Tertinggal 0-3, Persib Bisa Tiru Comeback Persipura di Turnamen Asia

Ratchaburi, Persib Bandung, Persipura Jayapura, ACL 2, Tertinggal 0-3, Persib Bisa Tiru Comeback Persipura di Turnamen Asia

Persib Bandung menghadapi tugas besar pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026 atau ACL 2.

Pada pertemuan pertama di Ratchaburi Stadium, Thailand, Rabu (11/2/2026), Persib Bandung kalah 0-3 dari Ratchaburi.

Tiga gol tuan rumah dicetak Tana dan Gabriel Mutombo. Hasil tersebut membuat Persib perlu menang dengan selisih minimal empat gol pada leg kedua, Rabu (18/2/2026), agar bisa melaju ke perempat final.

Saat undian mempertemukan kedua tim, Ratchaburi sempat dipandang sebagai lawan seimbang.

Namun hasil leg pertama menempatkan wakil Indonesia itu dalam situasi menantang jelang laga penentuan di kandang.

Kenangan Comeback Persipura

Sepak bola Indonesia pernah mencatat kebangkitan serupa di kompetisi Asia.

Pada 2014, Persipura Jayapura melaju hingga semifinal Piala AFC, turnamen pendahulu ACL 2.

Di babak perempat final, Persipura kalah 2-3 dari Kuwait SC pada leg pertama. Pada leg kedua di Stadion Mandala, Jayapura, 26 Agustus 2014, Persipura membalikkan keadaan lewat kemenangan 6-1.

Ratchaburi, Persib Bandung, Persipura Jayapura, ACL 2, Tertinggal 0-3, Persib Bisa Tiru Comeback Persipura di Turnamen Asia

Kapten Persipura Jayapura, Boaz Solossa.

Enam gol dicetak Rogertino Pugliara tiga kali, Boaz Solossa, Titus Bonai, dan Ferinando Pahabol.

Hasil itu membawa Persipura unggul agregat 8-4 dan melangkah ke semifinal.

Kisah tersebut menunjukkan peluang selalu terbuka dalam dua leg pertandingan, termasuk saat menghadapi selisih gol cukup jauh.

Persib bisa mengambil inspirasi dari pengalaman apik Persipuran tersebut.

Dukungan Kandang Jadi Modal Persib

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menatap leg kedua dengan optimisme. Ia berharap dukungan suporter di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dapat membantu tim tampil lebih baik.

“Tentu saja di kandang kami harus tampil lebih baik. Ini sepak bola. Dalam sepak bola, semuanya mungkin terjadi,” tegas Bojan Hodak.

“Dan tentu saja mereka selalu memberi kami energi tambahan. Kami tidak tampil sesuai level yang seharusnya.”

"Saya pikir kami masih punya 90 menit lagi,” tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang