Onic Esports Juara MPL ID S16, Tumbangkan Alter Ego 4-1
Tim e-sports Onic Esports sukses menyabet gelar juara kompetisi e-sports Mobile Legends Bang-bang Professional League Indonesia Season 16 (MPL ID S16).
Pencapaian ini diraih setelah mereka berhasil mengalahkan Alter Ego pada babak Grand Final MPL S16 dengan skor 4-1.
Pada pertandingan ini, Onic tampil sangat dominan. Pada bertandingan dengan format Best of 7 (Bo7) ini Alter Ego sebenarnya menekan Onic di game pertama.
Namun, Onic masih terlalu kuat dan membalikkan keadaan seketika. Ini bukan pertama kalinya Onic dan AE bertemu. Keduanya sudah bertanding pada babak Upper Bracket Final di mana Onic mengalahkan AE dengan skor 3-2.
Bagi Onic, uni adalah gelar juara MPL ID ke-7 yang dikoleksi. Pada 2024 lalu, Onic juga menjuarai kompetisi MPL ID S15.
Sebelumnya, tim Landak Kuning sukses mendapatkan gelar juara di MPL S3, MPL S8, MPL S10, MPL S11, MPL S12, MPL S13, dan MPL S15.
Sebagai dua tim teratas di ajang MPL ID S16, Onic Esports dan Alter Ego juga menjadi wakil Indonesia di gelaran M7 World Championship di Jakarta yang akan digelar pada Januar 2026 mendatang.
Jalannya pertandingan Grand Final MPL ID S16
Game pertama
Pertandingan pertama Onic vs Alter Ego berlangsung ketat. Kedua tim punya motivasi tinggi untuk menang.
Pada 5 menit pertandingan, skor kill masih imban 5-5. Kedua tim saling menyerang, terutama di sektor tengah dan bawah.
Namun, AE bermain lebih rapi. Mereka menang di beberapa team fight di lane tengah dan bawah.
Pada menit ke-16, AE mendapatkan lord. AE terus menekan ke base turret. Namun, pertahanan Onic masih kuat dan sulit ditembus.
Pertahanan Onic baru tembus pada menit ke-20. Alter Ego seolah mengamuk di game pertama ini.
Onic comeback
Onic mulai bangkit di game kedua. Mereka tampak berbeda dari game pertama. Onic lebih agresif menyerang sejak early game.
Pada game kedua, AE sebenarnya masih bisa mengimbangi permainan Onic. Mereka bisa menahan di lane tengah dan atas. Onic pun dipaksa tarik ulur.
Namun, Onic mengambil keuntungan dari kemenangan team fight saat berebut turtle dan lord. Onic bisa mendapat lebih banyak gold dan memenangkan game kedua.
Pada game ketiga, penampilan Onic menggila. Kairi dan Sanz menjadi kunci serangan Onic. Sejak awal game, Onic menyerang bagian tengah dan langsung memaksa AE untuk team fight.
Pemilihan hero yang tepat dan kesabaran Onic membuahkan hasil. Di game ketiga ini Onic sangat mendominasi. Pertandingan pun berjalan dengan cukup cepat, sekitar 11 menit.
Pada game ketiga ini poin kill Onic jauh mengungguli AE yaitu 18-4. Game ketiga direbut Onic, skor berbalik menjadi 2-1.
Onic makin mendominasi
Game keempat memperlihatkan dominasi Onic. Baru beberapa menit, Onic Kairi langsung menekan pertahanan Alter Ego. Lewat serangan ini, Onic bisa mendapatkan 3 poin kill langsung.
Pada game keempat ini AE terlihat kesulitan berkembang. Di sisi lain, Onic tidak memberikan napas pada AE dan tidak bermain kendor.
Serangan demi serangan Onic meruntuhkan turet milik AE. Pertandingan cukup cepat berjalan. Pada menit ke-13, Onic bisa masuk ke base AE dan memperoleh kemenangan. Pada game ini, Kairi menjadi MVP
Game kelima, Onic kunci gelar juara
Onic mengunci gelar juara MPL ID S16 pada game kelima. Seperti dua game sebelumnya, Onic sejak awal sudah mendominasi permainan.
Kombinasi Kairi dan Sanz membuat Alter Ego kewalahan sejak menit pertama.
Namun, Alter Ego perlahan menyerang. AE bahkan sempat unggul jumlah gold dan kill hingga menit ke-13.
Pada menit ke-14, Onic mulai kembali menyerang dan menyamakan jumlah kill meski selisih gold masih tertinggal tipis.
Penampilan Kairi pada babak kelima ini juga semakin matang. Ia bermain cepat tapi tidak tergesa-gesa. Onic terus menyerang dan mengunci gelar di game kelima.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.