Microsoft Rilis Maia 200, Chip Khusus AI Berfabrikasi 3 nm

Microsoft, chip AI, Maia 200, Microsoft Rilis Maia 200, Chip Khusus AI Berfabrikasi 3 nm
  • Microsoft memperkenalkan chip AI kustom Maia 200 sebagai penerus Maia 100 untuk mendukung layanan AI berskala besar di Microsoft Azure, termasuk model AI Microsoft dan OpenAI.
  • Chip fabrikasi 3 nm buatan TSMC ini memiliki lebih dari 140 miliar transistor dan dirancang agar efisien untuk beban kerja AI data center.
  • Maia 200 menjadi strategi Microsoft mengurangi ketergantungan pada Nvidia, meski tidak sepenuhnya menggantikan chip AI pihak ketiga. 

- Microsoft mengumumkan chip kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terbaru mereka, Maia 200, pada Senin (26/1/2026) waktu Amerika Serikat.

Ini adalah penerus dari Maia 100, chip AI pertama buatan Microsoft yang dirilis pada 2023 lalu. 

Seperti pendahulunya, Maia 200 merupakan chip AI custom untuk mendukung kebutuhan layanan AI berskala besar, seperti model AI milik Microsoft sendiri maupun OpenAI. 

Chip AI ini juga dibuat untuk mengurangi kebergantungan perusahaan pada Nvidia. 

Microsoft menjelaskan, sebagai chip AI kustom, Maia 200 tidak dijual langsung kepada konsumen umum. Chip AI ini "dipaketkan" dengan layanan cloud dan AI mereka yaitu Microsoft Azure.

Chip AI Maia 200 dirancang dengan teknologi fabrikasi 3 nanometer (nm) dari Taiwan Semicondutor Manufacturing Company (TSMC) dan berisi lebih dari 140 miliar transistor.

Angka ini meningkat dari Maia 100 yang menggunakan fabrikasi 5 nanometer dan berisi sekitar 105 miliar transistor. 

Teknologi tersebut memang dirancang khusus untuk chip menjalankan beban kerja AI berskala besar, sekaligus memberikan performa yang efisien dari sisi biaya.

Microsoft juga mengeklaim, saat chip Maia 200 digunakan di data center AI, chip tersebut sudah bisa langsung bisa menjalankan model AI hanya dalam hitungan hari setelah komponen tiba.

Dalam penerapannya, Maia 200 akan dipasang dalam rak (tray) khusus berukuran besar. Masing-masing rak dirancang untuk menampung sekitar empat chip, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Yahoo Finance.Microsoft, chip AI, Maia 200, Microsoft Rilis Maia 200, Chip Khusus AI Berfabrikasi 3 nm

Maia 200 akan dipasang dalam rak (tray) khusus berukuran besar. Masing-masing rak dirancang untuk menampung sekitar empat chip.

Mengurangi ketergantungan pada Nvidia

Adapun pengembangan Maia 200 dinilai menjadi bagian dari strategi Microsoft untuk mengurangi ketergantungan pada chip AI buatan perusahaan lain seperti, Nvidia (NVDA) atau AMD (AMD) yang selama ini menjadi pemasok chip AI terbesar di dunia.

Dengan menggunakan chip yang dikembangkan secara internal, Microsoft diharapkan tidak perlu lagi sepenuhnya bergantung pada prosesor buatan dua perusahaan tersebut. Begitu juga perusahaan lain seperti Google dan Amazon.

Meski berencana untuk mengandalkan chip buatan sendiri, kehadiran Maia 200 diyakini tidak serta-merta bisa menggantikan peran chip AI buatan Nvidia. 

Alasannya, chip AI buatan perusahaan cloud tersebut umumnya dioptimalkan untuk kebutuhan internal dan diperkirakan tidak akan sekuat atau sefleksibel chip Nvidia yang memang dirancang untuk berbagai jenis penggunaan.

Selain itu, jika dilihat dari sisi persaingan, Microsoft terbilang lambat dibanding Google dan Amazon. Kedua perusahaan tersebut sudah lebih dulu mengembangkan dan menggunakan chip AI kustom untuk mendukung layanan cloud dan AI mereka.

Google saat ini sudah menggunakan chip AI kustom generasi ketujuh, sementara Amazon telah merilis chip generasi ketiganya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang