Mengulik Penyebab CV Joint Lepas L8 Bisa Patah saat Uji Coba
Belum lama ini, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Lepas L8 jadi sorotan karena mengalami kendala saat diuji.
Lepas L8 merupakan produk yang menjadi bagian dari Chery Group, tetapi menyasar konsumen menengah ke atas dan cenderung terkesan lebih premium.
Ketika dibawa melibas speed trap di area uji coba, ada bunyi keras di bagian bawah kap mesin dan mobil tak lagi bisa dikemudikan.
Saat diteliti lebih lanjut, ada besi berlubang di area yang merupakan rangkaian Constant Velocity atau CV Joint patah.

CV Joint pada kendaraan roda empat berfungsi untuk meneruskan tenaga yang dihasilkan transmisi ke roda mobil.
Pihak bengkel menilai CV Joint pada mobil baru bisa patah bukan karena adanya kelalaian pengemudi.
“Kemungkinan besar dari materialnya kurang bagus. Karena yang namanya mobil biasa pun, CV Joint lepas (copot) itu hampir tidak mungkin,” kata Lung Lung, Owner Dokter Mobil kepada KatadataOTO, Selasa (03/02).
Dia menegaskan pada kendaraan tua sekalipun, peluang fenomena CV Joint lepas ataupun patah terbilang kecil.
“Untuk mobil baru, tidak mungkin (CV joint patah),” kata dia.
Patut jadi perhatian sebab CV Joint merupakan salah satu komponen penting yang ada pada mobil.
Insiden ini turut menjadi bahan evaluasi bagi Lepas sebelum nanti resmi menyerahkan unit kendaraan kepada para pelanggan di Tanah Air.
“Mobil sudah 10 tahun saja belum tentu (bisa mengalami CV Joint patah). Apalagi yang baru hari ini keluar dari pabrik,” tegas Lung Lung.
Penjelasan Pihak Lepas
Menanggapi insiden tersebut, perwakilan Lepas memberikan penjelasan. Mereka mengungkapkan kejadian itu bersifat individual dan tidak merepresentasikan kondisi keseluruhan lini Lepas L8.

Dijelaskan pula, komponen CV Joint pada Lepas L8 itu patah karena dipakai melibas speed trap secara konstan dan sering sebagai bagian dari acara tes itu.
Belajar dari kejadian tes, pihak Lepas berjanji akan menjaga kualitas produk dan terus memperhatikan faktor keselamatan.
“Kami sangat menghargai perhatian, masukan dan insight disampaikan. Lepas mendukung dialog terbuka untuk meningkatkan kualitas produk,” kata Ricky He, Deputy Director Lepas Indonesia dalam siaran resmi, dikutip Selasa (03/02).