Harga VinFast Tidak Turun Meskin Sudah Diproduksi Lokal
Meski diproduksi langsung di Indonesia, VinFast mengungkap tidak serta merta membuat harga jual turun. Pasalnya saat ini mobil yang dijual di Tanah Air sudah mendapat beragam insentif.
Dengan demikian harga penawaran pun sudah sangat kompetitif. Sehingga banderol mobil buatan Tanah Air pun jadi tidak bisa menjadi lebih murah.
“Meski saat ini mobil yang kami jual masih CBU, semua unit sudah mendapat insentif dari pemerintah. Sehingga harganya kemungkinan tidak ada perbedaan,” ungkap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia (15/12).
Jenis insentif mobil listrik CBU pun sangat beragam, seperti bebas bea impor kendaraan hingga PPnBM. Sehingga harganya jadi tidak berbeda jauh bila dibandingkan produksi lokal.
“Jadi harga VinFast CKD nantinya tidak akan berbeda bila dibandingkan produk CBU,” tambahnya kemudian.

Ia pun mengungkap bahwa produk CKD nantinya mulai didistribusikan mulai tahun depan. VF 3 akan menjadi model pertama yang diproduksi di Indonesia lalu menyusul produk-produk lain sesuai kebutuhan pasar.
“Untuk model yang akan diproduksi di sini mencakup VF 3, VF 5, VF 6, VF 7 dan nantinya MPV. Kami sadar potensi pada segmen tersebut masih sangat besar di Indonesia,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa VinFast resmi membuka pabrik mereka di Subang, Indonesia. Kehadirannya menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengembangan pasar mobil listrik di Tanah Air.
Fasilitas ini berdiri di atas lahan seluas 171 hektar dan dibangun dalam beberapa tahap. Fase pertama telah selesai dibangun hanya dalam waktu 17 bulan serta menghabiskan dana pembangunan sebesar Rp 4,8 triliun.

VinFast mengklaim bahwa dengan ini mereka mampu memproduksi sedikitnya 50.000 unit kendaraan setiap tahunnya. Jumlah tersebut dinilai sangat cukup untuk pasar Indonesia dan bahkan buat ekspor.
Sementara fase berikutnya akan dibangun secara bertahap, sesuai kebutuhan pasar. Bila seluruh tahap rampung maka investasi yang dikeluarkan bakal mencapai USD 1 miliar kapasitas produksi bisa meningkat hingga 350.000 unit pertahun.