Belkin UltraCharge Pro 25K Hadirkan Kabel USB-C Terintegrasi dan Output 140W
Membawa power bank untuk laptop seringkali berarti harus repot mengingat kabel terpisah. Belkin mencoba menghapus kerumitan itu lewat terobosan terbarunya, UltraCharge Pro Laptop Power Bank 25K. Dengan kabel USB-C yang sudah tertanam di bodinya, perangkat ini ingin memastikan Anda tidak akan pernah lagi tertinggal kabel saat bepergian.
- Kapasitas 25.000mAh yang masih aman dibawa masuk kabin pesawat.
- Kabel USB-C terintegrasi yang sudah teruji ketahanannya.
- Mendukung output tinggi hingga 140W untuk mengisi daya laptop bertenaga.
- Harga di China saat ini sekitar Rp1,1 jutaan.
Kabel USB-C Terintegrasi yang Tahan Banting
Belkin UltraCharge Pro Laptop Power Bank 25K
Daya tarik utamanya jelas terletak pada kabel USB-C anyaman yang menyatu dengan perangkat. Anda tinggal menarik dan mencolokkannya langsung ke laptop tanpa perlu mencari kabel di dalam tas. Desain ini sangat memudahkan pengguna yang sering mobile, baik itu pekerja kreatif maupun profesional yang mobilitasnya tinggi.
Kekhawatiran soal kabel bawaan yang cepat rusak coba dijawab Belkin dengan pengujian ketat. Kabel ini diklaim mampu bertahan melewati lebih dari 3.500 tekukan dan 10.000 siklus colok-cabut. Angka yang cukup memberi rasa aman bahwa kabel tanam ini tidak akan menjadi titik lemah power bank.
Selain kabel internal, perangkat tetap menyediakan satu port USB-C standar dan satu port USB-A. Dengan begitu, total ada tiga perangkat yang bisa diisi dayanya secara bersamaan, cukup untuk memenuhi kebutuhan laptop, ponsel, dan aksesori lain seperti TWS sekaligus.
Kekuatan Output 140W dan Manajemen Daya Cerdas
Kabel USB-C Terintegrasi Belkin UltraCharge Pro
Performa pengisian dayanya tidak main-main. Baik kabel internal maupun port USB-C kedua mampu mengeluarkan output maksimal 140W saat digunakan sendiri. Ini adalah modal besar untuk menghidupkan laptop-laptop modern yang membutuhkan asupan daya tinggi. Belkin bahkan menyebut bahwa output ini sanggup mengisi baterai MacBook Pro 14 inci ke 50 persen dalam waktu sekitar 28 menit.
Ketika dipakai untuk mengisi banyak perangkat, power bank pintar ini bekerja dengan protokol AVS dan PPS. Teknologi ini mengatur tegangan secara dinamis, mengurangi panas, dan membagi daya secara efisien. Pada skenario dua port, outputnya terbagi menjadi 140W lewat USB-C dan 18W dari USB-A. Jika ketiga port aktif, dua jalur USB-C akan menyuplai 70W masing-masing sementara port USB-A tetap mengeluarkan 18W.
Untuk mengisi ulang baterainya yang besar, tersedia input 90W lewat USB-C. Kecepatan ini membantu memangkas waktu pengisian secara signifikan dibanding power bank dengan input standar. Anda tak perlu menunggu terlalu lama untuk bisa membawa sumber daya ini kembali ke mana pun.
Desain dan Fitur Penunjang
Port dan Layar LED Belkin UltraCharge Pro
Dengan dimensi 89 x 26 x 164mm dan bobot 581 gram, bodinya memang tidak bisa dibilang mungil. Namun, ukuran ini terbilang wajar untuk sebuah power bank berkapasitas 25.000mAh yang masih sesuai dengan regulasi maskapai penerbangan. Rangka bodinya dibuat dengan sudut melengkung agar mudah dimasukkan dan dikeluarkan dari tas laptop.
Di bagian depan, tersemat layar LED kecil yang menampilkan informasi berguna secara real-time, mulai dari persentase baterai hingga status pengisian. Perangkat hadir dalam pilihan warna yang netral dan mudah diselaraskan dengan gadget lain, yaitu Hitam, Putih, dan Sand.
Dari sisi keamanan, Belkin membekalinya dengan chip perlindungan pintar ganda. Ada juga pemantauan suhu secara real-time, perlindungan dari tegangan dan arus berlebih, serta material penutup yang tahan api. Semua ini sudah lolos standar keamanan internasional dan sertifikasi 3C untuk pasar China.
Potensi Rilis di Indonesia
Saat ini, Belkin UltraCharge Pro Laptop Power Bank 25K baru resmi meluncur di China melalui platform JD.com. Harganya dipatok 529 yuan atau sekitar Rp1,1 jutaan. Belum ada informasi resmi apakah perangkat ini akan dipasarkan secara global, termasuk ke Indonesia. Namun melihat rekam jejak Belkin yang kerap membawa produknya ke ritel lokal dalam beberapa bulan setelah rilis perdana, kehadirannya di tanah air cukup masuk akal untuk dinantikan.