Di mana Titik Jemput Ojol di Stasiun Tanah Abang Baru? Ini Panduannya

Pengguna KRL Commuter Line yang hendak melanjutkan perjalanan naik ojek online (ojol) dari Stasiun Tanah Abang Baru bisa menunggu di shelter atau lokasi yang sudah disediakan.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Kamis (6/11/2025), shelter ojek online di Stasiun Tanah Abang Baru tersedia untuk Grab dan Gojek.
Jika sebelumnya bisa menunggu shelter ojol di beberapa titik seperti dekat Pasar Tanah Abang ataupun di dekat halte, kini perlu jalan kaki menuju titik jemput ojol.
Titik jemput ojol di Stasiun Tanah Abang Baru
Lokasi menunggu ojek online di Stasiun Tanah Abang Baru berada persis di depan pintu masuk stasiun, bersebelahan dengan area pedestrian.
Keluar dari bangunan baru stasiun, ambil jalan ke arah kiri, ke Jalan Taman Jatibaru. Di sana disediakan khusus tempat menunggu ojek online, taksi, dan angkot (angkutan kota).
Lokasinya juga mudah ditemui karena di sana terdapat tenda berwarna hijau khusus para pengemudi ojek online.
Sementara itu, bagi yang tiba di peron 3 dan 4 Stasiun Tanah Abang, dan posisinya jauh dari gedung baru, kamu bisa ambil pintu keluar dari gate Pasar Tanah Abang.
Keluar dari kereta, kamu bisa langsung naik tangga menuju gedung lama, setelah itu tap-out di gate dekat Pasar Tanah Abang.
Dari gate tap-out, kamu bisa belok kiri lalu jalan kaki menyusuri area pedagang di Pasar Tanah Abang.
Jika sudah tiba di ujung jembatan, ambil jalan turun ke arah kiri menuju Halte Jak Lingko Tanah Abang 2. Setibanya di Halte Jak Lingko Tanah Abang 2, jalan lurus menyusuri trotoar hingga bertemu tenda ojek online berwarna hijau.
Area titik jemput dan turun bagi calon penumpang pun cukup nyaman karena sudah ada selasar beratap. Jadi bisa berteduh saat hujan ataupun matahari sedang terik.
Titik jemput ojek online di Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2025).
Sebagai informasi, Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (4/11/2025).Sebelumnya diberitakan Kompas.com (4/11/2025) Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, kapasitas Stasiun Tanah Abang baru meningkat hingga 380.000 orang per hari.
“Stasiun Tanah Abang Baru adalah simbol transformasi layanan publik. Desainnya mengutamakan efisiensi pergerakan pelanggan, memperkuat konektivitas antarmoda, serta mendukung pertumbuhan kawasan berorientasi transit,” ujar Bobby dalam siaran persnya, Selasa (4/11/2025).
Bobby menegaskan, selesainya pembangunan Stasiun Tanah Abang Baru akan memperkuat integrasi antarmoda di kawasan pusat kota Jakarta.
Selain itu, Stasiun Tanah Abang Baru juga disebut bisa berdampak langsung terhadap mobilitas dan perekonomian masyarakat.
"Dengan hadirnya stasiun ini, ekosistem transportasi perkotaan semakin terintegrasi, mendukung konsep transportasi massal yang efisien, inklusif, dan ramah lingkungan bagi masyarakat,” tutup Bobby.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.