Jennifer Coppen Ungkap Keresahan saat Rawat Kamari

Jennifer Coppen dan Kamari
Jennifer Coppen dan Kamari

 Perubahan cuaca ekstrem yang belakangan melanda banyak daerah di Indonesia membuat sejumlah orang tua menghadapi tantangan tambahan, terutama soal kesehatan kulit anak. Hal itu juga dialami oleh aktris Jennifer Coppen, yang kini semakin vokal membagikan pengalamannya sebagai ibu muda.

Dalam sebuah acara yang digelar di BSD, Tangerang, Jennifer hadir sebagai brand ambassador dan berbagi cerita mengenai kondisi kulit putrinya, Kamari, yang sensitif terhadap cuaca panas maupun lembap. Pengalamannya dianggap relevan bagi banyak ibu muda yang menghadapi masalah serupa, terutama karena pola cuaca yang berubah cepat dapat memicu iritasi, kemerahan, hingga gangguan tidur pada bayi. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Jennifer tak menutupi bahwa kekhawatiran itu sempat membuatnya cemas.

“Sebagai seorang ibu yang anaknya cukup aktif, suka exploring sekitar, kadang aku merasa sedikit resah karena Kamari itu cepat berkeringat dan kulitnya gampang merah. Yang kurasa cocok untuk cuaca sekarang, adalah Baby Calm Rub Oil, yang melindungi Kamari dari masuk angin dan aroma lavender - chamomile-nya menenangkan banget. Bikin anak tidur nyenyak, yang pastinya penting untuk imunitas ya!” tutur Jennifer Coppen dalam keterangannya, dikutip Rabu 26 November 2025. 

Kulit Anak Sensitif dan Tantangan Cuaca Tropis

Para ahli kesehatan kulit anak memang menyarankan orang tua untuk mewaspadai perubahan cuaca tropis yang ekstrem. Ketika panas terik tiba-tiba berubah menjadi hujan deras, kulit bayi — terutama yang masih dalam tahap perkembangan — cenderung lebih mudah kehilangan kelembapan dan mengalami gesekan yang memicu iritasi. Kondisi ini diperburuk oleh aktivitas harian anak yang cenderung aktif dan mudah berkeringat.

Itulah mengapa para orang tua disarankan memerhatikan beberapa hal berikut:

  • Kelembapan kulit: Kulit bayi membutuhkan hidrasi lebih intens untuk menjaga fungsi barrier tetap optimal.
  • Kebersihan tubuh: Keringat yang terperangkap di lipatan kulit dapat memicu ruam dan gatal.
  • Wangi atau bahan tambahan: Pilih yang lembut, non-alkohol, dan diformulasikan khusus untuk anak.
  • Rutinitas malam hari: Kulit bayi biasanya lebih sensitif setelah seharian beraktivitas, sehingga perawatan malam menjadi penting untuk meningkatkan kenyamanan tidur.

Pengalaman Jennifer dianggap relevan karena menggambarkan dinamika sehari-hari yang dialami banyak orang tua di Indonesia.

Di luar pembahasan edukasi soal kulit sensitif, acara Bebiotic x RajaSusu juga memperkenalkan kehadiran rangkaian skincare anak di lebih dari seratus gerai perlengkapan ibu dan anak di Jabodetabek dan Bandung. Kehadiran di toko fisik memungkinkan orang tua mengecek langsung tekstur, aroma, serta kecocokan produk tanpa harus mengandalkan pembelian daring.

Acara yang juga dihadiri pendiri merek dan pemilik jaringan ritel tersebut sekaligus memperkenalkan beberapa produk terbaru, seperti lip balm bayi dan dua varian parfum anak bebas alkohol.

“Kami senang sekali Bebiotic jadi lebih mudah untuk didapatkan oleh masyarakat! Kemitraan dengan RajaSusu, semoga bisa membantu lebih banyak ibu dan anak-anak di Jabodetabek dan Bandung untuk mendapatkan Bebiotic, karena gerainya tersebar luas dan mudah dijangkau,” kata Shandy Purnamasari, Founder Bebiotic.