Evolusi Game Tembak-menembak "FPS", Bukan Berawal dari Counter-Strike

Game, call of duty, doom, Counter-Strike, Quake, maze war, Evolusi Game Tembak-menembak, Game FPS pertama: Maze War, Dari Battlezone hingga Midi Maze, Kemunculan Wolfenstein 3D dan Doom, Lahirnya Counter-Strike, Game FPS masuk ke konsol, Game Call of Duty muncul, Game FPS semakin populer

Saat menyebut game dengan genre tembak-menembak dari sudut pandang pertama (First-Person Shooter/FPS), banyak orang langsung teringat pada Counter-Strike (CS).

CS adalah salah satu game FPS bikinan Valve yang populer sejak era 1990-an hingga sekarang. Kini, game terbaru CS, yaitu Counter-Strike 2 (CS2) jadi game paling populer di Steam.

Nah, karena kepopulerannya, mungkin ada orang yang mengira CS adalah game FPS pertama yang ada di dunia. Namun, hal ini kurang akurat. Sebab, sejarah game FPS ternyata dimulai jauh sebelum Counter-Strike lahir.

Game FPS pertama: Maze War

Game, call of duty, doom, Counter-Strike, Quake, maze war, Evolusi Game Tembak-menembak, Game FPS pertama: Maze War, Dari Battlezone hingga Midi Maze, Kemunculan Wolfenstein 3D dan Doom, Lahirnya Counter-Strike, Game FPS masuk ke konsol, Game Call of Duty muncul, Game FPS semakin populer

Ilustrasi game Maze War.

Perjalanan genre FPS bisa diterik mundur ke sekitar tahun 1973. Pada saat itu, ada sebuah game berjudul Maze War yang dikembangkan di pusat penelitian NASA Ames Research Center di Amerika Serikat (AS).

Game ini sederhananya menampilkan seorang karakter yang sedang menjelajahi sebuah labirin dengan kamera sudut pandang orang pertama.

Misinya adalah menyelesaikan labirin sembari menembah musuh yang tampil di layar. Musuh ini digambarkan dengan "bola mata" yang harus ditembak oleh pemain.

Dengan mekanisme gameplay seperti ini, banyak orang yang menganggap bahwa Maze War merupakan game FPS pertama di sepanjang sejarah industri game.

Dari Battlezone hingga Midi Maze

Game, call of duty, doom, Counter-Strike, Quake, maze war, Evolusi Game Tembak-menembak, Game FPS pertama: Maze War, Dari Battlezone hingga Midi Maze, Kemunculan Wolfenstein 3D dan Doom, Lahirnya Counter-Strike, Game FPS masuk ke konsol, Game Call of Duty muncul, Game FPS semakin populer

Tampilan gameplay Battlezone.

Memasuki tahun 1980-an, mesin game arcade menjadi pusat hiburan para gamer. Salah satu game FPS awal yang sukses di pasaran adalah Battlezone dari Atari yang dirilis di era ini.

Game ini memungkinkan pemain mengendalikan kendaraan tempur tank dalam dunia 3D dengan kualitas grafis vektor sederhana. Misi pemain adalah menembak beragam obyek berbahaya yang ada di hadapan mereka. 

Kala itu, Battlezone cukup populer dan diklaim sudah diproduksi hingga 15.000 unit mesin arcade. Dahulu, satu mesin arcade biasanya memang hanya bisa menjalankan satu game saja.

Kemudian pada 1987, muncul sebuah game FPS PC buatan Xanth Software F/X dengan judul Midi Maze. Game FPS ini memungkinkan pemain menelusuri sebuah labirin dengan menembak target yang selalu bergerak. 

Game ini kabarnya menjadi cikal bakal mode permainan banyak orang (multiplayer) dan peperangan antar tim (deathmatch) di game FPS. Sebab, Midi Maze bisa menampung hingga 16 pemain secara untuk perang bersamaan lewat jaringan lokal.

Kemunculan Wolfenstein 3D dan Doom

Game, call of duty, doom, Counter-Strike, Quake, maze war, Evolusi Game Tembak-menembak, Game FPS pertama: Maze War, Dari Battlezone hingga Midi Maze, Kemunculan Wolfenstein 3D dan Doom, Lahirnya Counter-Strike, Game FPS masuk ke konsol, Game Call of Duty muncul, Game FPS semakin populer

Ilustrasi game FPS Wolfenstein 3D.

Memasuki era 1990-an, pengembang (developer) game tampaknya mulai tertarik membuat game FPS.

Pada saat itu, developer game asal AS yang kini berada di bawah naungan Xbox Game Studios, id Software membuat dua seri game FPS ikonik. Kedua game itu berjudul Wolfenstein 3D (1992) dan Doom (1993). 

Wolfenstein 3D mewajibkan pemain lari dari penjara bawah tanah sembari membasmi beragam musuh tentara ala Perang Dunia II yang ada di sekitarnya. 

Sementara itu, Doom merupakan game FPS yang memungkinkan pemain menembak sekaligus membunuh beragam monster hingga iblis yang datang dari dunia gaib. 

Untuk menjalankan misi, kedua game ini menghadirkan sistem senjata dan senapan, sehingga musuh-musuh yang ada di hadapan pemain akan bisa dieliminasi dengan mudah. 

Kemunculan Quake, Rainbow Six Siege, dan Half-Life

Tahu game FPS seri Quake dan Rainbow Six Siege? Kedua game ini dibuat dan dirilis pertama kali di PC di pengujung era 1990-an, tepatnya di 1996 dan 1998. 

Quake adalah game buatan id Software yang kembali mengguncang industri game FPS. Di game ini, pemain bisa menelusuri dunia 3D yang lebih bagus dari dua game sebelumnya sembari berburu alien yang sedang menginvasi dunia.

Kemudian Rainbow Six Siege adalah game FPS buatan Red Storm Entertainment yang berkolaborasi dengan penulis novel thriller kenamaan, Tom Clancy.

Dalam game ini, pemain akan memimpin suatu pasukan untuk melawan sekaligus mengeliminasi jaringan teroris global dari muka bumi.

Di tahun yang sama, Valve merilis sebuah game FPS berbasis cerita dengan judul Half-Life. Misi pemain di game ini adalah menelusuri sekaligus "membersihkan" masalah dan monster alien yang timbul dari eksperimen yang gagal. 

Lahirnya Counter-Strike

Game, call of duty, doom, Counter-Strike, Quake, maze war, Evolusi Game Tembak-menembak, Game FPS pertama: Maze War, Dari Battlezone hingga Midi Maze, Kemunculan Wolfenstein 3D dan Doom, Lahirnya Counter-Strike, Game FPS masuk ke konsol, Game Call of Duty muncul, Game FPS semakin populer

Gameplay Counter-Strike 1999.

Setahun setelahnya alias pada 1999, Valve membuat sebuah game modifikasi (mod) dari Half-Life yang bernama Counter-Strike. 

Game ini memungkinkan pemain memilih satu sisi tim, Terrorist (T) atau Counter-Terrorist (T), dan membasmi musuh serta berperang satu sama lain dengan mode kamera FPS. 

Misi ekstranya adalah tim Terrorist menanamkan dan meledakkan bom di beberapa titik, sedangkan Counter-Terrorist bisa menjinakkan bom untuk menang. 

Kemudian, tim CT juga bisa menyelamatkan orang-orang yang disandera oleh tim T agar bisa memenangkan pertandingan. 

Di awal 2000-an, game ini bisa dibilang cukup digandrungi banyak pemain di seluruh dunia.

Game ini cukup seru karena kami bisa memainkannya bersama teman atau menguji kemampuan berperang dengan melawan teman atau orang lain secara online.

Game FPS masuk ke konsol

Game, call of duty, doom, Counter-Strike, Quake, maze war, Evolusi Game Tembak-menembak, Game FPS pertama: Maze War, Dari Battlezone hingga Midi Maze, Kemunculan Wolfenstein 3D dan Doom, Lahirnya Counter-Strike, Game FPS masuk ke konsol, Game Call of Duty muncul, Game FPS semakin populer

Ilustrasi gameplay Medal of Honor (1999) PS1.

Kepopuleran game CS di warnet juga menjadi awal mula ekspansi game perang FPS ke konsol. Kala itu, ada game peperangan alien Halo: Combat Evolved (2001) yang dirilis di platform Xbox. 

Game ini memperkenalkan mekanisme kontrol untuk game FPS ke joystick alias controller, mekanisme checkpoint dan regenerasi, serta memperkenalkan sistem peperangan modern lainnya.

Konsol PlayStation (PS1) juga sebenarnya mendapatkan beberapa game FPS di akhir 1990-an, seperti game Kileak: The DNA Imperative (1994), Doom (1995), Disruptor (1996), dan Medal of Honor (1999). 

Kileak: The DNA Imperative menceritakan seorang pilot yang menelusuri penelitian rahasia di area Antartika, sementara Doom merupakan game yang sama seperti di PC di atas, namun diadaptasi ke konsol. 

Disruptor memungkinkan pemain menjalankan misi sebagai kadet militer melawan rezim diktator, sedangkan Medal of Honor menceritakan tentang perjalanan seorang prajurit di era Perang Dunia II.

Game Call of Duty muncul

Game, call of duty, doom, Counter-Strike, Quake, maze war, Evolusi Game Tembak-menembak, Game FPS pertama: Maze War, Dari Battlezone hingga Midi Maze, Kemunculan Wolfenstein 3D dan Doom, Lahirnya Counter-Strike, Game FPS masuk ke konsol, Game Call of Duty muncul, Game FPS semakin populer

Gameplay Call of Duty 2003.

Lalu pada tahun 2003, Infinity Ward membuat satu seri game populer yang terus dikembangkan dan namanya dikenal hingga kini, yaitu Call of Duty.

Berbeda dari game lain, Call of Duty memungkinkan pemainnya menyelesaikan beragam misi di Perang Dunia II dengan berbagai sudut pandang cerita dan negara.

Ini memungkinkan pemain mengetahui latar belakang masing-masing pihak ketika berperang di era Perang Dunia II, sehingga ini akan melibatkan emosional dan rasa pemain.

Seiring berjalannya waktu, game Call of Duty terus dikembangkan dengan jalan cerita baru.

Di antaranya seperti Call of Duty dari sub-seri "Modern Warfare" untuk fokus di persenjataan canggih, "Black Ops" untuk perang psikologis dan politik, hingga Warzone dengan mode online populer battle royale.

Game FPS semakin populer

Game, call of duty, doom, Counter-Strike, Quake, maze war, Evolusi Game Tembak-menembak, Game FPS pertama: Maze War, Dari Battlezone hingga Midi Maze, Kemunculan Wolfenstein 3D dan Doom, Lahirnya Counter-Strike, Game FPS masuk ke konsol, Game Call of Duty muncul, Game FPS semakin populer

Pengujian main game Counter-Strike 2 di Lenovo Legion. Game mendapatkan 67 fps dalam konfigurasi Performance, full fan speed, dan resolusi 1.280 x 800 piksel

Mulai tahun 2000-an, banyak studio game yang membuat game FPS yang masih dikenal hingga sekarang. 

Sebut saja seperti game peperangan FPS seri Battlefield, Far Cry, Team Fortress, Left 4 Dead, Crysis, Titanfall, Borderlands, hingga Bioshock.

Di tahun 2010-an, game FPS ini kemudian berevolusi lagi menjadi game peperangan yang menawarkan mode survival, seperti Player Unknown's Battleground (PUBG) hingga Fortnite

Selain itu, ada beberapa game FPS yang dibalut dengan mekanisme peran (role) di satu tim. Di antaranya seperti Valorant, Overwatch, hingga Apex Legends. 

Game klasik tentunya tak mau kalah. Valve terus mengembangkan Counter-Strike dan kini menjadi Counter-Strike 2 (CS2) yang dirilis pada 2023 lalu. 

Beberapa game FPS kenamaan juga kini menghadirkan turnamen e-sports dengan hadiah bervariasi. 

Sejumlah game yang kompetisi e-sports-nya populer adalah Counter-Strike, Call of Duty, Rainbow Six Siege, Ovewatch, Valorant, PUBG, hingga Halo, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Gameopedia, Senin (15/9/2025). 

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.