Desain Akhir SUV Freelander Diungkap, Pakai Teknologi dari Huawei
Merek hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover, Freelander akhirnya mengungkap desain akhir dari SUV perdana mereka yakni Concept97.
Perlu diketahui, sebelumnya Concept97 merupakan purwarupa yang hadir sebagai perkenalan kepada konsumen.
Berbeda dari deretan produk SUV tangguh yang dihadirkan pabrikan Tiongkok saat ini, Freelander lebih mengedepankan nuansa elegan.
Jika dilihat lebih dekat lagi, identitas SUV Land Rover terlihat pada bentuk bodi dan desain headlight yang dihiasi LED horizontal.

Concept97 akan lahir di bawah nama Freelander 8 saat nanti sudah diproduksi massal dan dijual ke konsumen global.
Layaknya mobil ramah lingkungan keluaran terkini, gril Freelander 8 minimalis dan tertutup dibalut warna senada bodi.
Sensor LiDAR ditempatkan di bagian depan atas mobil. Sementara rancangan kaca belakangnya yang terbilang unik masih dipertahankan dari Concept97.
Door handle-nya pakai model semi-hidden, menjaga fungsionalitas sambil tetap menyuguhkan kesan sleek dan mewah.
Patut diingat memang saat ini pemerintah Cina tengah menggalakkan larangan door handle elektrik model flush, karena berpotensi menyulitkan evakuasi penumpang saat terjadi kecelakaan.
Bicara soal teknologi, Freelander 8 disematkan sistem keamanan berkendara Huawei ADS 5 lengkap dengan sistem LiDAR.
Guna menunjang kebutuhan berkendara, teknologi itu dipadukan i-ATS Intelligent All-Terrain System.
Ini mengkombinasikan kinerja LiDAR dan data dari kamera agar mobil bisa mengenali medan jalan dan menentukan strategi berkendara selama perjalanan.
Sementara sistem hiburan hiburannya atau infotainment ditunjang Qualcomm Snapdragon 8397.
Nantinya, Freelander 8 ditunjang baterai hasil produksi CATL dan dibangun di atas sistem range-extender 800V yang sudah menjadi standar di Cina.
Belum ada informasi lengkap soal spesifikasi teknis Freelander 8 saat diluncurkan nanti. Tetapi dipastikan SUV satu ini tersedia dalam opsi Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Kehadiran Freelander 8 bisa jadi titik balik buat penjualan lini Land Rover di Cina yang memang mengalami tekanan.
Dikutip dari Carnewschina, penjualan brand Land Rover di Tiongkok pada kuartal pertama 2026 hanya 2.153 unit, turun 38,5 persen secara year-on-year.
Padahal sebelumnya, Land Rover mampu menjual setidaknya 6.000 unit di setiap kuartal.