Masuk Kebun Raya Cibodas Masih Gratis, Disbudpar Cianjur Tunggu BRIN

kebun raya cibodas, BRIN, disbudpar cianjur, tiket kebun raya cibodas, Masuk Kebun Raya Cibodas Masih Gratis, Disbudpar Cianjur Tunggu BRIN, Bagaimana Dampak Kebijakan Gratis terhadap Kunjungan Wisatawan?, Mengapa Dulu Dikeluhkan Wisatawan?, Kapan Jam Operasional dan Bagaimana Akses Menuju Lokasi?, Apa Saja Daya Tarik Kebun Raya Cibodas?

 Kawasan wisata Cibodas di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, saat ini masih menerapkan kebijakan gratis biaya retribusi masuk.

Kebijakan ini diberlakukan sambil menunggu hasil keputusan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Kebun Raya Cibodas terkait rencana penerapan satu tiket masuk untuk seluruh kawasan.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Nenden Nurjanah, menjelaskan bahwa kebijakan bebas retribusi merupakan hasil kesepakatan bersama antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha di sekitar kawasan wisata.

Kesepakatan ini diambil untuk menghindari tumpang tindih pungutan dan memastikan tidak ada oknum yang melakukan pungutan liar (pungli) di lapangan.

“Kebijakan gratis ini merupakan hasil kesepakatan bersama berbagai pihak termasuk tokoh masyarakat sekitar kawasan wisata, sehingga pengawasan dilakukan bersama agar tidak ada pungutan liar,” kata Nenden di Cianjur, Jumat (1/11/2025) dikutip dari Antara.

Ia menambahkan, Pemkab Cianjur tidak lagi akan melibatkan pihak ketiga dalam pengelolaan retribusi kawasan wisata Cibodas.

Ke depan, pengelolaan akan dilakukan langsung bersama BRIN Kebun Raya Cibodas agar sistem pembayaran tiket bisa terintegrasi. Dengan begitu, wisatawan cukup membayar satu kali tiket masuk untuk menikmati seluruh area wisata di kawasan Cibodas.

“Kami sudah bersurat dan tinggal menunggu keputusan dari BRIN. Selama belum ada keputusan, tidak ada biaya masuk atau retribusi apapun untuk masuk kawasan Cibodas,” ujarnya.

Bagaimana Dampak Kebijakan Gratis terhadap Kunjungan Wisatawan?

Sejak diberlakukannya kebijakan bebas retribusi, angka kunjungan wisatawan ke Cibodas dilaporkan meningkat signifikan, terutama pada akhir pekan.

Pengawasan dilakukan secara rutin oleh petugas Disbudpar bersama masyarakat dan pelaku usaha untuk memastikan tidak terjadi pungutan liar.

"Kalau data rinci kami belum mengantongi, namun laporan di lapangan setiap akhir pekan dan hari biasa angka kunjungan terlihat meningkat dan kami harap terus meningkat ke depannya," tambah Nenden.

Disbudpar juga memberikan sanksi tegas bagi siapa pun yang kedapatan melakukan pungutan liar di kawasan wisata tersebut.

Wisatawan diimbau untuk segera melapor jika menemukan oknum yang mencoba meminta biaya tambahan di pintu masuk kawasan.

kebun raya cibodas, BRIN, disbudpar cianjur, tiket kebun raya cibodas, Masuk Kebun Raya Cibodas Masih Gratis, Disbudpar Cianjur Tunggu BRIN, Bagaimana Dampak Kebijakan Gratis terhadap Kunjungan Wisatawan?, Mengapa Dulu Dikeluhkan Wisatawan?, Kapan Jam Operasional dan Bagaimana Akses Menuju Lokasi?, Apa Saja Daya Tarik Kebun Raya Cibodas?

Area konservatori Rumah Kaca di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat

Mengapa Dulu Dikeluhkan Wisatawan?

Sebelum kebijakan baru ini diterapkan, banyak wisatawan mengeluhkan sistem retribusi ganda.

Mereka harus membayar tiket di pintu masuk kawasan Cibodas, lalu kembali membayar ketika masuk ke Kebun Raya Cibodas, Taman Komodo, atau area pendakian Gunung Gede-Pangrango. Kondisi ini sering menimbulkan kebingungan dan dinilai membebani pengunjung.

Dengan rencana sistem satu tiket yang dikelola bersama BRIN, Pemkab Cianjur berharap pengalaman wisata menjadi lebih praktis dan transparan, tanpa pungutan tambahan di dalam kawasan.

Kapan Jam Operasional dan Bagaimana Akses Menuju Lokasi?

Kebun Raya Cibodas berlokasi di Jalan Kebun Raya Cibodas, Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Dari Jakarta, jarak tempuh menuju kawasan ini sekitar 85 kilometer atau sekitar 90 menit perjalanan melalui jalur Bogor–Puncak–Cianjur. Setelah melewati daerah Cimacan, pengunjung tinggal berbelok ke arah Kebun Raya.

Jam operasional Kebun Raya Cibodas adalah sebagai berikut:

  • Senin–Jumat: pukul 08.00–16.00 WIB
  • Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional: pukul 07.00–16.00 WIB

Kendaraan bermotor hanya diperbolehkan masuk ke area kebun pada hari Senin hingga Sabtu. Sementara pada hari Minggu dan libur nasional, kendaraan hanya bisa masuk hingga pukul 12.00 WIB untuk menjaga kenyamanan dan mengurangi kemacetan di dalam area wisata.

Apa Saja Daya Tarik Kebun Raya Cibodas?

Kebun Raya Cibodas dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam dan edukasi unggulan di Jawa Barat. Udara sejuk khas pegunungan serta keindahan lanskapnya menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Beberapa spot populer yang bisa dikunjungi antara lain:

  • Taman Sakura: Tempat melihat bunga sakura yang mekar dua kali setahun, yaitu pada Januari–Februari dan Juli–Agustus.
  • Taman Lumut: Area seluas 1.500 m² yang menampilkan lebih dari 100 jenis lumut dari berbagai daerah Indonesia.
  • Curug Ciismun: Air terjun setinggi 25 meter yang berada di antara Bukit Gunung Batu dan Bukit Cibodas.
  • Taman Liana: Koleksi berbagai jenis tanaman merambat hasil eksplorasi di dalam negeri.
  • Konservatorium: Koleksi tanaman tropis dan kering seperti Sukulen, Bromelia, Rhododendron, dan Bougenville.

Dengan keindahan alam dan fasilitasnya, Kebun Raya Cibodas menjadi destinasi favorit wisata keluarga, pelajar, dan pecinta alam.

Pemerintah daerah mengimbau agar wisatawan menjaga kebersihan dan ketertiban selama berkunjung demi kelestarian kawasan ini.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.