Hitung Mundur Ramadan 2026, Sisa 31 Hari Lagi Menuju Awal Puasa

Kehadiran bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sudah semakin dekat. Umat Muslim di Indonesia kini mulai menghitung sisa waktu untuk mempersiapkan diri menyambut bulan penuh ampunan tersebut.
Pertanyaan mengenai berapa hari lagi puasa pun mulai banyak dicari seiring dengan penetapan kalender akademik dan rencana libur panjang.
Berdasarkan kalender Masehi, hari ini tepat jatuh pada Minggu, 18 Januari 2026.
Jika merujuk pada ketetapan organisasi keagamaan dan kalender pemerintah, masyarakat tinggal menghitung mundur waktu yang tersisa kurang dari satu bulan.
Hitung Mundur: Berapa Hari Lagi Puasa 2026?
Jika mengacu pada penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, maka terhitung sejak hari ini (18 Januari 2026), umat Islam akan mulai melaksanakan ibadah puasa dalam 31 hari lagi.
Waktu satu bulan ini menjadi momen krusial bagi masyarakat untuk mempersiapkan fisik, membayar utang puasa tahun lalu, hingga mengatur agenda kegiatan selama bulan suci.
Penetapan Awal Ramadan 1447 H Versi Muhammadiyah
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal puasa tahun ini. Melalui Majelis Tarjih dan Tajdid, Muhammadiyah mengumumkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Keputusan tersebut dituangkan dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025. Berbeda dengan metode rukyatul hilal yang menunggu pemantauan mata telanjang, Muhammadiyah menggunakan metode khusus dalam penetapannya.
"Keputusan tersebut dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 dengan menggunakan metode hisab hakiki dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)," bunyi keterangan resmi dalam maklumat tersebut.
Selain awal puasa, Muhammadiyah juga telah menetapkan bahwa 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Jadwal Libur Lebaran 2026 Berdasarkan SKB 3 Menteri
Pemerintah juga telah menyusun regulasi terkait hari libur nasional guna menyambut hari besar keagamaan ini.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025, pemerintah menetapkan jadwal libur lebaran yang sedikit berbeda dengan estimasi kalender organisasi.
Dalam keputusan yang ditandatangani pada 19 September 2025 tersebut, pemerintah menetapkan:
- Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah: Sabtu, 21 Maret 2026 dan Minggu, 22 Maret 2026.
Penetapan ini menjadi acuan bagi perkantoran, instansi pemerintah, dan sektor swasta dalam mengatur jadwal kerja serta cuti bersama bagi karyawan yang ingin melakukan tradisi mudik.
Menunggu Hasil Sidang Isbat Pemerintah
Meskipun Muhammadiyah telah mengeluarkan maklumat resmi, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI tetap akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadan secara nasional.
Sidang Isbat biasanya dilakukan pada akhir bulan Sya'ban dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, pakar astronomi, dan perwakilan organisasi massa Islam untuk memvalidasi posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia.
Bagi Anda yang ingin mulai merencanakan agenda Ramadan, pastikan untuk terus memantau informasi terkini mengenai jadwal puasa 2026 agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan terencana.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang