Ini yang Wajib Diperhatikan Gamer di Tahun 2026: dari GTA 6 hingga AI Gaming
Industri video game dikenal sebagai dunia yang penuh kejutan dan sulit diprediksi. Jika setahun lalu ada yang mengatakan studio Prancis yang sebelumnya tak dikenal akan menyabet Game of the Year, Battlefield 6 mengalahkan Call of Duty, dan Arab Saudi membeli raksasa game Electronic Arts (EA), banyak orang pasti akan meragukannya.
Ilustrasi game/permainan. (Unsplash.com/Sean Do)
Namun, memasuki tahun 2026, ada sejumlah isu besar dan rilisan penting yang hampir pasti akan menjadi sorotan utama para gamer di seluruh dunia. Dari game yang sangat dinantikan hingga pergeseran besar dalam industri, berikut rangkuman hal-hal paling penting yang patut diperhatikan.
GTA 6: Benarkah Akhirnya Rilis di 2026?
Grand Theft Auto 6 masih menjadi pusat perhatian industri game global. Setelah dua kali penundaan dan satu trailer baru, situasi GTA 6 nyaris sama seperti setahun lalu penuh antisipasi dan tanda tanya.
Jika sesuai rencana, GTA 6 akan dirilis pada 19 November 2026 dan diprediksi memecahkan berbagai rekor penjualan. Banyak penerbit game lain diperkirakan akan menghindari jadwal rilis yang terlalu dekat dengan GTA 6 demi menghindari benturan pasar.
Namun pertanyaan besarnya tetap sama: akankah GTA 6 kembali ditunda? Meski Take-Two Interactive menyatakan optimistis dengan jadwal rilis, muncul kekhawatiran setelah Rockstar Games melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap puluhan staf berpengalaman.
Deretan Game Besar: Resident Evil 9 hingga James Bond
Tahun 2026 akan dipenuhi rilisan besar sejak awal tahun. Capcom membuka tahun dengan Resident Evil Requiem, seri utama kesembilan dari waralaba horor legendarisnya, yang dijadwalkan meluncur pada Februari. Disusul Pragmata, game aksi fiksi ilmiah, pada April.
Sony juga tak mau ketinggalan dengan Saros, sekuel spiritual dari Returnal, serta Wolverine garapan Insomniac Games yang diperkirakan rilis pada musim gugur. Sementara itu, 007 First Light, game James Bond terbaru dari IO Interactive, dijadwalkan hadir pada Mei 2026.
Nintendo berupaya mempertahankan momentum kesuksesan Switch 2 dengan judul-judul seperti Pokopia dan The Duskbloods dari FromSoftware. Meski belum ada pengumuman game baru Mario atau Zelda, Nintendo dikenal kerap mengumumkan kejutan besar menjelang rilis.
Microsoft juga bersiap merayakan 25 tahun Xbox, dengan rencana merilis Fable dan Gears of War: E-Day, sekaligus mencoba memulihkan citra setelah kritik terkait penutupan studio dan kenaikan harga Game Pass.
Harga RAM Naik, Konsol Terancam Lebih Mahal
Isu lain yang patut diperhatikan adalah kenaikan harga RAM secara global. Permintaan besar dari proyek pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) membuat produsen RAM lebih fokus melayani perusahaan teknologi besar.
Kondisi ini berpotensi mendorong naiknya harga perangkat elektronik, termasuk konsol game. Laporan menyebut biaya produksi Nintendo Switch 2 bisa meningkat, sementara perangkat hybrid PC-konsol terbaru dari Valve berisiko tertunda atau dijual lebih mahal.
Perdebatan Panas soal AI dalam Pengembangan Game
Penggunaan kecerdasan buatan generatif (GenAI) terus menjadi perdebatan sengit di industri game, terutama di tengah gelombang PHK yang terjadi beberapa tahun terakhir.
Meski sejumlah studio besar mengakui telah mencoba AI untuk tahap awal pengembangan, banyak pengembang menegaskan bahwa teknologi ini belum digunakan secara luas dalam produk final karena pertimbangan etika, hukum, dan kualitas. Isu AI diprediksi akan terus memicu kontroversi sepanjang 2026.
Arab Saudi Resmi Mengakuisisi Electronic Arts
Salah satu kejutan terbesar datang dari akuisisi Electronic Arts (EA) senilai US$55 miliar oleh kelompok investasi yang dipimpin Arab Saudi. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya diversifikasi ekonomi negara tersebut.
The Sims 4
Namun, akuisisi ini juga menuai kritik keras, termasuk tuduhan “sportswashing” dan kekhawatiran soal dampaknya terhadap game-game EA yang memiliki basis penggemar LGBT, seperti The Sims. EA menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi ruang inklusif bagi semua pemain.
Tahun 2026 berpotensi menjadi salah satu periode paling menentukan bagi industri game. Dengan kehadiran GTA 6, gelombang game besar lintas platform, isu harga perangkat, perdebatan AI, hingga perubahan kepemilikan raksasa publisher, para gamer akan dihadapkan pada tahun yang penuh dinamika dan kejutan.