Kejurnas Passion Drift Challenge 2025, Maliq Sabet Juara Nasional New Gen
Drifter Maliq Abbyzandharu Kazuo menutup Kejurnas Passion Drift Challenge 2025 dengan apik.
Dalam ajang yang digelar akhir pekan lalu di Sentul Otopark, Bogor, Jawa Barat, Maliq meraih tiga penghargaan sekaligus dan menyandang gelar Juara Nasional (National Champion) New Gen 2025.
Maliq menjadi juara setelah mengumpulkan poin tertinggi dari tiga seri yang dipertandingkan sepanjang musim.
Ia juga menjuarai seri final Round New Gen Class serta meraih predikat Top Qualifier New Gen berkat nilai kualifikasi tertinggi.
"Kunci kemenangan Maliq adalah latihan yang intens dan konsisten," kata Andre Irawan, Team Manager Intertek Maliq Racing Team, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (28/11/2025).
Maliq, kelahiran 19 Februari 2010, mengaku mempersiapkan diri melalui latihan intens satu bulan, termasuk latihan simulator serta penguatan fisik.
"Persiapan yang saya lakukan agar bisa tampil maksimal di Kejurnas Passion Drift Challenge 2025 antara lain persiapan skill dengan wajib berlatih secara intens selama satu bulan sebelum balapan dan termasuk juga latihan di simulator," tuturnya.
"Lalu, secara fisik saya melakukan olahraga joging dan fitness ringan," ungkap Maliq.
Passion Drift Awards 2025 diberikan berdasarkan performa pembalap sepanjang tiga seri, penilaian juri, dan voting publik.
Dalam kejuaraan ini, Maliq mengandalkan mobil BMW E36 1995 bermesin 3.000 cc yang telah dimodifikasi sesuai regulasi drifting dan menggunakan ban semi slick.
Ibunda Maliq, Wida Yulianita, mengatakan selalu memastikan aspek keselamatan putranya terpenuhi, mulai dari helm bersertifikat, wearpack standar, roll cage, seatbelt harness, hingga APAR.
"Kekhawatiran tetap ada, tapi berkurang setelah melihat standar keselamatannya lengkap,” ujarnya.
Setelah menjuarai kelas New Gen, Maliq menargetkan naik ke kelas Pro 2 pada musim 2026.
Ia dan tim berencana melakukan upgrade pada mesin serta meningkatkan latihan menjadi dua bulan sebelum seri pertama tahun depan.
Andre menambahkan bahwa Maliq termasuk pebalap potensial yang cepat beradaptasi meski masih perlu menstabilkan emosi karena faktor usia.
"Ia berkomitmen berlatih konsisten untuk menantang para pesaingnya di kelas Pro 2 tahun 2026," tuturnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang