Top 12+ Jenis Garam Terpopuler di Dunia, dari Fleur de Sel hingga Himalayan Pink Salt

garam, jenis garam, jenis garam dapur, garam terbaik di dunia, jenis garam laut, garam gourmet, 12 Jenis Garam Terpopuler di Dunia, dari Fleur de Sel hingga Himalayan Pink Salt, 1. Sal de Tavira (Portugal), 2. Fleur de Sel de Camargue (Prancis), 3. Maras Salt (Peru), 4. Cornish Sea Salt (Inggris), 5. Halen Môn (Wales), 6. Maldon Sea Salt (Inggris), 7. Himalayan Black Salt (Kala Namak, India–Pakistan), 8. Sel de Guérande (Prancis), 9. Himalayan Salt (Pakistan), 10. Ninska Sol (Kroasia), 11. Paska Sol (Kroasia), 12. Piranska Sol (Slovenia)

Garam bukan hanya sekadar penambah rasa asin dalam masakan. Di berbagai belahan dunia, terdapat banyak jenis garam laut (sea salt) yang memiliki cita rasa, warna, dan kandungan mineral yang unik.

Beberapa di antaranya bahkan dipanen secara tradisional dengan metode turun-temurun dan dijuluki sebagai “bunganya garam” karena kualitasnya yang tinggi.

Berikut 12 jenis garam paling populer di dunia yang dikutip dari buku “Garam Nusantara: Garam Meja dan Garam Gurih” karya F.G. Winarno.

1. Sal de Tavira (Portugal)

Sal de Tavira merupakan garam laut alami asal selatan Portugal yang tidak melalui proses pemurnian atau penambahan bahan kimia apa pun. Garam ini dipanen dengan tangan di kawasan Formosa Natural Park, Faro, setiap dua minggu sekali antara bulan Juli hingga September.

Disebut juga “bunganya garam”, Sal de Tavira mengandalkan embusan angin laut Atlantik untuk proses kristalisasinya.

Garam ini sering digunakan untuk mengawetkan ikan, daging, sayuran, hingga bahan roti dan keju karena rasa asin alaminya yang lembut namun khas.

2. Fleur de Sel de Camargue (Prancis)

Dikenal sebagai garam laut tradisional Prancis, Fleur de Sel de Camargue berasal dari provinsi Camargue. Kristalnya dipanen secara manual di musim panas oleh petani garam sejak pagi hari.

Teksturnya lembab dan renyah dengan rasa halus yang perlahan meleleh di lidah. Jenis garam ini sangat cocok untuk daging panggang, salad, dan hidangan ikan, karena mampu memperkuat cita rasa alami bahan makanan.

3. Maras Salt (Peru)

Garam Maras berasal dari lembah kuno Salinas de Maras di Peru. Garam artisan ini berwarna merah muda lembut karena kandungan mineralnya yang tinggi.

Kristal garam terbentuk secara alami di dasar kolam setelah air garam diuapkan oleh sinar matahari dan angin. Setelah dibersihkan, garam dikemas dan dijual tanpa bahan tambahan.

Warna dan rasa gurihnya menjadikan Maras Salt favorit di kalangan pecinta kuliner dunia.

4. Cornish Sea Salt (Inggris)

garam, jenis garam, jenis garam dapur, garam terbaik di dunia, jenis garam laut, garam gourmet, 12 Jenis Garam Terpopuler di Dunia, dari Fleur de Sel hingga Himalayan Pink Salt, 1. Sal de Tavira (Portugal), 2. Fleur de Sel de Camargue (Prancis), 3. Maras Salt (Peru), 4. Cornish Sea Salt (Inggris), 5. Halen Môn (Wales), 6. Maldon Sea Salt (Inggris), 7. Himalayan Black Salt (Kala Namak, India–Pakistan), 8. Sel de Guérande (Prancis), 9. Himalayan Salt (Pakistan), 10. Ninska Sol (Kroasia), 11. Paska Sol (Kroasia), 12. Piranska Sol (Slovenia)

Ilustrasi garam epsom.

Berasal dari pantai Cornwall, Inggris, Cornish Sea Salt pertama kali ditemukan oleh Tony Frazer yang mengembangkan metode untuk memanen garam laut secara alami.

Kandungan mineralnya seperti magnesium dan kalsium membuat cita rasa garam ini terasa lembut (smooth). Cornish Sea Salt banyak digunakan oleh chef profesional sebagai bahan utama dan finishing salt karena aroma lautnya yang segar.

5. Halen Môn (Wales)

Garam Halen Môn dipanen dari perairan jernih sekitar pulau Anglesey, Wales. Kristalnya berbentuk pipih dan berwarna putih bersih, tanpa tambahan bahan kimia.

Cita rasanya tajam namun tidak pahit karena kadar mineral tinggi. Beberapa varian Halen Môn dipadukan dengan vanila, biji seledri, atau rempah organik, bahkan ada versi asapnya yang diproses menggunakan kayu ek Welsh.

6. Maldon Sea Salt (Inggris)

Maldon Sea Salt adalah garam legendaris asal Maldon, Essex, Inggris, yang sudah diproduksi sejak 1882. Garam ini terkenal dengan bentuk kristalnya yang menyerupai piramida kecil atau serpihan (flake).

Karena kadar magnesiumnya rendah, garam Maldon tidak meninggalkan rasa pahit. Biasanya digunakan sebagai finishing salt untuk daging panggang, sayuran, atau mentega agar menambah tekstur dan rasa lembut.

7. Himalayan Black Salt (Kala Namak, India–Pakistan)

Kala Namak, atau Himalayan Black Salt, berasal dari batu garam vulkanik di India dan Pakistan. Garam ini dipanaskan pada suhu tinggi dan dicampur dengan biji amla (gooseberry India) dan haritaki.

Warna garam ini cenderung merah tua hingga pink, dengan aroma khas sulfur dan rasa gurih kompleks.

Kala Namak banyak digunakan dalam masakan vegetarian India seperti chaat dan raita karena memberikan cita rasa umami alami.

8. Sel de Guérande (Prancis)

garam, jenis garam, jenis garam dapur, garam terbaik di dunia, jenis garam laut, garam gourmet, 12 Jenis Garam Terpopuler di Dunia, dari Fleur de Sel hingga Himalayan Pink Salt, 1. Sal de Tavira (Portugal), 2. Fleur de Sel de Camargue (Prancis), 3. Maras Salt (Peru), 4. Cornish Sea Salt (Inggris), 5. Halen Môn (Wales), 6. Maldon Sea Salt (Inggris), 7. Himalayan Black Salt (Kala Namak, India–Pakistan), 8. Sel de Guérande (Prancis), 9. Himalayan Salt (Pakistan), 10. Ninska Sol (Kroasia), 11. Paska Sol (Kroasia), 12. Piranska Sol (Slovenia)

Ilustrasi garam batu, garam laut.

Sel de Guérande berasal dari salt marshes di Semenanjung Guérande, Prancis. Garam ini berwarna abu-abu karena tanah liat di dasar kolam garam.

Ada pula versi putihnya, Fleur de Sel de Guérande, yang mengapung di permukaan dan dipanen hati-hati.

Keduanya bebas bahan tambahan dan populer di restoran berbintang Michelin sebagai gourmet salt pilihan.

9. Himalayan Salt (Pakistan)

Berbeda dengan Kala Namak, Himalayan Pink Salt berasal dari tambang garam Khewra Salt Mine di Punjab, Pakistan. Batu garam berusia sekitar 800 juta tahun ini memiliki warna pink lembut hingga putih transparan.

Kandungan mineralnya menjadikannya salah satu garam paling sehat di dunia. Selain untuk memasak, garam ini juga digunakan untuk terapi spa, lampu garam, dan kosmetik alami.

10. Ninska Sol (Kroasia)

Garam laut alami asal Nin, Kroasia, ini diproduksi secara organik di tepi Laut Adriatik. Air laut yang jernih dibiarkan menguap oleh matahari dan angin dari Pegunungan Velebit, menghasilkan kristal garam murni.

Metode tradisional ini telah dipertahankan selama lebih dari 1.500 tahun. Garam Ninska Sol dikenal karena teksturnya halus dan rasa asinnya yang ringan, cocok untuk masakan Mediterania.

11. Paska Sol (Kroasia)

Diproduksi di Pulau Pag (Pog), Kroasia, Paska Sol merupakan garam laut yang kaya mineral dan dihasilkan dari tradisi kuno.

Garam ini tersedia dalam bentuk fine sea salt, garam kasar, hingga bunga garam (cvijet salt). Cita rasanya creamy dengan sedikit sentuhan manis alami, menjadikannya favorit di kalangan chef Eropa.

12. Piranska Sol (Slovenia)

Piranska Sol berasal dari Sečovije Salina Nature Park dan Strunjan Nature Reserve di Slovenia. Prosesnya menggunakan dasar alami berupa alga dan mineral untuk menjaga kemurnian garam.

Dengan metode salt panning kuno yang sudah ada sejak 700 tahun lalu, Piranska Sol terkenal sebagai garam putih murni dengan tingkat salinitas tinggi. Garam ini menjadi ikon kuliner Slovenia karena rasanya yang bersih dan teksturnya halus.

Setiap jenis garam di dunia memiliki karakteristik, rasa, dan sejarah tersendiri. Dari garam merah muda Himalaya hingga garam bunga Prancis, masing-masing menawarkan pengalaman kuliner berbeda yang memperkaya cita rasa dunia gastronomi.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.