Merinding! Amanda Manopo Alami Kejadian Seram di Dusun Mayit

Amanda Manopo
Amanda Manopo

 Amanda Manopo mengungkapkan hal menyeramkan saat menjalani proses film terbarunya berjudul Dusun Mayit. Amanda Manopo mengungkapkan sejumlah pengalaman mencekam selama proses syuting, terutama ketika melakukan pengambilan gambar di sebuah goa yang dikenal memiliki nuansa mistis kuat di dekat Gunung Welirang. 

Cerita yang dibagikannya membuat merinding sekaligus penasaran dengan kondisi ekstrem yang harus ia hadapi demi totalitas akting. Scroll lebih lanjut yuk!

Amanda menjelaskan bahwa film ini menuntut seluruh pemain dan kru bekerja dengan intensitas fisik tinggi. Bagaimana tidak, mereka syuting langsung di Gunung Welirang dan bolak-balik mendaki untuk kepentingan pengambilan gambar.

"Pastinya ekstrem, tapi sebenarnya kita lebih ke fisik sih. Kita lebih ke fisik ekstremnya karena kita di sini lari, naik gunung-gunung beneran. Kita di sini, fisiknya memang benar-benar harus dijaga," ujar Amanda Manopo, dalam wawancara eksklusif di Jakarta, Sabtu 8 November 2025. 

Pengambilan gambar dilakukan di lokasi alam asli, termasuk jalur perbukitan dan goa yang jarang dijamah.

Salah satu pengalaman paling menyeramkan terjadi ketika proses syuting dilakukan di goa tersebut. Amanda menjelaskan, kondisi makin terasa mencekam karena terdapat larangan tidak tertulis untuk melakukan aktivitas di area tersebut menjelang malam.

"Nah, pas syuting di goa tuh memang di goa beneran," ungkapnya.  

"Terus di situ memang agak serem banget dan biasanya tuh kayak maghrib tuh nggak boleh syuting di sana," tambahnya.

Tidak hanya itu, warga sekitar maupun pekerja setempat pun disebut tidak diperbolehkan memasuki goa tersebut. Namun kru Dusun Mayit harus menjalani syuting dari pagi hingga pagi berikutnya di dalam lokasi yang sama. 

Amanda mengenang, goa itu kerap memberikan tantangan tak terduga. Suatu ketika, saat semuanya sudah siap mengambil gambar, hujan deras tiba-tiba turun dan menyebabkan banjir. Situasi ini membuat mereka berpikir bahwa area tersebut memang tidak direstui untuk tempat syuting.

Di tengah suasana penuh tekanan itu, Amanda selalu ditemani oleh seorang kru yang dikenal memiliki kemampuan khusus. Ia pun diperingatkan untuk tidak mendekat ke area goa karena sedang datang bulan.

"Perempuan kalau lagi halangan tuh baunya tuh udah beda gitu lah. Apalagi kalau di tempat kayak gitu," ucap Amanda Manopo.

Peringatan itu semakin jelas ketika Amanda diarahkan sutradara untuk berdiri di sebuah titik tertentu di dalam goa. Padahal, ia sudah dilarang mendekati tempat tersebut karena disebut sebagai “gerbang”. 

"Karena di situ kayak gerbangnya katanya. Terus tiba-tiba, aku yang namanya sutradara udah mengarahkan, 'Manda, nanti berdirinya di sini ya'. Ya udah mau gak mau dong, harus berdirinya di situ," jelas Amanda. 

"Aku berdirilah di situ… tiba-tiba aku ada perasaan langsung kayak gak enak gitu," tambahnya.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa pengalaman tersebut membuatnya lebih berhati-hati selama proses produksi. Pengalamannya ini sekaligus memberi gambaran betapa menantangnya syuting film Dusun Mayit, baik secara fisik maupun mental.

Sinopsis Dusun Mayit

Aryo, Yuni, Nita, dan Raka adalah 4 mahasiswa yang mendaki Gunung Welirang untuk mengisi liburan. Namun, petualangan mereka berubah menjadi mimpi buruk ketika Nita menemukan sesajen di sana dan terjatuh ke sebuah telaga.

Setelah kejadian itu, Nita berubah. Ia menjadi seperti bukan dirinya sendiri, menyeringai seram, dan mengucapkan kata-kata berbahasa Jawa, “Siji, loro, telu... Sing podo teko, lali dalan mulih."

Khawatir pada keadaan Nita, mereka memutuskan untuk turun dari gunung. Tetapi jalan pulang tidak ketemu. Mereka tersesat. Jalan seperti berputar di tempat yang sama, hingga mereka bertemu pasar gaib, sosok seram, pagelaran wayang yang janggal, dan ilalang tak berujung yang menjebak mereka.

Dengan bantuan Mbah Surop, seorang kakek misterius, mereka tahu kalau mereka sedang berada di Dusun Mayit, sebuah desa gaib yang menuntut tumbal dan Nita telah ditandai sebagai tumbal.

Akankah mereka bisa menyelamatkan Nita? Akankan mereka bisa pergi dari desa itu dan pulang dengan selamat? Atau mereka akan terjebak selamanya? Film Dusun Mayit tayang di bioskop 31 Desember 2025.