PERSIB vs Dewa United: Ajang Pembuktian Tanpa Adam Alis dan Barba

Duel Persib Bandung vs Dewa United
Duel Persib Bandung vs Dewa United

 Preview PERSIB vs Dewa United kembali memanaskan panggung Super League 2025/26. PERSIB menargetkan kemenangan saat menjamu Dewa United pada pekan ke-13 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat 21 November 2025. Maung Bandung berharap bisa melanjutkan tren positif dan kembali mendulang poin penuh di hadapan bobotoh.

Kompetisi Super League 2025/26 sebelumnya sempat jeda sekitar tiga pekan. PERSIB saat ini menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan 19 poin dari sembilan pertandingan. Sementara Dewa United berada di posisi ke-14 dengan koleksi 10 poin.

Pelatih PERSIB, Bojan Hodak menegaskan bahwa timnya berada dalam kondisi terbaik meski harus kehilangan beberapa pemain penting. Adam Alis dan Federico Barba dipastikan absen karena masalah kesehatan, sementara Luciano Guaycochea menjalani sanksi kartu merah usai laga kontra Bali United pada 1 November 2025. Selain itu, Kakang Rudianto dan Robi Darwis juga tak bisa diturunkan karena sedang memperkuat Timnas Indonesia U23 di FIFA Matchday.

“Kami adalah tim yang dalam komposisi 100 persen kecuali Adam, Barba, dan Lucho yang tidak bisa bermain karena menerima kartu merah. Sementara pemain lainnya sudah siap bermain jadi saya harap, pemain lainnya memainkan permainan yang bagus dan kami bisa mendapat hasil yang positif besok,” ujar Hodak dalam keterangannya.

Terkait kondisi Adam Alis, Hodak menjelaskan bahwa gelandang bernomor punggung 18 tersebut sedang mengalami cedera lutut. Ia menuturkan bahwa Adam kemungkinan harus melewatkan satu hingga dua pertandingan terlebih dahulu.

“Dia punya masalah di bagian lutut. Kami belum bisa memastikan kapan dia akan kembali bermain tapi berdasarkan pemeriksaan, dia perlu beristirahat di 1–2 pertandingan ini. Jika bisa pulih lebih cepat artinya dia akan kembali bermain di pertandingan melawan Madura United,” tuturnya.

Sementara itu, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink menyambut antusias laga ini. Ia mengakui Bandung memiliki atmosfer sepak bola yang kuat dan sejarah besar, namun tetap optimistis timnya bisa mencuri poin.

“Laga tandang yang menarik karena Bandung punya sejarah dan kesuksesan. Kami merupakan tim muda yang berusaha untuk bisa mendapat tempat di kompetisi ini seperti ketika kami menjadi runner-up musim lalu. Ini bukan soal tim muda, tapi bagaimana kami bisa melakukannya dengan cara yang sama,” ungkap Jan Olde.

Dewa United kini berupaya bangkit dari posisi bawah klasemen, sementara PERSIB menatap peluang menembus papan atas jika berhasil mengamankan kemenangan di GBLA.

Akankah Maung Bandung kembali menggigit dan memutus tren inkonsisten Dewa United? Atau justru Anak Dewa mampu mencuri kejutan besar di Bandung? Jawabannya akan tersaji di lapangan malam ini.