Laku Keras, MacBook Neo Warna Citrus Jadi Rebutan
Antusiasme pasar terhadap laptop berwarna cerah belakangan ini terlihat semakin tinggi. Tren perangkat dengan desain colorful dan tampilan lebih ekspresif mulai diminati banyak kalangan, terutama generasi muda hingga pengguna yang baru pertama kali mencoba ekosistem Apple.
Fenomena itu terlihat dari tingginya minat terhadap warna Citrus dari MacBook Neo yang disebut menjadi salah satu warna paling diburu sejak produk terbaru ini diperkenalkan ke publik. Bahkan, stok warna tersebut dikabarkan sempat habis di sejumlah negara tak lama setelah masa pre-order dibuka.
Ini merupakan lini laptop terbaru Apple yang hadir dengan konsep lebih ringan, penuh warna, dan menyasar pengguna entry-level. Dalam peluncurannya di Indonesia melalui Digimap, antusiasme konsumen disebut sangat tinggi, terutama untuk varian Citrus yang tampil mencolok dibanding warna laptop pada umumnya.
Sambutan pasar untuk laptop ini juga disebut di luar ekspektasi. MacBook Neo menjadi lini baru yang menawarkan pengalaman menggunakan MacBook dengan lebih berwarna dan harga yang lebih mudah dijangkau.

“Entusiasmenya benar-benar luar biasa, karena kan this is the first time ever kita ngeluarin produk MacBook. Jadi sebenarnya bisa dibilang new line up untuk MacBook yang secara harga lebih affordable,” ujar Farah Fausa Winarsih, GM Marketing Apple Business PT MAP Zona Adiperkasa di Jakarta pada Jumat, 22 Mei 2026.
Ia juga menjelaskan bahwa warna menjadi salah satu daya tarik utama laptop tersebut. Apple menghadirkan empat pilihan warna, yakni Blush, Indigo, Citrus, dan Silver, yang dinilai lebih dekat dengan selera anak muda saat ini.
“Apalagi warna Citrus, warna hero color-nya kita itu udah habis dimana-mana gitu loh,” kata Farah.
Tak hanya di Indonesia, kondisi serupa juga terjadi di berbagai negara lain. Ia menyebut stok MacBook Neo warna Citrus sempat sold out di sejumlah wilayah Asia, Eropa, hingga Amerika karena tingginya permintaan pasar.
“Begitu kita buka pre-order, mereka langsung bener-bener buru-buru datang ke store untuk pre-order,” lanjutnya.
Meski identik dengan anak muda, pembeli MacBook Neo ternyata tidak hanya berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Banyak pengguna dewasa yang baru pertama kali mencoba MacBook juga memilih seri ini sebagai perangkat awal mereka.

Menurut Farah, sebagian besar pembeli berasal dari kalangan mahasiswa jurusan bisnis, public relations, hingga pengguna yang membutuhkan laptop untuk aktivitas harian dan pembuatan konten ringan.
Visual artist Muklay yang ikut terlibat dalam kolaborasi peluncuran produk ini juga mengaku tertarik dengan desain MacBook Neo sejak pertama kali melihatnya di Jepang. Ia bahkan menyebut warna Citrus menjadi varian yang paling mencuri perhatian.
“Dan ternyata memang yang Citrus tuh udah sold out juga (saat ia bepergian ke Jepang). Nah terus gue tertariknya memang karena apapun produk Apple yang warna-warni,” ujar Muklay.
Ia menilai MacBook Neo menjadi salah satu laptop Apple dengan desain paling playful dan cocok dipakai generasi muda yang gemar bekerja dari kafe atau tempat umum.
“Kayaknya oke juga dan ini MacBook ter-funky sih sebenarnya yang rilis oleh Apple,” katanya lagi.
Selain desain, perangkat ini juga dianggap cukup mumpuni untuk kebutuhan editing ringan hingga membuat konten media sosial. Muklay menyebut spesifikasinya sudah cukup nyaman dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.
“Nah MacBook Neo tuh kalau secara gue baca spek kayaknya cukup sih untuk kayak lo buat konten-konten buat di Apple, Instagram, dan TikTok menurut gue cukup banget,” tuturnya.
MacBook Neo hadir dalam dua varian penyimpanan. Untuk versi 13 inci 256 GB dibanderol Rp10.749.000, sedangkan versi 512 GB dijual dengan harga Rp12.999.000.
Produk ini sudah bisa dibeli langsung melalui gerai Digimap di berbagai kota di Indonesia, situs resmi, hingga official store mereka di e-commerce. Selain itu, tersedia pula berbagai promo seperti cicilan, bonus merchandise eksklusif hasil kolaborasi dengan Muklay, hingga program bundling aksesori untuk pembelian tertentu.