memperbarui aplikasi Strava dan mencoba berbagai kemampuan baru yang ditawarkan untuk mendukung aktivitas olahraga sehari-hari.