DFSK Super Cab Digunakan BNPB Buat Jadi Unit Water Treatment
DFSK Super Cab dijadikan sebagai salah satu kendaraan operasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Mobil tersebut bahkan dimodifikasi untuk menjadi unit water treatment yang sangat pentng di daerah bencana.
Digunakannya DFSK Super Cab sebagai salah satu kendaraan operasional saat bencana diklaim menjadi bukti ketangguhan mobil tersebut di berbagai medan.
“DFSK Super Cab dirancang sebagai kendaraan multifungsi dengan platform yang fleksibel dan konstruksi kokoh. Selain mendukung aktivitas distribusi serta logistik, kendaraan ini dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan,” ungkap Doni Putra Okten, Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile (14/02).
Sejalan dengan hal tersebut, BNPB menegaskan pentingnya kendaraan operasional yang tangguh dalam mendukung respons cepat di wilayah terdampak bencana.

Ke depan, DFSK tidak menutup kemungkinan akan menghadirkan pengembangan modifikasi lainnya sesuai kebutuhan pasar maupun institusi.
“Super Cab memiliki potensi besar sebagai platform kendaraan serbaguna, baik untuk kebutuhan komersial, gaya hidup seperti camper van. Tidak menutup kemungkinan akan ada pengembangan modifikasi lainnya ke depan,” tambah Doni.
Sebagai informasu, DFSK Super Cab merupakan mobil pikap yang dilengkapi oleh bak berukuran 2.470 mm x 1.670 mm x 240 mm dengan kapasitas muatan hingga 1,2 ton. Mobil ini didukung suspensi belakang 6 per daun serta ground clearance tinggi untuk performa stabil saat membawa beban.
Untuk jantung pacunya, mobil sudah menggunakan mesin bensin DK15 1.500 cc Dual VVT. Tenaga yang bisa dihasilkan pun cukup besar yaitu 100 hp dan torsi 140 Nm.

Guna memberi kenyamanan selama masa kepemilikan, DFSK pun memberikan program gratis ganti oli dan filter hingga 15 kali selama 5 tahun/150.000 km. Mobil juga mendapatkan garansi 3 tahun/120.000 km.
Untuk harga, DFSK Super Cab siap dilepas dengan harga Rp 158,5 juta. Namun khusus di IIMS 2026, pelanggan berhal mengikuti program lucky dip berupa voucher PLN, voucher MAP dengan total puluhan juta rupiah hingga 10 gram emas.