Tetap Klasik tapi Canggih
Teknologi dan desain modern telah menjadi bagian tak terpisahkan dari DNA merek ini tanpa mengorbankan warisan dan nilai-nilai aslinya.
Berikut beberapa teknologi yang menempel pada merek asal Jerman itu.
Salah satu inovasi paling ikonik dari Dr Martens adalah AirWair sole, sol berbantalan udara yang dikembangkan oleh Dr. Klaus Märtens—dokter tentara asal Jerman yang menciptakan sepatu ini pertama kali.
Teknologi ini memberikan kenyamanan luar biasa dan daya tahan tinggi, yang awalnya dirancang untuk membantu pemulihan cedera kaki.
Goodyear Welt Construction
Sol sepatu Dr Martens dijahit menggunakan teknik Goodyear welt, proses konstruksi premium yang membuat sepatu lebih kuat dan tahan lama.
Lapisan atas dan sol dijahit bersama dengan jahitan khas berwarna kuning—simbol kualitas dan orisinalitas.
Teknologi Footbed Modern
Beberapa lini terbaru dilengkapi dengan teknologi footbed dan insole SoftWair, yang memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna aktif di perkotaan.
Zebzag sole.
Kini, Dr Martens menghadirkan inovasi dengan memperluas penggunaan Zebzag sole pada dua siluet boot terbaru.
Dimana desainnya dirancang untuk memudahkan pemakaian, menghadirkan kenyamanan sepanjang hari, sekaligus mempertahankan karakter khas.
Siluet pertama adalah Zebzag Laceless boot, terinspirasi dari 1460 boot ikonik Dr Martens, namun dengan sentuhan yang lebih rileks.
Sesuai namanya, model ini hadir tanpa tali sehingga mudah dipakai, dengan tetap mempertahankan tampilan lace-up.
Boot tersebut menggunakan material kulit Wyoming hitam yang memberikan kesan worn-in look sejak pertama kali dikenakan, serta dilengkapi detail heel loop hitam-kuning khas Dr Martens.
Selanjutnya, Zebzag Rigger boot hadir dengan potongan sedikit lebih rendah di pergelangan kaki, terinspirasi dari siluet industrial yang dimodifikasi kembali menjadi gaya kasual yang nyaman.
Boot slip-on-nya dilengkapi dengan dua pull-tab untuk kemudahan pemakaian dan detail aksen jahitan Puritan. Terinspirasi dari siluet industrial — dibentuk ulang untuk kenyamanan santai yang terasa seperti di rumah.
Sepatu bot ini juga dilengkapi dengan dua pull-tabs (tali tarik) dan dihiasi dengan detail jahitan Puritan. Koleksi Rigger boot ini tersedia dalam material kulit Wyoming hitam serta Milled Nubuck yang tahan air dengan berbagai pilihan warna.
Zebzag sole dirancang dengan inti bantalan yang nyaman, memadukan midsole EVA yang ringan dengan outsole PVC yang kokoh.
DNA khas Dr Martens tetap melekat melalui base sole yang lebih lebar dengan detail grooving tegas, pola yang bergerigi, serta jahitan ikonik berwarna kuning yang terlihat jelas.
Kedua boot terbaru ini juga dilengkapi dengan insole SoftWair untuk memberikan kenyamanan optimal dari dalam hingga luar. “Zebzag sole sengaja dirancang untuk menjawab kebutuhan gaya hidup modern,” kata Adam Meek, chief product officer Dr. Martens. Semua koleksi terbaru Dr Martens hadir di Indonesia pada Oktober 2025, dengan harga mulai dari Rp3,6 juta.