Penjelasan SIS Usai Penjualan Suzuki Avenis Dihentikan
Kabar kurang menyenangkan datang dari Suzuki Indomobil Sales (SIS). Mereka baru saja menghentikan penjualan Suzuki Avenis 125.
Hal tersebut diketahui dari laman resmi mereka. Motor matic ini sudah tidak lagi dipajang bersama Suzuki Nex, Address serta Burgman Street.
Suzuki Avenis 125 telah menghilang dari daftar produk dan tidak bisa dibeli lagi oleh konsumen di Tanah Air.
Pabrikan asal Jepang ini angkat bicara memberikan penjelasan terkait penghentian penjualan Suzuki Avenis 125.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ada sejumlah alasan di balik keputusan tersebut, salah satunya adalah penjualan Suzuki Avenis 125 yang masih jauh dari harapan.
Karena itu, mereka memilih untuk fokus menjual motor-motor yang lebih diminati oleh konsumen di dalam negeri.
“Saya lupa angkanya (penjualan Avenis), akan tetapi jauh di bawah Suzuki Burgman Street,” lanjut Agha.
Sebagai gambaran, Agha menyampaikan bahwa penjualan Suzuki Burgman Street mencapai 300 hingga 400 unit per bulan.
Sementara Avenis 125 hanya terjual puluhan unit saja. Oleh sebab itu, Suzuki memutuskan untuk menghentikan proses impor produk tersebut.
Sekadar mengingatkan, Suzuki Avenis 125 resmi dipasarkan di Tanah Air pada 2022. Saat itu, motor matic ini diluncurkan dalam ajang Indonesia International Motorcycle Show (IMOS).
Jika membahas spesifikasi Suzuki Avenis 125, kendaraan roda dua ini memiliki dimensi panjang 1.895 mm, lebar 710 mm serta tinggi 1.175 mm.
Sedangkan wheelbase-nya berada di angka 1.265 mm. Kemudian untuk ground clearance 160 mm dan tinggi jok 780 mm.

Secara tampilan, Suzuki Avenis 125 mengusung desain sporti. Terlihat dari garis-garis tegas yang membentang di seluruh bodinya.
Untuk urusan dapur pacu, motor ini dibekali mesin 125 cc, SOHC, berpendingin udara dengan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP).
Di atas kertas, jantung mekanis tersebut diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 8,6 hp pada 6.750 rpm dan torsi puncak 10 Nm di.500 rpm