4 Tanaman Hias Langka yang Incaran Kolektor, Harganya Ada yang Lebih Mahal dari Bitcoin?
Tren tanaman hias meledak dan berubah menjadi gaya hidup baru, terutama di kalangan generasi muda dan kolektor premium dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini mulai mencuat sejak pandemi Covid-19 ketika banyak orang menghabiskan waktu di rumah dan mencari kegiatan yang memberi ketenangan, nilai estetika, sekaligus potensi investasi.
Bukannya surut seiring meredahya pandemi Covid-19, kini 'wabah' tanaman hias justru berkembang menjadi pasar bernilai tinggi. Tanaman hias langka dengan pola unik, warna eksotis, hingga variegata yang sempurna bisa dijual dengan nilai fantastis, menyaingi aset kolektibel lain seperti jam tangan mewah hingga aset kripto.
Bahkan, beberapa tanaman hias yang sangat langka diproyeksikan memiliki harga lebih tinggi dibanding Bitcoin. Kolektor global rela menunggu daftar tunggu berbulan-bulan, mengikuti lelang internasional, dan terbang langsung ke negara asal tanaman hanya untuk mendapatkan satu pot daun sempurna.
Sejumlah analis tanaman global dari RHS (Royal Horticultural Society) menyebut tanaman-tanaman langka ini dianggap sebagai living asset atau aset hidup yang nilainya bisa meningkat seiring pertumbuhan. Lonjakan permintaan ini menciptakan pasar eksklusif yang terus naik dari tahun ke tahun.
Berikut empat tanaman hias yang menjadi buruan utama para kolektor premium di berbagai negara. Apa saja? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
1. Monstera Obliqua Peru
Monstera Obliqua Peru dikenal sebagai tanaman tergolong super rare karena proses pertumbuhannya yang sangat lambat dan tingkat mutasinya yang tinggi. Laporan BBC dan Insider menuliskab bahwa varietas ini dapat terjual antara US$3.000 hingga US$12.000 per pot atau sekitar Rp50–200 juta. Tanaman ini memiliki daun tipis seperti kertas dengan lubang alami yang sangat ikonik. Kelangkaan inilah yang menjadikannya incaran kolektor global.
2. Philodendron Spiritus Sancti
Tanaman ini berasal dari Brasil tergolog langka karena hanya tersisa kurang dari 10 tanaman induk di habitat aslinya. Kuantitas yang sedikit menjadikan tanaman hias ini jadi salah satu tanaman paling langka di dunia.
Menurut laporan The Guardian dan House Beautiful, Spiritus Sancti bisa mencapai harga lebih dari US$10.000 atau sekitar Rp166 juta untuk ukuran bibit kecil. Daunnya panjang, menjuntai, dan memiliki karakteristik eksotis yang sulit ditiru oleh spesies lain. Di kalangan kolektor, tanaman ini disebut sebagai "Holy Grail" karena statusnya yang sangat sulit didapat.
3. Anthurium Warocqueanum Variegated
Anthurium Warocqueanum atau Queen Anthurium menjadi semakin mahal jika memiliki corak variegata alami. Jenis langka ini sempat dilelang hingga US$6.000 sekitar Rp100 juta, berdasarkan laporan dari platform lelang tanaman Etsy dan eBay pada 2024.
Daya tarik utamanya terletak pada daun beludru berukuran besar dengan garis putih yang memanjang. Tanaman ini membutuhkan kelembapan tinggi dan perawatan intensif, sehingga hanya kolektor berpengalaman yang berani memilikinya.
4. Philodendron Pink Princess Variegated
Philodendron Pink Princess sebenarnya sudah lama populer, namun versi variegated dengan warna merah muda solid jauh lebih langka. The New York Times mencatat bahwa varietas dengan variegasi stabil bisa dijual mulai US$1.500 hingga US$4.000 atau sekitar Rp25–66 juta. Keunikan warna merah jambu cerah yang muncul secara alami membuatnya menjadi rebutan sejak tren tanaman hias meledak pada 2020 hingga kini.