Menjajal Kamera Periskop Poco F8 Ultra Sebelum Rilis Global, Ini Hasil Jepretannya
Poco akan merilis ponsel terbarunya, Poco F8 series secara global di Indonesia hari ini, Rabu (26/11/2025). Salah satu model yang akan diperkenalkan adalah Poco F8 Ultra.
Ponsel ini memiliki sejumlah keunggulan dibanding saudaranya, Poco F8 Pro. Salah satu keunggulannya terletak di sektor kamera, dengan mengusung kamera telefoto “periskop” yang memiliki kemampuan pembesaran optik 5x.
Secara keseluruhan, kameranya meliputi kamera utama 50 MP (f/1.7, focal length 23 mm, AF, OIS), kamera telefoto periskop 50 MP (f/3.0, AF, OIS, focal length 115 mm, zoom optik 5x), dan kamera ultrawide 50 MP (f/2.4, focal length 18 mm, bidang pandang 120 derajat).
Kemudian, di bagian muka, terdapat kamera selfie 32 MP (f/2.2). Dari konfigurasi kamera tersebut, KompasTekno berkesempatan menjajal kemampuan fotografi Poco F8 Ultra di sela-sela acara peluncuran global di Sanur, Denpasar, Bali.
Kami menjajal kamera Poco F8 Ultra di tempat wisata air Tanjung Benoa, Bali pada siang hari dengan kondisi cahaya yang sangat terang.
Pada kondisi ini, kamera teleskop periskop yang jadi andalan Poco F8 Ultra mampu menghasilkan foto yang tajam pada pembesaran 5x dan 10x dengan objek yang cukup jauh.
Hasil foto dari kamera telefoto Poco F8 Ultra dengan pembesaran 5x, yang tampak tajam, detail, dan saturasi cukup seimbang.
Hasil foto dari kamera telefoto Poco F8 Ultra dengan pembesaran 10x, yang masih mampu menampilkan gambar secara tajam, detail, dan memiliki intensitas warna yang seimbang.
Pada pembesaran 5x dan 10x, fokus pada objek kapal yang terfoto masih tampak sangat jelas, tidak mengalami blur atau gambar pecah. Begitu juga dengan latarnya yang masih tampak tajam.
Saturasi atau intensitas warnanya juga masih terasa seimbang sehingga warna di foto masih cukup natural seperti warna objek asli. Sementara itu, penurunan kualitas foto dari kamera ponsel ini mulai terasa pada pembesaran di atas 10x.
Misalnya, pada pembesaran 20x, hasil foto kamera Poco F8 Ultra mulai menunjukkan fokus yang kurang detail pada objek-objek kecil dan background sehingga tampak cukup blur dan pecah. Sementara itu, bagian objek utama masih tampak detail dalam pembesaran ini.
Hasil foto dengan pembesaran 20x, yang menunjukkan detail pada objek-objek kecil dan background tampak cukup blur dan pecah. Kemudian, warnanya juga tampak sedikit pudar.
Kemudian, intensitas warnanya juga terasa menurun sehingga tampak sedikit pudar dibanding pembesaran 5x dan 10x. Kamera Poco F8 Ultra secara teknis mendukung pembesaran digital hingga 100x. Akan tetapi, mode tersebut tampaknya kurang optimal.
Dalam percobaan yang kami lakukan, pembesaran 100x menghasilkan foto dengan fokus yang lebih sulit diatur. Foto jadi tampak pecah dengan detail yang tidak tampak. Sementara itu, saturasi terlihat rendah sehingga warna foto tampak pudar.
Hasil foto pembesaran 100x yang menunjukkan penurunan detail sehingga tampak blur. Saturasi terlihat rendah sehingga warna foto tampak pudar.
Meski kualitasnya menurun drastis, berkat pemrosesan gambar yang baik, foto objek yang sangat jauh masih memiliki beberapa detail yang tampak. Selain kamera telefoto, kami juga menjajal kamera utama dan ultrawide dari Poco F8 Ultra.
Kamera utama ponsel ini mampu menghasilkan foto yang tajam pula dengan warna cukup natural, tidak terlalu kontras. Objek kecil dan background tampak jelas dan detail.
Hasil foto kamera wide Poco F8 Ultra yang memiliki detail tajam pada setiap objek dengan warna yang cukup natural.
Hasil kamera ultra wide yang bisa menangkap foto dengan bentang yang luas. Sudut-sudut foto masih terlihat dengan baik.
Sementara itu, kamera ultrawide ponsel ini bisa menghasilkan foto dengan bentang yang luas secara baik. Bagian sudut-sudut pada foto juga masih terlihat tajam dan detail, tidak tampak mengalami blur atau pecah.
Untuk bagian software, aplikasi kamera bawaan pada Poco F8 Ultra terasa memiliki antarmuka yang ringkas sehingga mudah digunakan.
Aplikasinya juga dibekali fitur Pro, yang memungkinkan pengguna menerapkan beberapa pengaturan manual, seperti ISO, eksposur, dan resolusi.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang