Review Advan Sketsa 5: Tablet Murah untuk Kerja & Gambar

Advan Sketsa 5

Ini Sketsa 5, tablet Android multifungsi terjangkau, terbaru dari Advan!

Sesuai namanya, Sketsa, layar tablet ini bisa kita gunakan untuk menggambar dengan bantuan stylus. Ya, ini memang ciri khas tablet Advan Sketsa! Menariknya, tablet baru ini punya layar besar, 12”, dengan resolusi 2K. Seharusnya cukup lega untuk menggambar. Untuk berbagai aktivitas harian, tablet ini seharusnya memadai di kelasnya karena menggunakan Helio G99. Ditambah lagi, ada juga dukungan Docking Keyboard. Makin terasa cocok jadi tablet multifungsi kan.

Langsung saja, kita mulai pembahasan Advan Sketsa 5 ini!

Sudah cukup lama ya Advan tidak menghadirkan produk baru untuk lini populer mereka ini. Terakhir itu ada Sketsa 3 yang hadir di tahun 2023. Nah, setelah hampir 3 tahun, akhirnya ada Sketsa 5 ini! Tentunya, ada beberapa peningkatan yang dihadirkan Advan untuk tablet baru ini kalau dibandingkan pendahulunya. 

Tapi, sebelum itu kita kenalan dulu dengan tablet ini mulai dari paket penjualannya!

Paket Penjualan

  • Unit Advan Sketsa 5
  • Screen Protector yang sudah terpasang ke layar
  • Charger 20 Watt
  • Kabel USB C to C
  • SIM Tray Ejector
  • Paket Dokumen

Desain Advan Sketsa 5

Seperti kebanyakan tablet pada umumnya, Sketsa 5 ini hadir dengan desain “nyaris” serba flat.

Sisi belakang flat, frame flat, layar tentunya juga flat. Tapi, area pertemuan antara frame dengan layar dibuat berundak seperti ini ya, membuatnya tidak menghasilkan sudut siku.

Untuk dimensi:

  • Lebar: 28.3 cm
  • Tinggi: 18.2 cm 
  • Tebal: 7.9 mm

Sementara untuk bobot tablet, ada di kisaran 608 gram. Bukan yang terbilang ringan, tapi mengingat ini tablet 12”, ini masih terbilang wajar.

Sekarang kita lihat apa yang ada di sekeliling bodi tablet ini. Tablet kita pegang di posisi horizontal seperti ini, mengikuti posisi kamera depan-nya.

  • Sisi kanan: grill speaker, USB C, dan SIM Tray Hybrid (2 Nano SIM atau 1 Nano SIM + 1 Micro SD). Ada juga audio jack 3.5 mm di sudut kanan atas.
  • Sisi Atas: tombol power dan tombol volume
  • Sisi Kiri: microphone dan grill speaker
  • Sisi Bawah: konektor untuk memasang tablet ini ke keyboard

Terlihat kalau tablet ini punya dual speaker. Kualitas suaranya, ini terasa lebih dominan di mid. Suara yang dihasilkan terbilang cukup rapi. Separasi terbilang standar, tapi setidaknya suara tidak terasa terlalu tercampur. Staging juga tidak terbilang luas. Tapi, ini masih terbilang wajar lah untuk tablet di kelas harganya. Untuk volume, sudah memadai lah untuk penggunaan pribadi.

Sisi Depan: 

  • Layar 12”
  • Panel IPS
  • Resolusi 2K, 2000 x 1200 piksel. Jadi ini benar-benar 2K ya. Kan lebarnya di kisaran 2000 piksel.
  • Refresh Rate up to 90 Hz. Kalau tidak ada aktivitas, refresh rate bisa turun ke 60 Hz.
  • Untuk brightness, saat kami coba tes, brightness layar ini untuk penggunaan indoor bisa mencapai sekitar 490 nit.

Sudah terbilang mencukupi. Saat dicoba untuk simulasi outdoor, brightness layar ini kurang lebih masih di kisaran sama, 490 nit.

  • Sementara untuk mode warna, tidak ada pengaturan sama sekali. Saat kami coba cek, color gamut layar ini coverage-nya sekitar 78.9% sRGB dengan gamut volume 82.8% sRGB.

Ini memang bukan layar yang punya saturasi warna tinggi. Tapi setidaknya ini bukan yang cuma 60% sRGB seperti di layar beberapa laptop murah.

  • Bezel layar, ini masih yang terbilang tebal. Tapi, ini masih wajar untuk tablet. Kan kadang kita butuh area di sekeliling layar untuk mengakomodasi saat kita memegang tablet ini.
  • Layar ini juga sudah mendukung input stylus ya. Nanti kita coba bagaimana respon layar ini kalau kita pakai menggambar.
  • Untuk multitouch, ini bisa sampai 10 jari. Lumayan ya untuk tablet di kelas harga ini.
  • Kamera Depan 5 MP. Posisinya ada di tengah bezel atas layar.
    • f/2.0, Fixed Focus
    • Perekaman video sampai 1080p

Sisi Belakang:

  • Kamera Utama 8 MP
    • f/2.0, Auto Focus
    • Perekaman video sampai QHD
  • Ada LED Flash juga untuk menemani kamera ini.
  • Kamera ini terbilang minim fitur ya. Hanya ada opsi untuk mengambil foto dan video saja.

Spesifikasi Advan Sketsa 5

SoC: Helio G99

RAM: 8 GB LPDDR4X

Storage: 128 GB UFS 2.2

Tablet ini memang hanya tersedia dalam varian 8 GB/128 GB saja.

Baterai: 8000 mAh, ini memang bukan kapasitas yang terbilang besar untuk tablet 12”.

Charging, setidaknya kalau dari charger bawaan, ini mendukung 20 Watt.

Sensor: accelerometer, light sensor.

Konektivitas: 

  • 4G, tentunya bisa 2G dan 3G juga.
  • Wi-Fi 5
  • Bluetooth 5.2
    • Bluetooth Codec: SBC, AAC
  • Support USB OTG
  • Tidak mendukung display out lewat USB C. Tapi ini wajar untuk kelas tablet ini.

Keamanan: Face Unlock

OS: Berbasis Android 16.

  • Sayangnya belum ada kabar apakah akan tersedia update versi Android untuk tablet ini serta berapa lama security update akan tersedia.
  • Beberapa aplikasi juga terasa belum dioptimalkan untuk penggunaan di tablet ini. Misalnya aplikasi Camera bawaan yang ternyata hanya bisa digunakan di orientasi vertikal.
  • OS ini terbilang relatif ringan dan navigasi juga terasa mulus.
  • Tidak ada bloatware di OS ini.
  • Iklan juga tidak kami jumpai selama pengujian.

Aksesori Pendukung

Kita coba dulu Keyboard Docking-nya. Ini juga berfungsi sebagai case.

Case ini bisa kita gunakan sebagai stand juga. Caranya, lipat back cover seperti ini, lalu gunakan sebagai penyangga tablet. Secara umum, ini memang bukan stand yang sangat kokoh, tapi sudah cukup untuk menopang tablet saat kita gunakan dalam posisi “ala laptop” seperti ini. Bagaimana saat digunakan untuk mengetik? Tentunya kita akan butuh sedikit pembiasaan ya, karena ukuran tombol di case ini sedikit lebih kecil. Tombol keyboard ini terbilang cukup nyaman saat digunakan untuk mengetik. Travel distance bukan yang terbilang dalam, tapi sudah mencukupi.

Sebagian script video ini juga kami ketik menggunakan Sketsa 5 + Keyboard Docking ini! Terbilang nyaman juga.

Yang menarik, keyboard ini juga dilengkapi touchpad. Jadi ini bisa digunakan untuk navigasi juga.  Terkait posisi touchpad, ini center to body. Jadi ada kemungkinan telapak tangan kita bisa menyentuh area touchpad ini saat mengetik. Belum ada fitur palm rejection di touchpad. Tapi kalau kita merasa butuh menonaktifkan touchpad agar tidak terjadi input yang tidak disengaja, ada tombol shortcut khusus untuk menonaktifkan touchpad ini di keyboard. Sedikit catatan, magnet yang membuat keyboard ini menempel ke tablet terasa agak kurang kuat. Tablet terasa jadi agak mudah lepas. Misalnya saat kita ingin pindah tempat, saat melipat case, bisa jadi konektor akan terlepas dari tablet. Jadi, saat kita membuka lagi tablet ini, keyboard jadi tidak bisa digunakan. Cek dulu posisi konektor saat akan menggunakan keyboard ini, pastikan sudah terpasang dengan baik dulu agar keyboard bisa kita gunakan.

Secara keseluruhan, kami merasa keyboard case ini terbilang mencukupi, apalagi mengingat harganya yang ternyata tidak terlalu tinggi.

Sekarang kita beralih ke Stylus Pen. Stylus ini tidak menggunakan koneksi Bluetooth.

Berdasarkan informasi dari Advan, stylus ini mendukung 4096 pressure level dan dilengkapi baterai 80 mAh. Ada satu port USB C di pangkal stylus yang bisa digunakan mengisi ulang daya baterai. Ada juga dua tombol untuk fungsi tertentu saat menggunakan stylus ini.  Saat kami coba, stylus ini memang bisa menghasilkan garis dengan ketebalan sesuai dengan kekuatan tekanan kita. Akurasinya belum yang terbilang benar-benar mantap. Masih terasa sedikit delay juga saat menggambar dengan stylus ini. Tapi, secara umum ini masih terbilang memadai. Bukan yang delay-nya terlalu parah sampai terasa mengganggu. Masih terbilang layak lah jadi teman kira berkreasi.

Palm Rejection ada, tapi ini memang bukan yang pasti bisa mendeteksi telapak tangan kita. Masih terbilang wajar lah untuk kelas harganya. Lagi-lagi, untuk harganya, kami tidak komplain lah dengan stylus ini. Oh, iya, kalau mau membawa tablet ini beserta keyboard dan stylus, total bobotnya kurang lebih 1 kg. Ada tempat untuk memasang stylus ke keyboard juga, yang memudahkan saat kita membawa paket lengkap keyboard ini.

Simak pembahasan lengkapnya berikut ini: