Mau Eksplor Tebing Breksi Jogja? Intip Dulu Sejarah, Fasilitas, dan Tiket Masuk Terbarunya

Yogyakarta

Tebing Breksi kini tidak hanya sekadar bekas tambang, melainkan salah satu Geoheritage unggulan Yogyakarta yang telah bertransformasi menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.

Di tahun 2026, kawasan ini semakin tertata dengan integrasi teknologi dan paket wisata petualangan yang lebih lengkap.Berikut adalah ulasan mendalam mengenai sejarah, daya tarik, fasilitas, dan informasi tiket masuk terbaru Tebing Breksi:

Dari Tambang Rakyat Menjadi Geoheritage

Tebing Breksi terletak di Desa Sambirejo, Prambanan, Sleman. Dahulu, area ini adalah tambang batu alam yang menjadi sumber penghidupan warga lokal. Batuan di sini terbentuk dari abu vulkanik letusan Gunung Api Purba Nglanggeran jutaan tahun silam.

Aktivitas tambang dihentikan total pada tahun 2014 setelah tim peneliti dari ITB dan UPN menemukan bahwa batuan ini merupakan jenis batuan kapur tufan langka yang memiliki nilai ilmu pengetahuan tinggi. Pada 30 Mei 2015, Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan tempat ini sebagai objek wisata.

Kini, Tebing Breksi diakui sebagai bagian dari 50 Desa Wisata Terbaik Indonesia dan menjadi pilar utama Desa Wisata Dewi Sambi.

Array,Mau Eksplor Tebing Breksi Jogja? Intip Dulu Sejarah, Fasilitas, dan Tiket Masuk Terbarunya

Desa Wisata Dewi Sambi atau Sambirejo menjadi salah satu desa wisata di wilayah Yogyakarta. Lokasinya di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY. Foto: Jauh Hari Wawan S

Daya Tarik Wisata

Tebing Breksi menawarkan pesona visual yang memukau melalui deretan tebing karst menjulang dengan tekstur alami yang telah terbentuk selama jutaan tahun. Estetika dinding batunya yang unik, dipadukan dengan sisa-sisa pahatan artistik pasca-tambang, menjadikan lokasi ini sebagai salah satu spot fotografi paling ikonik di Yogyakarta, mulai dari sekadar swafoto hingga sesi prewedding profesional.

Akses menuju puncak tebing pun sangat nyaman bagi semua kalangan; pengunjung tidak perlu mendaki secara manual karena telah tersedia anak tangga kokoh yang dipahat langsung pada badan batuan. Begitu sampai di atas, kamu akan disuguhi panorama spektakuler Kota Jogja dari ketinggian, di mana kemegahan Candi Prambanan, kegagahan Gunung Merapi, hingga siluet pesawat yang mendarat di langit senja menjadi pemandangan rutin. Tak heran jika momen matahari terbenam (sunset) menjadi waktu yang paling diburu oleh para wisatawan.

Secara geografis, destinasi yang terletak di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Prambanan ini memiliki lokasi yang sangat strategis karena bertetangga dengan objek wisata populer lainnya seperti Candi Ijo dan kompleks Keraton Ratu Boko. Lokasinya hanya berjarak sekitar 1 km sebelum Candi Ijo jika kamu mengambil jalur utama Prambanan-Piyungan.

Mencapai Tebing Breksi pun tergolong mudah meski medannya sedikit menanjak. Berjarak sekitar 17 km atau hanya 30 menit berkendara dari pusat Kota Yogyakarta, infrastruktur jalan menuju lokasi sudah sangat memadai dan dapat dilalui dengan lancar oleh berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga bus pariwisata berukuran besar.

Informasi Harga Tiket & Biaya Fasilitas (Update 2026)

Berdasarkan penyesuaian terbaru dan layanan digital yang tersedia, berikut rincian biayanya:

Harga Tiket

  1. Tiket Masuk Domestik (Weekday): Rp 10.000
  2. Tiket Masuk Domestik (Weekend/Libur): Rp 15.000
  3. Tiket Masuk Wisatawan Mancanegara: Rp 30.000
  4. Parkir Motor: Rp 2.000
  5. Parkir Mobil: Rp 5.000
  6. Parkir Bus: Rp 15.000-Rp 25.000

Tempat wisata ini mulai beroperasi lebih pagi, yaitu pukul 06.00-22.00 WIB. Pembayaran di lokasi kini sangat disarankan menggunakan QRIS atau uang elektronik untuk mempercepat antrean, meski uang tunai masih diterima.

Jika ingin berburu foto terbaik, datanglah pada pukul 16.00 WIB saat sinar matahari mulai oranye hingga golden hour, cuaca juga tidak terlalu terik. Jangan lupa gunakan alas kaki yang nyaman karena Anda akan banyak berjalan di atas permukaan batu.