Top 5+ Mobil LCGC Terlaris di Oktober 2025: Calya Tetap Memimpin
Pasar mobil Low Cost Green Car (LCGC) mulai menunjukkan kinerja positif. Seperti terlihat pada periode Oktober 2025.
Mengolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil LCGC dari pabrik ke diler (Wholesales) mengalami peningkatan.
Pada Oktober 2025 ada 9.767 unit yang tersalurkan. Meroket sekitar 25,2 persen bila dibadingkan dengan September.
Mengingat satu bulan sebelumnya, wholesales mobil LCGC hanya berada di level 7.795 unit saja.

Tentu capaian di atas terbilang cukup positif. Mengingat dalam beberapa bulan belakangan pasar kendaraan roda empat berbanderol terjangkau itu sedang berdarah-darah.
Seperti di Agustus dan September, mengalami penurunan. Membuat Toyota, Daihatsu maupun Toyota gigit jari.
Apalagi setelah serbuan mobil listrik Cina. Semisal BYD Atto 1 yang diniagakan mulai Rp 195 juta.
Menggoda masyarakat di Indonesia buat membeli Electric Vehicle (EV) tersebut. Sehingga pasar mobil LCGC kian terjepit.
Meski begitu, kenaikan wholesales mobil LCGC tetap berpeluang terjadi. Apalagi di akhir bulan nanti ada gelaran GJAW 2025.
Otomatis para pabrikan akan menyetok Toyota Calya, Daihatsu Sigra sampai Honda Brio Satya ke diler masing-masing.
Dengan begitu Toyota dan kawan-kawan bisa langsung mengirim produk mereka ke konsumen. Jadi pembeli tidak perlu inden lama-lama.
Toyota Calya Perkasa di Puncak
Sebagai informasi, Toyota Calya masih menjadi mobil LCGC terlaris di Oktober 2025. Mampu terdistribusi sampai 3.057 unit.

Sementara Daihatsu Sigra bertengger di tangga kedua. Produk tersebut mencatatkan 2.951 unit.
Disusul oleh Honda Brio Satya yang membukukan 2.021 unit. Tak ketinggalan ada Toyota Agya dengan 887 unit.
Terakhir diisi oleh Daihatsu Ayla, di bulan lalu hanya terkirim 851 unit dari pabrik ke diler.
Diharapkan pasar LCGC bisa terus bergairah sampai akhir tahun nanti. Hal ini sangat penting demi mendongkrak penjualan mobil baru.
Data Wholesalees LCGC pada 2025
Oktober
- Toyota Calya: 3.057 unit
- Daihatsu Sigra: 2.951 unit
- Honda Brio Satya: 2.021 unit
- Toyota Agya: 887 unit
- Daihatsu Ayla: 851 unit
Total: 9.767 unit
September
- Toyota Calya: 2.523 unit
- Honda Brio Satya: 1.917 unit
- Daihatsu Sigra: 1.738 unit
- Toyota Agya: 818 unit
- Daihatsu Ayla: 799 unit
Total: 7.795 unit
Agustus
- Daihatsu Sigra: 2.377 unit
- Toyota Calya: 2.285 unit
- Honda Brio Satya: 2.255 unit
- Daihatsu Ayla: 898 unit
- Toyota Agya: 455 unit
Total: 8.270 unit
Juli
- Daihatsu Sigra: 2.951 unit
- Toyota Calya: 2.525 unit
- Honda Brio Satya: 1.977 unit
- Daihatsu Ayla: 861 unit
- Toyota Agya: 609 unit
Total: 8.923 unit
Juni
- Daihatsu Sigra: 2.742 unit
- Honda Brio Satya: 2.207 unit
- Toyota Calya: 1.662 unit
- Toyota Agya: 948 unit
- Daihatsu Ayla: 747 unit
Total: 8.308 unit
Mei
- Daihatsu Sigra: 3.059 unit
- Toyota Calya: 2.480 unit
- Toyota Agya: 1.602 unit
- Honda Brio Satya: 1.299 unit
- Daihatsu Ayla: 881 unit
Total: 9.321 unit
April
- Daihatsu Sigra: 4.020 unit
- Honda Brio Satya: 1.923 unit
- Daihatsu Ayla: 1.564 unit
- Toyota Calya: 1.272 unit
- Toyota Agya: 308 unit
Total: 9.087 unit
Maret
- Daihatsu Sigra: 4.309 unit
- Toyota Calya: 2.639 unit
- Honda Brio Satya: 3.679 unit
- Daihatsu Ayla: 1.166 unit
- Toyota Agya: 933 unit
Total: 12.726 unit

Februari
- Honda Brio Satya: 4.776 unit
- Toyota Calya: 3.628 unit
- Daihatsu Sigra: 3.296 unit
- Daihatsu Ayla: 1.058 unit
- Toyota Agya: 860 unit
Total: 12.324 unit
Januari
- Honda Brio Satya: 4.355 unit
- Daihatsu Sigra: 3.603 unit
- Toyota Calya: 2.678 unit
- Daihatsu Ayla: 1.018 unit
- Toyota Agya: 670 unit
Total: 13.618 unit