Terungkap! Ini Penyebab Alter Ego Kalah Telak 0–4 di Grand Final M7 World Championship Mobile Legends
Alter Ego sempat menjadi sorotan besar di M7 World Championship karena berhasil menembus grand final, namun akhirnya harus mengakui keunggulan Aurora Gaming PH dari Filipina.
Pertandingan final berlangsung sangat berat bagi tim Indonesia, yang akhirnya kalah telak dengan skor 0–4. Meski begitu, perjalanan Alter Ego tetap menjadi bukti bahwa tim Indonesia mampu bersaing di level dunia.
Turnamen M7 World Championship 2026
Namun, pertanyaan besar muncul: apa yang membuat Alter Ego gagal merebut gelar juara di final? Dirangkum VIVA Senin, 26 Januari 2026, menurut laporan dan analisis dari beberapa pengamat menunjukkan bahwa ada beberapa faktor utama yang membuat permainan Alter Ego tidak berjalan maksimal. Berikut ulasannya:
1. Freya, Andalan Alter Ego, Dibanned Secara Konsisten
Salah satu faktor paling krusial adalah hero Freya, yang selama ini menjadi kekuatan utama Alter Ego. Freya dikenal sebagai hero yang mampu memberikan damage besar sekaligus memiliki daya tahan tinggi, sehingga menjadi andalan untuk menekan lawan di fase akhir pertandingan.
Di final, Aurora Gaming PH memilih strategi ban yang konsisten: Freya dibanned setiap game. Langkah ini membuat Alter Ego kehilangan salah satu “senjata rahasia” mereka. Tanpa Freya, tim Indonesia harus mencari komposisi hero alternatif yang tidak selalu sesuai dengan gaya bermain mereka. Akibatnya, mereka kesulitan membangun momentum sejak awal pertandingan.
2. Strategi Aurora Lebih Siap dan Lebih Rapi
Aurora Gaming PH tampil dengan strategi yang lebih matang dan disiplin. Mereka tidak hanya menunggu kesalahan lawan, tetapi juga mengendalikan tempo permainan dari awal. Dalam banyak momen, Aurora mampu mengambil keputusan cepat, misalnya memilih kapan harus mengambil Turtle atau Lord, dan kapan harus melakukan push.
Sementara itu, Alter Ego sering terlambat dalam merespons pergerakan Aurora. Ketika mencoba melakukan serangan balik, tim Indonesia sudah berada dalam posisi yang kurang menguntungkan karena objektif sudah dikuasai Aurora.
3. Dominasi Tank Jungler Aurora yang Membuat Pertahanan Alter Ego Kewalahan
Perubahan meta permainan juga mempengaruhi jalannya final. Aurora sering menggunakan tank jungler, yang memiliki daya tahan kuat sekaligus kemampuan untuk memimpin rotasi objektif. Tank jungler membuat Aurora bisa bertahan di pertarungan tim (team fight) sekaligus tetap mengamankan objektif seperti Lord dan Turtle.
Di sisi lain, Alter Ego yang dikenal dengan gaya agresif kesulitan menembus pertahanan Aurora yang solid. Mereka sering terjebak dalam pertarungan yang tidak menguntungkan karena tank Aurora mampu menahan serangan dan membuka peluang bagi damage dealer Aurora untuk mengeksekusi.
M7 World Championship
Kekalahan Alter Ego di final M7 bukan hanya soal tekanan atau kelelahan. Faktor utamanya adalah strategi draft dan adaptasi permainan yang tidak cukup cepat menghadapi perubahan gaya Aurora.
Meski kalah, perjalanan Alter Ego tetap pantas diapresiasi. Mereka berhasil menunjukkan bahwa tim Indonesia bisa masuk ke level final dunia, dan ini menjadi pengalaman berharga untuk turnamen berikutnya.