Menggenggam Samsung Galaxy A17 5G, HP Rp 3 Jutaan dengan Tampilan Premium
Samsung merilis Galaxy A17 5G di Indonesia pada akhir Agustus lalu sebagai "senjata" baru di pasar ponsel kelas menengah (mid-range) di Indonesia.
Agar dapat menarik minat konsumen, ponsel ini dibalut dengan desain punggung yang mirip seperti ponsel lipat Galaxy Z Fold 7 nan elegan. Deretan kamera yang ada pada Samsung A17 5G ini disusun secara vertikal dalam sebuah modul berbentuk elips.
Bedanya, warna modul kamera Galaxy A17 5G ini berwarna hitam, sementara modul kamera Galaxy Z Fold 7 mengusung warna senada dengan bodi perangkat.
Selain modul kameranya, varian warna Samsung Galaxy A17 5G juga sekilas sama seperti Galaxy Z Fold 7.
Ponsel ini hadir dalam varian warna Blue, Gray, dan Black, dan ketiga varian warna ini sama seperti Galaxy Z Fold 7 dengan julukan warna Blue Shadow, Silver Shadow, dan Jetblack.
Varian warna yang KompasTekno pegang kali ini adalah warna "jagoan", yaitu Blue. Varian ini menampilkan warna biru tua yang "kalem" dan tidak mencolok mata.
Kendati warnanya serupa, sensasi menyentuh punggung Samsung A17 5G tentunya sangat jauh berbeda dengan Galaxy Z Fold 7.
Hal ini terbialng wajar karena harga kedua perangkat memang selisih sangat jauh, yaitu Rp 3,7 juta berbanding Rp 28,5 juta.
Di ponsel terbaru Galaxy A-Series terbaru di Indonesia itu, bagian punggung perangkat mengusung material polikarbonat. Sementara di ponsel lipat, punggung dilapisi dengan material ceramic yang terasa lebih kokoh.
Adapun pelapis atau finishing cangkang Samsung Galaxy A17 5G sendiri tidak glossy, melainkan doff atau matte. Finishing ini yang mudah kotor terkena minyak, keringat, atau bekas sidik jari.
Layar lega dan mulus
Tampilan layar Samsung Galaxy A17 5G.
Beralih ke bagian depan, Samsung A17 5G memiliki layar yang sama luas dan leganya seperti Samsung A16 5G.
Ponsel ini mengusung layar dengan panel Super AMOLED 6,7 inci resolusi Full HD Plus, serta refresh rate 90 Hz untuk membuat pergerakan animasi di layar lebih mulus.
Layar perangkat ini juga terbilang cukup nyaman dipakai untuk menonton di luar ruangan atau di bawah sinar matahari terik. Sebab, ponsel ini punya tingkat kecerahan layar mencapai 800 nit.
Meski demikian, bagian bawah bezel alias "dagu" layar ponsel ini tampak cukup tebal, lebih tebal dari sisi-sisi layar lainnya.
Selain itu, Samsung juga masih mempertahankan "poni" kamera depan dengan desain ala huruf "U" alias "Infinity-U".
Ini tidak seperti Galaxy A36 atau A56 yang sudah pakai desain modul kamera depan yang terbilang lebih modern, yaitu punch hole.
Nah, desain bezel bawah dan modul kamera depan ini bisa dibilang akan cukup mengganggu pengalaman menonton, terutama mereka yang gemar menonton film dengan tampilan layar penuh alias full screen.
Lebih enak dan nyaman dipegang
Desain bingkai Galaxy A17 5G yang bikin nyaman digenggam.
Samsung Galaxy A17 5G memang punya layar yang masih sama seperti Galaxy A16 5G. Namun, ponsel ini terasa lebih enak dan nyaman dipegang dari pendahulunya.
Kenapa? Karena dimensi ketebalan ponsel terbaru Galaxy A-Series ini lebih tipis dengan 7,5 mm, turun dari 7,9 mm.
Kemudian, ponsel ini juga sedikit lebih ringan dengan bobot 192 gram, turun juga dari 200 gram.
Desain bingkai (frame) perangkat, yang mengadopsi bentuk datar (flat), juga seakan menjadi poin plus bagi mereka yang ingin ponsel yang nyaman digenggam berlama-lama.
Pasalnya, bentuk frame yang datar memungkinkan tangan pengguna bisa menggenggam perangkat dengan erat, tanpa khawatir ponsel jatuh karena licin.
Tetapi perlu diingat, seperti disebutkan di atas, punggung Samsung Galaxy A17 5G tidak "ramah" dengan bekas sidik jari atau minyak.
Sehingga, pengguna harus memakai pembungkus (casing) ponsel supaya lebih nyaman lagi ketika memegang Samsung A17 5G berlama-lama.
Menyoal casing, pengguna harus membeli aksesori ini secara terpisah. Sebab, ponsel ini tak disertai dengan casing di dalam kotak penjualan.
Ada Gemini Live dan jaminan upgrade OS 6 tahun
Samsung Galaxy A17 5G menampilkan layar informasi software.
Dengan penjabaran desain di atas, Samsung Galaxy A17 5G bisa dibilang merupakan ponsel yang cocok bagi mereka yang ingin punya smartphone mid-range dengan desain ala ponsel premium Samsung.
Beberapa kekurangan di atas, seperti material punggung, bezel, dkk agaknya bisa ditoleransi dengan keunggulan lain yang dimiliki ponsel ini.
Salah satunya adalah dukungan Gemini Live yang biasa hadir di banyak perangkat flagship Samsung.
Dengan Gemini Live, pengguna bisa memakai kamera ponsel untuk berdiskusi atau bertanya dengan asisten AI Google, Gemini tentang apa yang sedang dibidik kamera secara langsung.
Pengguna juga bisa memakai fitur Circle to Search untuk mencari informasi di meisn pencari Google dengan cara melingkari segala sesuatu yang ada di layar.
Satu nilai jual lainnya dari Samsung A17 5G adalah jaminan pembaruan (upgrade) sistem operasi (OS) dan sistem keamanan (security update) hingga enam tahun.
Saat ini, salah satu ponsel teranyar Samsung di Indonesia itu menjalankan OS Android 15 dengan tampilan antarmuka (UI) 7.0.
Artinya, pengguna akan dapat dukungan upgrade OS hingga Android 21 di masa depan, jika nama OS Android tersebut akan tetap mengikuti urutan penomoran.
Jaminan pembaruan ini memungkinkan pengguna tak perlu khawatir akan tingkat kemulusan dan keamanan perangkat selama enam tahun ke depan.
Spesifikasi dan harga Samsung Galaxy A17 5G
Kotak penjualan Samsung Galaxy A17 5G.
Samsung Galaxy A17 5G dibekali dengan tiga kamera belakang yang masing-masing memiliki resolusi 50 MP (OIS), 5 MP (ultrawide), dan 2 MP (macro). Di bagian depan, ada kamera selfie 13 MP untuk berswafoto.
Performa ponsel ini mengandalkan chipset Exynos 1330 yang dikombinasikan dengan RAM 8 GB, media penyimpanan (storage) 256 GB, serta baterai 5.000 mAh yang didukung pengisian cepat 25W.
Fitur pendukung lain yang ada di HP terbaru Samsung Galaxy A-Series ini adalah pelindung layar Gorilla Glass Victus, tingkat ketahanan terhadap air dan debu IP54, Side Fingerprint, NFC, Bluetooth 5.3, 5G, dan masih banyak lagi.
Di Indonesia, Galaxy A17 5G tersedia dalam varian warna Blue, Gray, dan Black. Ponsel ini sudah bisa didapatkan dengan harga Rp 3,7 juta.
Sebelum membeli, ada baiknya melihat video hands-on ponsel ini terlebih dahulu di Instagram KompasTekno yang bisa ditonton di bawah ini.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.