Duel Persib vs Ratchaburi FC Bertepatan dengan Tarawih Perdana, Bobotoh Galau

Pemain Persib Bandung, Layvin Kurzawa
Pemain Persib Bandung, Layvin Kurzawa

 Duel hidup-mati akan dijalani Persib Bandung saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two. Pertandingan digelar Rabu, 18 Februari 2026, pukul 19.15 WIB—waktu yang bertepatan dengan momen shalat tarawih perdana Ramadan.

Bentrok jadwal ini langsung memantik dilema di kalangan Bobotoh. Di satu sisi, Persib membutuhkan keajaiban untuk lolos ke perempat final setelah tertinggal agregat 0-3 dari leg pertama. Di sisi lain, malam pertama tarawih punya makna tersendiri bagi umat Muslim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana galau itu terekam di media sosial. Akun Instagram @uberupdate mengunggah video yang menyindir situasi tersebut: cuplikan “taraweh kilat” seolah sang imam berpacu dengan waktu demi mengejar kick-off Persib vs Ratchaburi. Unggahan itu pun viral dan memicu kolom komentar yang riuh.

Komentar Bobotoh beragam—ada yang berseloroh, ada yang tegas. Mulai dari, “Solat mah no 2”, hingga “aya bahan taraweh di GBLA ieu mah”. Ada pula yang realistis, “Secepat apapun imamnya, babak 1 mah pasti tingaleun”, sampai yang memilih pasrah, “Mending taraweh we ah, ke we ninggal hasil akhir na.”

Di sisi lain, muncul pula suara penyeimbang yang mengingatkan soal prioritas ibadah. “Kalau mau dapat pahala ya sholat. Kita belum tentu ketemu Ramadan tahun depan,” tulis seorang warganet, menegaskan bahwa pilihan ada di tangan masing-masing.

Pertandingan ini memang lebih dari sekadar 90 menit. Bagi Bobotoh, Persib vs Ratchaburi adalah ujian iman dan loyalitas di malam Ramadan—antara mengejar gol penebus atau menuntaskan ibadah, atau seperti komentar paling kompromistis: “Taraweh heula, lumayan aya sésa babak kadua.”