Saya Tak Lagi Khawatir Layar HP Diintip Saat Konser Berkat Fitur Samsung Ini
Saat menonton konser, kamera biasanya menjadi fitur yang paling sering saya gunakan di smartphone.
Namun saat menghadiri konser One Ok Rock di Jakarta beberapa waktu lalu, ada satu fitur di Samsung Galaxy S26 Ultra yang justru lebih sering saya aktifkan sebelum konser dimulai.
Fitur tersebut adalah Privacy Display.
Waktu itu, kondisi venue di Indonesia Arena sudah mulai gelap. Sementara ribuan penonton perlahan datang dan menempati kursi mereka masing-masing.
Sambil menunggu konser dimulai, saya menghabiskan waktu dengan membalas pesan, scrolling media sosial, hingga mengecek beberapa notifikasi yang masuk.
Namun perlahan saya sadar, saat kondisi sekitar mulai remang-remang, brightness ponsel saya terlihat semakin terang dan apa yang sedang saya buka jadi lebih mudah dilihat orang lain.
Di satu sisi, saya ingin mempertahankan brightness tersebut supaya layar tetap nyaman dilihat. Namun di sisi lain, saya juga merasa kurang nyaman karena apa yang sedang saya buka sangat mudah terlihat oleh orang-orang di sekitar.
Untungnya, saat itu saya menggunakan Samsung Galaxy S26 Ultra yang memiliki fitur Privacy Display. Fitur ini memungkinkan saya tetap menggunakan ponsel dengan nyaman tanpa perlu khawatir layar akan mudah terlihat oleh orang lain.
Dan setelah mencobanya langsung di tengah venue konser yang dipenuhi ribuan penonton, saya baru benar-benar merasakan manfaatnya.
Layar terlihat jelas, tapi tidak bisa diintip orang lain
Cara mengaktifkan Privacy Display sendiri terbilang cukup mudah. Saya hanya perlu membuka Quick Panel, lalu mengetuk ikon Privacy Display. Dalam hitungan detik, mode privasi langsung aktif.
Samsung juga menyediakan beberapa tingkat perlindungan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan pengguna. Salah satunya, fitur ini dapat diatur untuk aktif otomatis pada aplikasi tertentu.
Misalnya, aplikasi pesan instan (WhatsApp, dll), e-mail, mobile banking, hingga aplikasi lain.
Saat pertama kali mencobanya, saya sempat bereksperimen dengan pengaturan tersebut. Namun pada akhirnya, saya justru lebih nyaman mengaktifkan Privacy Display untuk seluruh aplikasi.
Hasilnya pun langsung terasa. Dari posisi saya yang melihat layar secara lurus dari depan, tampilan Galaxy S26 Ultra tetap terlihat normal seperti biasa. Warna layar masih tajam, teks terlihat jelas dibaca, dan konten tetap nyaman dilihat.
Namun ketika saya mencoba melihat layar dari sudut samping, atas, maupun bawah, tampilannya langsung menjadi jauh lebih redup dan sulit dibaca.
Dengan kondisi seperti ini, saya jadi bisa tetap nyaman membalas pesan, membuka media sosial, atau mengecek notifikasi tanpa harus terlalu khawatir layar akan mudah terlihat oleh orang di sebelah.
Cara kerja Privacy Display
Cara mengaktifkan Privacy Display di Samsung S26 Ultra cukup cepat. Saya cukup membuka quick panel, lalu mengetuk opsi Privacy Display. Dalam hitungan detik, mode privasi langsung aktif.
Secara teknis, Privacy Display mengandalkan arsitektur piksel di layar yang disebut “Black Matrix”.
Teknologi ini mengombinasikan dua jenis piksel, yaitu piksel sempit (narrow pixel) dan piksel lebar (wide pixel) yang biasa ada di layar konvensional.
Saat mode privasi aktif, sistem akan mengaktifkan narrow pixel untuk mempersempit arah pancaran cahaya. Sehingga, cahaya hanya diarahkan lurus ke depan, tepat ke mata pengguna.
Ketika mode privasi dimatikan, layar kembali normal. Wide pixel akan aktif lagi bersama narrow pixel untuk menyebarkan cahaya ke berbagai arah, seperti layar HP pada umumnya.
Samsung juga menyediakan dua tingkat perlindungan.
Mode Maximum Privacy Protection menyamarkan seluruh layar, sementara Partial Screen Privacy hanya menutupi area notifikasi agar pesan pop-up tidak bisa dibaca orang lain.
Karena tertanam langsung di layar, fitur ini tidak membutuhkan aksesori tambahan seperti tempered glass anti-spy. Semuanya sudah terintegrasi sebagai bagian dari perangkat.
Tidak cuma berguna saat konser..
Awalnya saya mengira fitur Privacy Display akan berguna di kondisi tertentu.
Namun setelah mencobanya langsung saat konser, saya mulai memahami kenapa Samsung menyematkan fitur ini di Galaxy S26 Ultra.
Privacy Display menjadi sangat berguna ketika kita berada di ruang publik, seperti di transportasi umum, menunggu penerbangan di bandara, bekerja di kafe, dan lain sebagainya.
Di tempat-tempat seperti itu, layar smartphone sering kali lebih mudah terlihat oleh orang lain daripada yang kita sadari.
Menurut saya, hal yang paling menarik dari fitur Privacy Display di Galaxy S26 Ultra bukan sekadar membuat layar lebih sulit dilihat dari samping.
Fitur ini juga membuat saya tidak perlu lagi risau memilih antara menjaga privasi atau mempertahankan kenyamanan saat menggunakan smartphone di tempat umum.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang