Review Infinix GT 30 Pro: Gaming Kencang, Kamera Oke, Harga Terjangkau!

Infinix GT 30 PRO, ini andalan terbaru dari Infinix untuk smartphone gaming.

Tahun 2024 lalu kita udah review pendahulunya, Infinix GT 20 Pro yang kencang dan sering masuk rekomendasi kami. Nah, APAKAH Infinix GT 30 Pro ini bisa melanjutkan kesuksesan dari GT Series pendahulunya? Potensinya ada sih, karena mereka menghadirkan peningkatan yang cukup signifikan.

Apa saja? Kita akan bahas! Tapi, kita mulai dari paket penjualan dulu.

Paket Penjualan

  • unit smartphone, dengan screen protector yang sudah langsung terpasang.
  • Charger 45W FastCharge
  • Kabel USB Type C 
  • Soft Case
  • SIM Tray Ejector
  • Paket Dokumen

Jadi, isi paket penjualannya terbilang lengkap ya.

Desain Infinix GT 30 Pro

Smartphone ini terlihat lebih kalem dari pendahulunya, tidak terkesan “ramai”. Tapi ini tetap menampilkan kesan smartphone gaming. Infinix menyebut desain ini sebagai Mecha Design with Mechanical Light Waves. Ya, di bagian belakang ini masih ada LED lighting-nya. Tapi ini dibuat lebih sederhana. Selain itu, modul kameranya juga dibuat lebih kecil, berbentuk persegi panjang, dengan aksen berwarna hijau di sekelilingnya.

Beralih ke frame, ini menggunakan desain flat dengan sudut rounded seperti ini. Untuk material, bodi smartphone ini menggunakan polikarbonat, untuk back cover dan frame.

Opsi warna ada 3:

  • Dark Flare
  • Blade White
  • Shadow Ash.

Smartphone ini juga dilengkapi dengan rating IP64. Jadi kedap terhadap debu dan aman dari cipratan air. Kena hujan tipis-tipis, masih aman. Kalau untuk dicemplungin ke dalam air, ini belum bisa.

Dimensi:

  • Tinggi 163.7 mm
  • Lebar 75.8 mm
  • Tebal 7.99 mm
  • Bobotnya sekitar 188 gram. Jadi masih tergolong ringan, dan tidak tebal.

Sisi-Sisi Smartphone

Sisi Kanan: Tombol power, volume up/down, dan ada 2 buah tombol sentuh yang disebut “GT Trigger”.

Sisi Atas: Lubang microphone, IR Blaster, dan grill speaker

Sisi Kiri: kosong

Sisi Bawah: Sim Tray (Dual Nano SIM), lubang microphone, port USB C, dan grill speaker.

Kualitas speakernya bagi kami ini sudah tergolong oke. Separasinya juga lumayan berasa. Sayangnya, di volume tinggi, suara jadi agak pecah dan treble bisa terasa tajam. Jadi, saran kami, volume sebaiknya jangan diatur ke tingkat yang terlalu tinggi. Volume 70% masih terasa cukup lantang dan suara tidak terlalu pecah.

Sisi Depan:

  • Layar 6.78” – AMOLED
  • Resolusi 1.5K (2720 x 1224 piksel)
  • Refresh Rate: up to 144 Hz, adaptif dari 60 Hz sampai 120 Hz.

Sedikit catatan, kami belum bisa menemukan skenario dimana layar dapat berjalan di 144 Hz.

  • Bisa AOD, hingga 10 detik. AOD ini bisa terus menyala alias “always on”, tapi hanya saat charging saja.
  • Brightness: Diklaim bisa bisa sampai 1600 nits untuk high brightness mode.

Berdasarkan hasil pengujian kami, layar smartphone ini memiliki tingkat kecerahan di kisaran 720 nits di kondisi normal, dan bisa mencapai 1845 nits untuk simulated outdoor. Klaim infinix terbukti di sini. Sementara untuk peak brightness yang diklaim bisa sampai 4500 nit, kami tidak uji di sini ya. Karena tingkat brightness setinggi ini seharusnya hanya untuk titik kecil di layar saja.

  • Color Gamut: diklaim mencapai 100% DCI-P3.

Di sini terdapat 2 mode warna, ada Original color dengan gamut coverage 99.2% DCI-P3 dan Gamut Volume 126.9% DCI-P3. Lalu ada Bright-colored, dengan gamut coverage 97.3% DCI-P3 dan gamut volume 113.6% DCI-P3. Sayangnya, di sini belum ada mode warna yang mendekati 100% sRGB yang akan lebih cocok kalau mau tuning warna foto atau video di smartphone ini. Tapi dengan layar yang “gonjreng” ini, pengalaman menikmati konten atau bermain game di smartphone ini jadi makin asik.

  • Layar ini juga sudah dilindungi dengan Corning® Gorilla® Glass 7i. 
  • Sertifikasi: TÜV LOW Blue Light Certification.
  • Layar ini juga dilengkapi dengan  In-Display Fingerprint Scanner.
  • Bezel layar, ini sudah tergolong tipis dan simetris di keempat sisinya.
  • Di bezel atas layar, terdapat earpiece.
  • Ada kamera Selfie yang ditempatkan dalam sebuah punch hole:
    • 13 MP, f/2.2, Fix Focus
    • Video Rec. up to 4K30

Sisi Belakang:

  • Kamera Utama
    • 108 MP, f/1.89, Auto Focus
    • Video rec. mendukung sampai 4K60.
  • Kamera Ultrawide
    • 8 MP, f/2.2, field of View 111.4°, Auto Focus
    • Video rec. mendukung sampai 2K30.

Jadi, baik kamera selfie maupun utama, support perekaman hingga 4K! Dan ultrawide-nya juga bisa merekam di atas Full HD. Jarang-jarang loh di kelas harganya, ada smartphone dengan perekaman video di atas 1080p di semua kameranya. Ditambah lagi, kamera ultra-wide di smartphone ini juga sudah Auto Focus.

  • Dual LED Flash
  • Fitur: VLOG, VIDEO, AI CAM, PORTRAIT, SUPER NIGHT, SLOW MOTION, TIME-LAPSE, DUAL VIDEO, SKY SHOP, PRO (Photo), PANORAMA, DOCUMENTS, SUPER MACRO, PORTRAIT VIDEO

Spesifikasi Infinix GT 30 Pro

SoC: MediaTek Dimensity 8350 Ultimate, SoC ini spesifikasinya mirip sekali dengan Dimensity 8300 yang terkenal kencang itu.

RAM & Storage ada opsi:

  • RAM 8 GB dengan storage 256 GB, ini yang kita uji ya.
  • Ada juga RAM 12 GB dengan storage 512 GB
  • RAM menggunakan LPDDR5X, storage menggunakan UFS 4.0.

Baterai: 5500 mAh

  • 45 W FastCharge
  • 30 W Wireless Charging
  • 5 W Reverse Wireless Charging

Ini fitur yang sulit dilawan oleh kompetitornya, karena fitur wireless charging aja masih sulit kita temui di kelas harganya. Kalaupun ada itu dari Infinix sendiri. Smartphone ini juga bisa reverse wireless charging loh! Coba, smartphone mana lagi yang punya fitur ini, di kelas harganya.

Sensor:

  • Accelerometer
  • E-Compass
  • Gyroscope
  • Light Sensor
  • Proximity Sensor
  • In-Display Fingerprint

Konektivitas: 

  • 2G, 3G, 4G, 5G. Ya, ini kan pakai SoC yang sudah mendukung 5G, jadi sudah kekinian ya.
  • Wi-Fi 6
  • Bluetooth 5.4
  • Codec:
    • SBC
    • AAC
    • Qualcomm aptX audio
    • Qualcomm aptX HD audio
    • LDAC
    • LHDC
  • NFC Multifunctions.
  • Support FM Radio, untuk menggunakannya, kita perlu menghubungkan earphone ke smartphone, melalui port USB–C.
  • USB OTG
  • Infrared Blaster Output display lewat USB C sayangnya belum didukung

Security:

  • In-Display Fingerprint
  • face unlock

OS:

XOS 15, berbasis Android 15

  • Infinix menjanjikan update Android 2x dan 3 tahun security
  • Untuk aplikasi 3rd party, bisa kami bilang ini terhitung minim dan ini bisa kita uninstall jika tidak dibutuhkan.
  • Iklan? Selama kami menggunakan smartphone ini, kami belum menemukan adanya iklan sama sekali.

Fitur-Fitur:

Ada Infinix AI yang terdiri dari banyak fitur, seperti:

  • Folax Voice, voice Assistant bawaan dari Infinix.
  • Folax Smart Touch, yang bisa mengekstrak teks dari gambar dengan mudah.
  • Call Assistant, yang bisa merangkum percakapan kita saat telepon seluler ke dalam bentuk text.

Di sini juga ada Real-Time Translator, yang bisa menerjemahkan bahasa dari lawan bicara kita seperti ini.

Fitur ini juga bisa kita gunakan di aplikasi sosial media ya. Caranya kita perlu menyalakan fitur Social Assistant terlebih dulu. Setelah itu, kita bisa telponan ataupun video call dengan bahasa masing-masing di aplikasi sosial media kita.

  • Translation Assistant, yang bisa membantu kita menerjemahkan dokumen atau website dengan mudah, seperti ini. Dan ini support Bahasa Indonesia ya.
  • Writing Assistant, yang bisa membantu kita menulis ulang teks dengan gaya bahasa yang berbeda.
    • Fitur ini juga bisa membantu kita merangkum isi artikel dengan mudah, seperti ini.
  • Recording Summary. Seperti namanya, fitur ini bisa memberikan kita rangkuman dari rekaman suara.
  • AI Wallpaper Generator. Seperti namanya, fitur ini bisa mengenerate wallpaper dengan perintah teks. Kita juga bisa meng-inputkan foto kita untuk dibuat wallpaper seperti ini. Ada banyak style yang bisa kita gunakan, Mecha, Games, dan masih banyak lagi.
  • Circle to Search? Tentunya ini juga bisa!

Simak selengkapnya lewat video berikut ini: