iPhone 5 Resmi Pensiun

iPhone, iPhone 5, iPhone 5 Resmi Pensiun

iPhone 5 resmi memasuki akhir masa pakainya setelah dinyatakan sebagai perangkat "obsolete" oleh Apple. Dengan status ini, Apple tidak lagi menyediakan suku cadang maupun layanan perbaikan resmi untuk perangkat tersebut.

Keputusan ini diumumkan setelah Apple memperbarui daftar produk vintage dan obsolete pada 16 Maret 2026. Dalam pembaruan tersebut, iPhone 5 dan iPhone 4 versi 8 GB dipindahkan dari kategori vintage ke obsolete.

Status obsolete berarti Apple menghentikan seluruh layanan perangkat keras, termasuk penyediaan komponen perbaikan melalui Apple Store maupun jaringan penyedia servis resmi.

Dengan demikian, pengguna iPhone 5 tidak lagi bisa memperbaiki perangkat mereka menggunakan layanan resmi Apple.

Sebelumnya, perangkat dengan status vintage masih bisa mendapatkan perbaikan terbatas, selama suku cadang masih tersedia. 

iPhone 5 sendiri pertama kali diluncurkan pada September 2012 dan dihentikan setahun kemudian. Artinya, perangkat ini telah melewati lebih dari satu dekade sejak debutnya di pasar.

iPhone 5 menjadi salah satu produk penting bagi Apple. Perangkat ini merupakan iPhone pertama yang menggunakan port Lightning, menggantikan konektor 30-pin yang telah lama digunakan.

Standar ini kemudian dipakai Apple selama lebih dari 10 tahun sebelum akhirnya beralih ke USB-C.

Selain itu, iPhone 5 juga membawa sejumlah pembaruan desain, seperti bodi aluminium dan kaca yang lebih tipis, serta layar 4 inci yang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.

Penetapan status obsolete pada iPhone 5 dinilai sejalan dengan siklus hidup produk Apple.

Umumnya, perangkat iPhone mendapatkan dukungan pembaruan perangkat lunak selama lima hingga enam tahun, diikuti dukungan perangkat keras terbatas sebelum akhirnya dihentikan sepenuhnya.

Seiring perkembangan teknologi, perangkat lawas seperti iPhone 5 juga tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan sistem operasi dan layanan modern.

Selain itu, mempertahankan ketersediaan suku cadang untuk perangkat lama dinilai tidak efisien, mengingat jumlah penggunanya yang terus menurun, dirangkum KompasTekno dari Apple Insider.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang