Modest Fashion Makin Digandrungi, Tak Cuma untuk Perempuan Berhijab

hijab, perempuan berhijab, Modest wear, modest fashion, tren modest fashion, modest fashion semakin diminati, deden siswanto, modest fashion artinya, modest clothing, modest fashion adalah, Modest Fashion Makin Digandrungi, Tak Cuma untuk Perempuan Berhijab

Gaya berpakaian modest atau busana tertutup disebut semakin diminati masyarakat luas, tak hanya oleh perempuan berhijab. 

Tren ini berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran akan kenyamanan, kesopanan, dan keanggunan dalam berbusana sehari-hari.

Fashion Designer Deden Siswanto mengatakan, modest fashion saat ini bukan sekadar tren sesaat, tapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern, baik perempuan maupun laki-laki.

“Kalau modest wear saat ini banyak orang yang menggunakan busana modest atau tertutup untuk aktivitas sehari-hari,” kata Deden dalam pembukaan IN2MOTIONFEST 2025 di JIExpo Convention Centre & Theatre, Jakarta Utara, Rabu (8/10/2025).

Modest fashion mulai digandrungi semua kalangan

hijab, perempuan berhijab, Modest wear, modest fashion, tren modest fashion, modest fashion semakin diminati, deden siswanto, modest fashion artinya, modest clothing, modest fashion adalah, Modest Fashion Makin Digandrungi, Tak Cuma untuk Perempuan Berhijab

Art Director sekaligus desainer ternama Deden Siswanto dalam pembukaan IN2MOTIONFEST 2025 di JIExpo Convention Centre & Theatre, Jakarta Utara, Rabu (8/10/2025).

Menurut Deden, masyarakat Indonesia secara umum sudah terbiasa mengenakan pakaian tertutup. 

Gaya berpakaian yang sopan dan nyaman menjadi pilihan utama, terutama bagi perempuan yang bekerja dan beraktivitas di ruang publik.

“Apalagi perempuan Indonesia pasti untuk bekerja atau kebanyakan aktivitasnya menggunakan pakaian yang tertutup dan sopan,” ujarnya.

Ia menambahkan, modest fashion saat ini tidak terbatas pada identitas keagamaan atau gaya berpakaian berhijab. Siapa pun dapat mengadaptasi gaya ini sesuai kebutuhan dan karakter pribadi.

“Bisa dikatakan bahwa tidak harus berhijab untuk mengikuti tren busana modest. Bahkan perempuan maupun laki-laki juga mengenakan modest wear untuk sehari-hari,” tuturnya.

Modest fashion lebih dari sekadar pakaian Muslim

hijab, perempuan berhijab, Modest wear, modest fashion, tren modest fashion, modest fashion semakin diminati, deden siswanto, modest fashion artinya, modest clothing, modest fashion adalah, Modest Fashion Makin Digandrungi, Tak Cuma untuk Perempuan Berhijab

Fashion show karya desainer Yodyoko dari Thailand dalam pembukaan IN2MOTIONFEST 2025 di JIExpo Convention Centre & Theatre, Jakarta Utara, Rabu (8/10/2025).

Deden menjelaskan, modest fashion tidak selalu identik dengan busana muslim. Konsep tertutup dalam hal ini lebih merujuk pada siluet pakaian yang longgar dan sopan, bukan pada kewajiban berhijab semata.

“Misalnya pakaian oversized menutupi bentuk tubuh, tidak ngepas di bagian dada dan pinggul. Jadi modest wear itu memang ada yang sesuai dengan kaidah busana muslim dan ada yang untuk umum,” jelasnya.

Tren ini, lanjut Deden, juga menunjukkan adanya pergeseran pandangan dalam dunia fesyen global. 

Modest wear saat ini dipandang sebagai simbol kenyamanan dan keanggunan, bukan keterbatasan. 

Gaya ini bahkan mulai diadaptasi oleh rumah mode internasional yang mengusung inklusivitas dan keberagaman dalam rancangan mereka.

Interpretasi modest fashion yang lebih fleksibel

hijab, perempuan berhijab, Modest wear, modest fashion, tren modest fashion, modest fashion semakin diminati, deden siswanto, modest fashion artinya, modest clothing, modest fashion adalah, Modest Fashion Makin Digandrungi, Tak Cuma untuk Perempuan Berhijab

Fashion show karya desainer Alif by Alma dalam pembukaan IN2MOTIONFEST 2025 di JIExpo Convention Centre & Theatre, Jakarta Utara, Rabu (8/10/2025).

Tak hanya itu, Deden mengatakan, keunikan dari modest fashion terletak pada fleksibilitasnya. 

Setiap orang bisa menginterpretasikan gaya berpakaian tertutup sesuai dengan kepribadian dan kebutuhan. Tak ada aturan kaku mengenai bentuk atau potongan busana yang harus dikenakan.

“Maka setiap orang bebas menginterpretasikan modest fashion sesuai gaya hidup dan kebutuhannya masing-masing, tidak ada pakem khusus,” katanya.

Deden menilai, kebebasan ini justru memperkaya industri fesyen. Para desainer dapat bereksperimen dengan bahan, warna, dan gaya yang tetap sopan, tapi tetap mencerminkan karakter penggunanya.

Tren ini juga menjadi peluang besar bagi pelaku industri lokal untuk mengembangkan produk modest wear yang tak hanya sesuai selera pasar domestik, tetapi juga berpotensi menembus pasar global.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.