Harga Xbox Naik Lagi, Ini Banderol Terbarunya

microsoft, xbox, Harga Xbox Series S, harga xbox series x, Harga Xbox Naik Lagi, Ini Banderol Terbarunya

Microsoft kembali menaikkan harga konsol game Xbox. Kenaikan ini berlaku mulai 3 Oktober 2025, atau hanya lima bulan setelah penyesuaian harga terakhir pada Mei lalu.

Langkah ini menandai kali kedua Xbox naik harga dalam satu tahun kalender. Kondisi ini cukup jarang, mengingat harga konsol biasanya turun seiring usia perangkat, bukan sebaliknya.

Dalam keterangan di laman dukungan Xbox, Microsoft menyebut faktor "perubahan lingkungan makroekonomi" sebagai alasan utama. Perusahaan mengaku memahami dampaknya terhadap konsumen.

"Kami mengerti perubahan ini menantang, dan keputusan dibuat dengan pertimbangan matang," tulis Microsoft.

Microsoft menambahkan, pihaknya tetap berfokus menyediakan lebih banyak cara untuk memainkan game di berbagai layar serta memberikan nilai tambah bagi pemain Xbox.

Jika menengok ke tabel harga, hampir semua lini Xbox Series ikut terdampak.

Berikut daftar harga terbaru di Amerika Serikat, seperti dirangkum KompasTekno dari ArsTecnica, Rabu (24/9/2025).

  • Xbox Series S 512 GB: 400 dollar AS (sekitar Rp 6,5 juta), naik dari 380 dollar AS. Saat debut 2020, harga awalnya 300 dollar AS.
  • Xbox Series S 1 TB: 450 dollar AS (Rp 7,4 juta), naik dari 430 dollar AS. Rilis 2023 dengan banderol 350 dollar AS.
  • Xbox Series X Digital: 600 dollar AS (Rp 9,8 juta), naik dari 550 dollar AS. Saat rilis 2024, model ini dibanderol 450 dollar AS.
  • Xbox Series X (standar): 650 dollar AS (Rp 10,6 juta), naik dari 600 dollar AS. Harga awalnya 500 dollar AS pada 2020.
  • Xbox Series X 2 TB Galaxy Special Edition: 800 dollar AS (Rp 13 juta), naik dari 730 dollar AS. Pertama kali rilis 2024 dengan harga 600 dollar AS.

Kenaikan harga sebagian model memang bisa dikaitkan dengan inflasi.

Misalnya, Xbox Series S yang dijual 300 dollar AS pada 2020 kini setara 375 dollar AS pada Agustus 2025. Series X yang debut 500 dollar AS juga nilainya sudah mendekati 625 dollar AS jika disesuaikan inflasi.

Namun, kenaikan paling tajam terjadi pada model-model baru. Xbox Series X Digital dan Galaxy Special Edition kini 33 persen lebih mahal dibanding harga rilisnya pada 2024. Inflasi setahun jelas tidak cukup untuk menjelaskan lonjakan sebesar itu.

Kenaikan harga Xbox ini kemungkinan bakal berdampak di pasar ritel Indonesia. Sebagai informasi, Xbox dipasarkan di Indonesia oleh peritel pihak ketiga, bukan langsung oleh Microsoft.

Tren berbeda 

Biasanya, produsen menurunkan harga konsol beberapa tahun setelah peluncuran karena biaya produksi menurun dan komponen makin murah. Kini, pola tersebut tampak berubah.

Biaya manufaktur konsol masih tinggi akibat ketidakpastian tarif dagang dan melambatnya hukum Moore yang selama puluhan tahun membuat perangkat lebih kuat bisa diproduksi lebih murah.

Akibatnya, konsumen justru menghadapi perangkat yang semakin mahal meski usianya bertambah.

Dengan harga terbaru, Xbox Series X Galaxy Special Edition tembus 800 dollar AS, setara hampir Rp 13 juta. Angka ini menempatkan konsol seri ini di luar jangkauan sebagian besar gamer kasual.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.