Hasil Championship Liga 2: Gol Penalti Matheus Silva Menangkan Persipura
Persipura Jayapura sukses memetik poin penuh ketika menjamu Persiku Kudus pada pekan kesembilan Pegadaian Championship 2025 di Stadion Lukas Enembe, Jumat (7/11/2025) malam.
Bertanding dihadapan pendukungnya, Tim berjuluk Mutiara Hitam tampil menyerang sejak wasit Hamdi meniup peluit dimulainya pertandingan.
Meski tampil menyerang sejak menit awal, namun Ramai Rumakiek dan kawan-kawan sulit menembus kokohnya pertahanan Persiku Kudus yang dikawal Ivan Maric dan Aed Tri Oka.
Terus tampil menyerang membuat lini belakang Persiku Kudus membuat kesalahan setelah Ivan Maric menjatuhkan Ruben Sanadi di kotak enam belas.
Wasit pun memberikan pinalti untuk tuan rumah Persipura. Matheus Silva yang tampil sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa tuan rumah Persipura unggul 1-0 di menit ke-39.
Hasil ini bertahan hingga babak pertama selesai.
Memasuki babak kedua, tim tamu tampil lebih berani tampil menyerang dan berupaya menyamakan kedudukan, sehingga terjadi jual beli serangan antara kedua tim.
Bahkan tim berjuluk Macan Muria memasukan sejumlah penyerang seperti Fandi Eko Utomo hingga Lerbi Eliandry untuk menyamakan kedudukan.
Namun, kokohnya pertahanan Persipura yang dikawal Arthur Viera dan Ferdinan Ayomi sulit ditembus.
Di kubu tuan rumah, Rahmad Darmawan merespon dengan memasukan Reno Salampessy dan Gunansar Mandowen dan Ferdinando Pahabol.
Masuknya tiga pemain ini membuat serangan Persipura lebih bervariasi, namun hingga akhir pertadingan skor tak berubah untuk kemenangan tuan rumah Persipura Jayapura.
Kemenangan ini membuat Persipura Jayapura berhak menempati peringkat empat klasemen Championship 2025-2026 dengan 17 poin.
Mutiara Hitam hanya berjarak dua angka dari PSS Sleman yang menghuni puncak klasemen Championship Liga 2 Grup B.
Sementara bagi Persiku Kudus, kekalahan ini membuat mereka tak beranjak dari papan bawah, persinya peringkat kesembilan dari 10 tim.
Rahmad Darmawan kembali melatih Persipura Jayapura
Pressing Persiku Sulitkan Persipura
Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan mengaku bahwa pertandingan ini cukup sulit karena Persiku Kudus melakukan pressing ketat kepada pemain Persipura.
"Ini pertandingan yang cukup sulit karena sejak awal mereka (Persiku) bermain cukup agresif dengan melakukan pressing ketat sehingga permainan kita tidak berkembang. Ini membuat saya kurang puas dengan permainan kita di babak pertama," katanya usai pertandingan.
Meski begitu, Rahmat Darmawan meyebut lini pertahanannya bermain bagus dan sukses meredam serangan yang dibangun Persiku Kudus.
"Tadi pertahanan kita semakin baik, Arthur dan Ayomi semakin padu sehingga bisa meredam serangan lawan. Tapi untuk lini serang masih harus ada peningkatan karena penyelesaian akhir belum bagus. Secara keseluruhan kita bersyukur bisa mendapatkan 3 poin di kandang," tuturnya.
Sementara itu, Pelatih Persiku Kudus, Noor Hadi, mengaku anak asuhnya sudah tampil bagus dalam kaga menghadapi tuan rumah Persipura. Namun, mereka harus kalah lantaran kemasukan gol penalti lawan.
"Saya ucapkan terima kasih kepada para pemain yang sudah tampil bagus di malam ini dan menerapkan strategi yang kita siapkan. Tapi lagi-lagi kita kalah karena sebuah keputusan yang salah oleh wasit."
"Untuk penalti bisa kita lihat sama-sama bahwa itu bukan pelanggaran kepada Ruben Sanadi. Tapi ternyata wasit berkata lain dan memberikan pinalti kepada tuan rumah," sesalnya.
Meski begitu, Noor Hadi meminta anak asuhnya untuk melupakan pertandingan ini dan fokus mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya.
"Tentunya kita akan segera lakukan evaluasi untuk menghadapi putaran kedua. Kita harus bangkit di putaran kedua agar bisa keluar dari zona merah," pintanya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.