TNI Tegaskan Dukungan Penuh Program Siskamling, Bukan Intervensi Sipil

Jakarta, TNI AD, siskamling, Mendagri, TNI Tegaskan Dukungan Penuh Program Siskamling, Bukan Intervensi Sipil

TNI menegaskan dukungannya terhadap pengaktifan kembali Siskamling di seluruh Indonesia, menanggapi imbauan Mendagri untuk memperkuat keamanan lingkungan. 

Keterlibatan aparat teritorial dipastikan bukan bentuk campur tangan terhadap masyarakat sipil. Namun sebagai bentuk kemanunggalan antara TNI dan rakyat. 

"Kerja sama ini adalah wujud dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, bukan bentuk intervensi. Saya tegaskan, tidak ada niat TNI untuk mencampuri urusan sipil," ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, dalam konferensi pers di Kantor Kemenhan, Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Siskamling: Tradisi yang Terbukti Efektif Menjaga Keamanan

Brigjen Frega menilai, siskamling adalah tradisi yang sudah lama ada di masyarakat dan terbukti efektif dalam menjaga keamanan di tingkat lingkungan.

 “Siskamling pastinya positif. Dulu, kita semua pernah melihat sendiri bagaimana sistem keamanan lingkungan melibatkan masyarakat, seperti yang ada di lingkungan RT atau RW,” ujarnya.

Frega juga menekankan bahwa keterlibatan TNI melalui Babinsa (Bintara Pembina Desa) dalam mendukung siskamling bukanlah bentuk intervensi terhadap masyarakat sipil. 

TNI tetap berpegang pada prinsip-prinsip demokrasi yang diamanatkan dalam undang-undang, namun ia menegaskan bahwa prioritas utama adalah menjaga keamanan dan stabilitas, yang sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami memahami prinsip demokrasi dan mematuhi undang-undang yang ada, namun kita juga harus patuh pada arahan Presiden, yang mengutamakan keamanan dan stabilitas,” tambahnya. Frega menegaskan bahwa jika ada gangguan terhadap keamanan, hal itu bisa berdampak pada sektor lainnya, seperti ekonomi dan sosial.

TNI AD Mendukung Penuh Kegiatan Siskamling

TNI Angkatan Darat (TNI AD) juga memastikan dukungannya terhadap kegiatan siskamling, yang diimbau oleh Mendagri. 

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, mengatakan bahwa jajaran TNI AD akan bekerja sama dengan kepolisian dan pemerintah daerah untuk memperkuat sistem keamanan lingkungan.

“Di semua daerah, kita akan mendukung penuh kegiatan ini. Kami akan berkolaborasi dengan Kodim, Koramil, dan kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah,” ujar Wahyu di Gedung Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Menurut Wahyu, sinergi antara TNI dan Polri sudah berjalan dengan baik di lapangan, dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak kehadiran TNI-Polri di masyarakat.

Mendagri Dorong Kepala Daerah Cek Langsung Pos Ronda

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian secara resmi menginstruksikan semua kepala daerah untuk menghidupkan kembali Siskamling sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan di tingkat lokal. 

Instruksi ini dikuatkan dengan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada semua gubernur, bupati, dan wali kota di Indonesia.

Tito menilai bahwa Siskamling, bersama dengan Pos Ronda, merupakan metode yang efektif dalam mencegah gangguan ketentraman dan ketertiban umum.

“Keamanan bukan hanya tugas aparat negara, tapi merupakan tanggung jawab kita semua,” kata Tito dalam keterangan resmi yang diterima pada Jumat (12/9/2025).

Mendagri juga mendorong kepala daerah untuk tidak hanya mengimbau, namun juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan Pos Ronda dan sistem keamanan lingkungan berjalan dengan baik.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul dan Mendagri Terbitkan Surat Edaran, Minta Semua Kepala Daerah Hidupkan Lagi Siskamling.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.