Valentino Jebret dan Rendra Soedjono Jadi Pengisi Komentar FC Mobile
EA SPORTS FC Mobile kembali mencatatkan sejarah baru. Game simulasi sepak bola seluler terdepan ini resmi menghadirkan komentar berbahasa Indonesia untuk pertama kalinya di platform mobile.
Langkah ini menjadi tonggak penting bagi EA Sports FC Mobile dalam memperkuat pengalaman bermain yang lebih lokal, autentik, dan dekat dengan para penggemar sepak bola Tanah Air. Apalagi, Indonesia dikenal sebagai salah satu basis pemain paling aktif di Asia Tenggara.
Untuk menghadirkan nuansa yang benar-benar familiar, gim Mobile menggandeng dua sosok komentator papan atas Indonesia, Valentino Jebret dan Rendra Soedjono, yang selama ini lekat dengan atmosfer siaran sepak bola nasional.
General Manager & SVP Publishing for Asia & Emerging Markets Electronic Arts, Jamie McKinlay, menegaskan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam pertumbuhan FC Mobile di kawasan.
“Indonesia selalu menonjol sebagai salah satu komunitas paling bersemangat. Pertumbuhan pemain yang konsisten serta respons positif terhadap berbagai inisiatif komunitas menunjukkan kedekatan yang kuat dengan game ini. Kehadiran komentator Indonesia adalah bentuk apresiasi kami agar setiap pertandingan terasa lebih dekat dengan rumah,” ujar Jamie.
Kehadiran Valentino Jebret dan Rendra Soedjono diharapkan mampu meningkatkan imersi pemain saat bertanding. Suara yang akrab, penuh emosi, serta gaya komentar khas keduanya diyakini dapat menghadirkan sensasi layaknya menonton siaran langsung pertandingan kelas dunia.
Tak hanya meningkatkan ketegangan di momen krusial, commentary berbahasa Indonesia juga menjadi jembatan emosional antara pemain dan atmosfer pertandingan global yang dimainkan melalui genggaman tangan.
“Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari EA SPORTS FC Mobile sebagai komentator Bahasa Indonesia. Ini pencapaian besar dalam karier saya. Semoga para pemain bisa lebih menikmati setiap pertandingan dengan komentar yang kami bawakan,” kata Valentino Jebret.
Valentino menilai suara komentator memiliki peran penting dalam membangun ikatan emosional antara sepak bola dan penikmatnya, termasuk dalam medium game.
“Sepak bola itu bukan cuma soal skor, tapi emosi. Komentator bertugas menghidupkan momen, tensi, drama, sampai euforia. Ketika suara itu hadir di dalam game, pemain bukan sekadar bermain, tapi ikut merasakan atmosfer pertandingan,” ujarnya.
Ia juga mengakui, tantangan commentary di dalam game justru berbeda dibandingkan siaran televisi.
“Di game, pemain yang memegang kendali. Timing, tone, dan intensitas suara harus benar-benar pas. Komentator harus menyatu dengan gameplay agar terasa natural,” lanjutnya.
Lebih jauh, Valentino menegaskan bahwa kehadiran commentary berbahasa Indonesia juga menjadi bentuk kebanggaan terhadap identitas sepak bola nasional di tengah industri game global.
“Kalau ingin sepak bola Indonesia dihargai secara global, kita harus bangga menggunakan bahasa dan budaya sendiri. Ini soal karakter dan jati diri,” tegasnya.