Perkiraan Harga Ganti Baterai Wuling Air ev
Harga baterai mobil listrik masih menjadi salah satu faktor yang cukup membebani konsumen.
Sebab, komponen ini merupakan “jantung” kendaraan listrik dengan nilai mencapai sepertiga dari harga mobilnya.
Contohnya, Wuling Air ev yang populer sebagai mobil listrik entry-level di Indonesia. Mobil ini dibekali baterai lithium-ion phosphate (LiFePO4) berkapasitas 26,7 kWh dengan jarak tempuh sekitar 300 kilometer sekali pengisian penuh.
Chairissahar dan mobil Wuling Air Ev miliknya
Ko Lung Lung, CEO Dokter Mobil Indonesia, mengatakan biaya penggantian baterai mobil listrik memang cukup tinggi.
“Biaya penggantian baterai mobil listrik mahal. Baterainya saja kalau Wuling Air ev dia di angka Rp 100 juta hari ini," kata Ko Lung Lung kepada Kompas.com, Senin (29/9/2025).
Ko Lung Lung menambahkan, bahwa ketersediaan baterai pengganti di Indonesia masih sangat terbatas sebab semua masih dari pabrikan.
"Untuk masa depannya mungkin akan ada baterai-baterai yang aftermarket," ujarnya.
Modifikasi mobil listrik Rp 100 jutaan Wuling Air ev dan Binguo EV
“Cuma Indonesia problemnya itu adalah baterai dari luar negeri itu terbatas, jadi nggak tahu siapa yang berani mau impor, siapa yang berani menyetok, karena marketnya terbatas sekali,” ujarnya.
Menariknya, baterai Wuling Air EV terbilang lebih terjangkau dibanding mobil listrik lain dengan kapasitas lebih besar.
Selain bisa diisi menggunakan AC home charger dengan durasi sekitar 8,5 jam, baterai LiFePO4 ini juga dikenal tahan panas dan berumur panjang, cocok dengan kondisi iklim di Indonesia.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.