Versi Baru Charged Maleo S Meluncur, Ada Program Sewa Harian
Motor listrik Charged Maleo S resmi diluncurkan untuk konsumen Indonesia. Model ini menjadi versi terbaru dari Charged Maleo.
Charged Maleo S memiliki dimensi ramping dan kompak, membuatnya cocok untuk penggunaan di area perkotaan.
Sebelumnya, Charged Maleo sendiri menjadi kontributor terbanyak penjualan Charged Indonesia di dalam negeri.
Sehingga versi terbarunya dihadirkan guna memenuhi kebutuhan para konsumen terhadap kenyamanan dan performa motor.

“Charged Maleo memimpin jajaran produk kami di 2026, dengan beberapa produk baru yang berdampak besar akan menyusul untuk pasar Indonesia,” kata CY, CEO Grup Charged Indonesia dalam siaran resminya, dikutip pada Kamis (29/01).
Tambahan huruf ‘S’ pada nama Charged Maleo S mengacu pada kata Superior. Artinya ada peningkatan signifikan diberikan pada motor listrik tersebut.
Jika versi terdahulu punya jarak tempuh 125 kilometer dalam kondisi baterai penuh, Charged Maleo S diklaim memiliki daya jelajah 150 kilometer.
Charged Maleo S juga telah dilengkapi pengaturan suspensi baru yang diklaim lebih lembut. Sehingga perjalanan semakin nyaman baik bagi pengemudi maupun penumpang.
Lalu teknologi terbaru turut disematkan, seperti fitur Hill Start Asisst serta Regenerative Braking.
Masih sama seperti lini produk Charged lainnya, Maleo S terintegrasi teknologi Internet of Things atau IoT.
Pengendara atau pemilik motor listrik Charged Maleo S dapat memantau kondisi dan informasi kendaraan lewat gawai pintar, melalui aplikasi resmi bernama In-Charged.
Pemilik tak perlu khawatir perihal jaringan pengisian daya. Saat ini ada di tiga lokasi yakni E-Shed Mampang (Jakarta Selatan), E-Shed Bintaro (Tangerang) dan Giga-Shed Cikupa.

“Infrastruktur pengisian cepat merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem sepeda motor listrik yang kuat di Indonesia. Itulah sebabnya kami menargetkan sekitar 300 lokasi pengisian daya pada 2026,” tegas CY.
Bicara soal biaya, ada paket berlangganan Charged Maleo S mulai dari Rp 1,2 juta per bulan dengan satu baterai atau Rp 1,5 juta per bulan pakai dua baterai.
Sementara khusus ojek online atau OJOL ada program sewa harian Rp 40 ribu (satu baterai) atau Rp 52 ribu (satu baterai).