Gol Persija Dianulir-Dua Pemain Diusir Wasit, Allano Lima: Liga Aneh!

Penyerang Persija, Allano Lima
Penyerang Persija, Allano Lima

Kekalahan Persija Jakarta dari Semen Padang FC pada pekan ke-15 Super League 2025/2026 tak hanya meninggalkan luka soal hasil akhir. Kepemimpinan wasit justru menjadi sorotan utama setelah laga yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin 22 Desember 2025.

Penyerang Persija, Allano Lima, secara terbuka melontarkan kritik keras terhadap kinerja wasit Steven Yubel Poli. Ia menilai keputusan-keputusan dalam pertandingan tersebut kerap merugikan Macan Kemayoran.

Persija menjalani laga tandang melawan Semen Padang FC dengan tekanan tinggi. Macan Kemayoran harus menelan kekalahan 0-1 melalui gol bunuh diri Jordi Amat pada menit ke-83. Namun, hasil tersebut bukan satu-satunya hal yang memicu kekecewaan kubu tim tamu.

Sorotan utama tertuju pada kepemimpinan wasit Steven Yubel Poli. Sejak babak pertama, Persija sudah berada dalam situasi sulit setelah Figo Dennis diganjar kartu merah pada menit ke-37. Bermain dengan 10 pemain, Persija tetap berusaha mengembangkan permainan dan mencari gol penyama kedudukan.

Memasuki babak kedua, tekanan Persija semakin meningkat. Allano Lima dan rekan-rekannya beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Semen Padang FC. Namun, momen paling krusial terjadi di penghujung laga ketika gol Emaxwell Souza dianulir oleh wasit.

Gol tersebut dibatalkan setelah Allano Lima dianggap melakukan pelanggaran terhadap pemain Semen Padang FC. Keputusan ini memicu protes dari kubu Persija yang merasa dirugikan, terutama karena peluang itu datang di saat-saat krusial pertandingan.

Situasi Persija kian memburuk jelang akhir laga. Fabio Calonego menerima kartu merah pada menit ke-90+6, membuat Persija harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain. Dengan kondisi tersebut, peluang untuk mengejar ketertinggalan praktis tertutup.

Kekecewaan Persija tidak berhenti di lapangan. Setelah pertandingan, Allano Lima menyuarakan kritik terbuka terhadap kepemimpinan wasit. Ia menyebut Super League memiliki sesuatu yang “aneh” dan menilai wasit justru menjadi pusat perhatian dalam laga tersebut.

Menurut pemain asal Brasil itu, para pemain telah bekerja keras untuk tampil maksimal, namun peran mereka seolah tersisih oleh keputusan-keputusan wasit. Ia pun mengaku frustrasi karena usaha timnya tidak berbuah hasil.

“Liga ini memiliki sesuatu yang sangat aneh, sangat mengecewakan. Kami, para pemain, bekerja sangat keras hanya agar wasit menjadi bintang malam itu,” ujar Allano Lima, dikutip dari unggahan Instagram pribadinya, Selasa 23 Desember 2025.