Simpati Woman Rally Team Bertekad Tunjukkan Kualitas
Dunia motorsport Indonesia memberikan warna baru. Salah satunya dengan kehadiran Simpati Woman Rally Team (SWRT).
Sebuah tim rally yang berisikan pembalap wanita berbakat Tanah Air, yakni Diva Zahra, Larasati dan Patricia Revalina.
Ketiganya dibentuk atas inisiasi Rifat Sungkar, sebagai komitmen untuk membuka ruang lebih besar bagi perempuan agar dapat berprestasi di dunia rally dalam negeri.
Kehadiran Simpati Woman Rally Team, menjadi simbol bahwa wanita mampu bersaing dan disejajarkan dengan para pereli pria.

“Tiga tahun terakhir saya melihat langsung bagaimana perkembangan para pereli wanita ini, terutama Diva yang menunjukkan dedikasi dan progres luar biasa,” ungkap Rifat di Jakarta, Selasa (26/05).
Rifat menjelaskan bahwa, konsistensi menjadi salah satu fondasi utama terbentuknya tim yang berisikan tiga wanita tersebut.
Selain itu, mereka hadir mengusung visi menjadi tim rally wanita terbaik di Indonesia. Kemudian mampu bersaing dengan pereli lain.
Kemudian dapat menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di dunia otomotif. Sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia.
“Dari situ saya semakin yakin bahwa perempuan Indonesia memiliki kemampuan yang sangat kompetitif di dunia rally,” lanjut Rifat.
Lebih jauh disebutkan bahwa keinginan Rifat membentuk sebuah tim reli wanita terinspirasi dari sang ibunda, yakni Kamaria Ekawanti Gondokusumo alias Ria Sungkar.
Mengingat ibu Rifat Sungkar tersebut sudah berkiprah di dunia rally nasional sejak 1972. Kemudian masih sempat ikut kompetisi pada periode 2000-an.
Ria menjadi salah satu contoh nyata bagi Rifat bahwa wanita Indonesia memiliki banyak kemampuan, termasuk berprestasi di ajang motorsport.
“SWRT dibentuk bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membuka jalan dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan muda agar berani masuk ke dunia motorsport,” tegas Rifat.
Pada musim 2026, SWRT akan mengikuti rangkaian kejuaraan nasional sprint rally yang terdiri dari empat putaran.
Putaran kedua akan digelar di Jawa Tengah di 7 Juni 2026, dilanjutkan ketiga di Jawa Timur, keempat di Jawa Tengah dan kelima di Jakarta pada 1 November 2026.

Dalam kompetisi tersebut, Diva Zahra bersama navigator Reza (Echa) akan turun di kelas F3 menggunakan Honda Jazz.
Larasati berkolaborasi bersama navigator senior, yaitu Emay Ahmad, juga berlaga di kelas F3 dengan Toyota Ist.
Sementara Patricia Revalina akan berpasangan dengan Bagus Wahyu Kurniawan di kelas F1 menggunakan Honda Jazz.