Faktor yang Buat Pasar Motor Baru Bertumbuh, Pajak Jadi Penentu
Permintaan motor baru di Indonesia masih akan stabil pada 2026. Bahkan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) telah menentukan target tahun ini.
Mereka ingin ada 6,4 juta unit sampai 6,7 juta unit berhasil dijual oleh Astra Honda Motor (AHM), Suzuki, Yamaha, Kawasaki sampai TVS.
Akan tetapi menurut AISI, ada beberapa hal yang menjadi faktor penentu dalam pertumbuhan pasar kendaraan roda dua anyar.
“Kalau buat industri motor bensin, perpajakan itu jangan sampai ada perubahan,” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Sigit menjelaskan, jika ada kenaikan pajak kendaraan bermotor (PKB) maka akan memengaruhi harga jual kendaraan.
Bila hal tersebut sampai terjadi, maka permintaan sepeda motor baru di Tanah Air pada 2026 bakal terdampak.
Masyarakat akan menunda pembelian terhadap kendaraan roda dua. Mereka memilih untuk menabungkan uangnya atau membeli motor bekas.
Di sisi lain penerapan opsen PKB dan BBNKB di sejumlah daerah berpotensi berubah. Sebab pada tahun lalu pemberian relaksasi hanya bersifat sementara.
“Jangan ada kenaikan (pajak) yang signifikan, karena setiap tahun itu sudah pasti ada kenaikan sekitar 10 persen dari penyesuaian harga motor baru,” Sigit melanjutkan.
Kalau bisa pemerintah melihat lebih jauh, dalam menetapkan sebuah kebijakan baru. Jangan sampai memberatkan masyarakat maupun pelaku industri.
Selain itu Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri juga diminta untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
“Kurs rupiah itu juga dapat menentukan harga jual, karena dalam situasi seperti ini kita berusaha menjaga ekosistem,” tegas Sigit.
Tingginya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat misal, bakal membawa dampak bagi belanja bahan baku para pabrikan.
Mengingat ada sejumlah komponen pada kendaraan roda dua yang tidak diproduksi di dalam negeri, seperti chip semikonduktor.

Sebagai informasi, penjualan motor baru turut berpengaruh oleh beberapa faktor. Semisal kondisi geopolitik global.
Harga komoditas serta kondisi cuaca juga akan memengaruhi stabilitas daya beli masyarakat terhadap kendaraan roda dua pada tahun ini.
AISI menilai, dukungan lembaga pembiayaan yang kuat dinilai mampu mendorong terjadinya realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik.