Pabrik Volkswagen di Jerman Ditutup Imbas Ketatnya Persaingan

 Volkswagen menutup fasilitas perakitannya di Dresden, Jerman. Ini menjadi kali pertama dalam 88 tahun, VW menghentikan produksi di negara asalnya.

Model mobil listrik VW ID.3 GTX berkelir merah disebut sebagai produk terakhir Volkswagen yang dirakit di Dresden.

Ada beberapa hal jadi pertimbangan pihak Volkswagen mengambil keputusan tersebut. Salah satunya adalah arus kas melemah imbas pelemahan penjualan di Cina.

Aturan terkait tarif juga disebut memberatkan Volkswagen dan membuatnya tidak dapat menjual kendaraan secara maksimal di Amerika Serikat.

 Pabrik Volkswagen di Jerman Resmi Ditutup Imbas Ketatnya Persaingan

Dalam beberapa waktu, manufaktur yang berbasis di Jerman ini memang tengah mencari cara untuk mengurangi pengeluaran.

“Keputusan untuk mengakhiri produksi kendaraan di Transparent Factory setelah 20 tahun bukanlah keputusan mudah. Tetapi penting jika dilihat dari perspektif ekonomi,” kata Thomas Schaefer, CEO Volkswagen dikutip dari France 24, Kamis (18/12).

Di tengah era elektrifikasi dan kemajuan teknologi, Volkswagen menghadapi tantangan dalam melakukan pengembangan mobil bermesin bensin.

Tidak dapat dipungkiri, gempuran mobil energi terbarukan dari Tiongkok menjadi ancaman buat banyak pabrikan.

Harga yang ditawarkan terpaut lebih rendah dengan teknologi terkini. Banyak di antaranya juga merambah ke segmen premium, sebelumnya didominasi oleh pabrikan Eropa.

Pabrik Volkswagen di Jerman bakal dijadikan pusat riset dan pengembangan (RND) berfokus pada chip, Artificial Intelligence (AI) dan robot bersama Technical University of Dresden.

Kemudian sejumlah pekerja pabrik yang bertugas Dresden itu akan mendapatkan penawaran di fasilitas lain.

Sekadar informasi, Volkswagen masih menawarkan sejumlah model buat konsumen Indonesia seperti Tiguan dan mobil listrik VW ID Buzz.

Modifikasi Volkswagen ID Buzz

Berada di bawah naungan Indomobil Group, sepanjang 2025 Volkswagen mencatatkan penjualan retail 232 unit di periode Januari-November.

Diolah dari data Gaikindo, angka penjualan terendah mereka tercatat pada April 2025 yakni 6 unit. Sementara tertingginya 50 unit di Mei.

Penjualan Volkswagen di Indonesia (Retail)

  • Januari, 8 unit
  • Februari, 7 unit
  • Maret, 19 unit
  • April, 5 unit
  • Mei, 50 unit
  • Juni, 39 unit
  • Juli, 16 unit
  • Agustus, 35 unit
  • September, 24 unit
  • Oktober, 16 unit
  • November, 12 unit

Total: 232 unit