Drama TV QLED, Samsung Menang Gugatan, TCL Diminta Setop Iklan
Samsung menang gugatan terhadap merek TV asal China, TCL. Dalam gugatan tersebut Samsung mendesak TCL menyetop iklan yang mempromosikan televisi yang diklaim berteknologi QLED.
Guatan ini awalnya diajukan pada April 2025 ke pengadilan Jerman. Samsung menuding TCL Jerman membuat iklan menyesatkan dengan memasarkan sejumlah TV sebagai QLED.
Padahal, implementasinya dalam TV TCL tidak benar-benar meningkatkan reproduksi warna sebagaimana QLED seharusnya.
Menurut pengadilan, struktur quantum dot pada TV TCL yang dipermasalahkan, tidak meningkatkan performa warna. Hal ini karena TCL hanya menggunakan jumlah quantum dot yang sangat kecil pada pelat difusi.
TV QLED pada umumnya menggunakan teknologi quantum dot untuk meningkatkan kecerahan serta reproduksi warna.
International Electrotechnical Commission (IEC) juga menilai bahwa layar QLED menempatkan lapisan film quantum dot di antara lampu latar berwarna biru dan panel layar untuk meningkatkan kualitas warna.
Karena tidak tidak sesuai, pengadilan menyatakan bahwa iklan TCL melanggar Undang-Undang Persaingan Tidak Sehat di Jerman. Salah satu model yang disebut dalam perkara ini adalah seri TCL QLED870.
Akibat putusan tersebut, TCL diperintahkan untuk menyetop penjualan maupun promosi TV tersebut sebagai model QLED di Jerman.
Namun putusan ini tidak begitu mengikat, karena TCL bisa saja mengajukan banding.
Adapun kasus ini bukan pertama kalinya bagi Samsung dan TCL. Sebab, tahun lalu pengadilan Jerman juga memutuskan bahwa merek dagang NxtFrame dari TCL melanggar merek TV The Frame dari Samsung.
Akibatnya, pengadilan memerintahkan perusahaan asal China itu untuk berhenti menggunakan nama tersebut di Eropa.
Selain di Jerman, kedua perusahaan juga terlibat kasus serupa di Amerika Serikat. Dan putusan di Jerman seperti dijelaskan di atas, bisa saja memengaruhi putusan di AS, dihimpun KompasTekno dari Sammy Guru.