Sejengkal dari Blok M, Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka 24 Jam

Penantian warga Jakarta kini terbayar. Taman Bendera Pusaka di Jalan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, akhirnya resmi dibuka pada Sabtu (14/3/2026).
Sebelumnya, Taman Bendera Pusaka ditargetkan rampung pada Februari 2026, lalu mundur menjadi Maret 2026 karena masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, termasuk pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Taman ini menggabungkan tiga taman terdahulu di kawasan Blok M, yakni Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat, dengan tampilan lebih luas, tertata rapi, dan modern.
“Dengan luas sekitar 5,6 hektare dan jogging track sepanjang 1,2 kilometer, taman ini diharapkan menjadi salah satu pilihan ruang publik bagi warga Jakarta untuk berolahraga maupun beraktivitas,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (18/3/2026).
Selain pepohonan hijau, Taman Bendera Pusaka juga didominasi oleh warna merah putih pada sejumlah fasilitas meliputi jembatan, pedestrian, ruang terbuka, sampai petunjuk arah.
Desain taman ini memang terinspirasi dari filosofi Sang Saka Merah Putih yang diwujudkan melalui dua zona utama, yakni zona merah yang aktif dan dinamis, serta zona putih yang tenang dan reflektif.
Di sepanjang pedestrian Taman Bendera Pusaka, pengunjung bisa menemui berbagai elemen vegetasi yang terdiri dari 12 jenis tanaman dengan total sekitar 285 pohon, termasuk sejumlah pohon langka seperti menteng, eboni, cempaka, dan kecapi.
Belum rampung 100 persen
Suasana di Taman Bendera Pusaka, Selasa (17/3/2026) malam.
Terdapat lima pintu masuk Taman Bendera Pusaka yang tersebar di sejumlah titik, mulai dari arah selatan sampai ke utara.Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Selasa (17/3/2026) malam, dari sekian luasnya lahan taman ini, bagian Selatan menjadi area paling ramai pengunjung.
Saat bertanya kepada petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) Jakarta bernama Sutamto, ia mengatakan bahwa area utara Taman Bendera Pusaka memang belum rampung 100 persen.
Pramono juga sempat menyebutkan bahwa pembangunan Taman Bendera Pusaka baru mencapai 92 persen, saat diresmikan pada Sabtu (14/3/2026).
Meski area tamannya sudah tampak rapi, toilet di sisi utara ini belum bisa digunakan. Lampu plang "Taman Bendera Pusaka" di area ini pun belum menyala seperti di area selatan.
Namun demikian, pengunjung tetap boleh masuk-keluar atau sekedar mampir ke area utara ini untuk berlari atau sekedar berjalan santai menghirup udara segar.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa pembangunan Taman Bendera Pusaka tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Pembangunan taman ini sepenuhnya merupakan hasil kerja sama dengan pihak swasta melalui mekanisme Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lokasi/Lahan (SP3L), sehingga tidak menggunakan dana APBD,” jelas dia.
Fasilitas Taman Bendera Pusaka
Saat mendatangi taman ini pada malam hari, playground menjadi area paling ramai pengunjung di Taman Bendera Pusaka, Selasa (17/3/2026). Playground Taman Bendera Pusaka dilengkapi dengan aneka wahana permainan berupa perosotan, ayunan, sampai panjat tebing mini. Wahana bermain hanya boleh digunakan oleh anak berusia 3-12 tahun dengan pengawasan orang dewasa.
Daya tarik wisata Taman Bendera Pusaka tidak terpaku pada luasnya lahan taman yang ditanami ratusan pohon.Di sini, masyarakat Jakarta maupun pengunjung dari luar kota, bisa menikmati banyak fasilitas Taman Bendera Pusaka yang diberikan secara cuma-cuma.
Mulai dari paviliun, toilet bersih, amfiteater, perpustakaan, area bermain anak (playgroun), lapangan multifungsi untuk olahraga basket, tenis, dan bulu tangkis, sampai lapangan padel.
Taman Bendera Pusaka juga dilengkapi terowongan penghubung antartaman yang memudahkan pengunjung menjelajahi seluruh kawasan.
mudahan taman ini memberikan manfaat besar bagi warga Jakarta. Selain menjadi ruang rekreasi dan olahraga, taman ini juga diharapkan menjadi ruang publik yang memperkuat interaksi sosial masyarakat,” ujar Pramono.
Tepat di tengah kawasan taman, pengunjung akan menemui patung Ibu Fatmawati dengan pose menjahit.
Pembuatan patung ini, kata Pramono, menjadi bentuk penghormatan pada sosok yang menjahit Bendera Pusaka Merah Putih tersebut.
Tepat di tengah kawasan Taman Bendera Pusaka, pengunjung akan menemui patung Ibu Fatmawati dengan pose menjahit. Pembuatan patung ini, kata Pramono, menjadi bentuk penghormatan pada sosok yang menjahit Bendera Pusaka Merah Putih tersebut.
Patung itu dibuat oleh pematung Teguh Ostenrik, sementara desain arsitektur kawasan dirancang oleh arsitek Yori Antar.Dalam waktu dekat, deretan kuliner viral di Blok M juga bakal mengisi ruko UMKM di Taman Bendera Pusaka.
Adapun daftar kuliner viral yang akan buka di Taman Bendera Pusaka terdiri dari Cimol Keju Barito, Susu Murni Bahagia, Ketan Susu Barito, dan Puding Paman Barito.
Sambil menunggu gerai kuliner di Taman Bendera Pusaka buka setelah Lebaran, kamu bisa jajan di pinggir pintu masuk taman bila merasa haus atau sekedar ingin menikmati camilan.
Tersedia juga mesin otomatis untuk membeli minuman botol maupun minuman jeruk peras di sisi selatan Taman Bendera Pusaka.
Pastikan untuk membuang wadah makanan atau sampah lainnya ke tempat sampah yang sudah tersedia sesuai dengan kategori sampah: organik maupun non-organik.
Buka 24 jam
Suasana di Taman Bendera Pusaka, Selasa (17/3/2026) malam.
Taman Bendera Pusaka dibuka selama 24 jam dan dilengkapi CCTV, serta sistem keamanan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung.Bagi kamu yang ingin menghindari teriknya sinar matahari, sebaiknya datang pada pagi maupun malam hari.
Saat matahari mulai tenggelam, lampu-lampu taman bakal dinyalakan untuk membantu penerangan di sepanjang Taman Bendera Pusaka.
Kamu bisa bebas menghirup udara segar di tengah taman, sambil menikmati pemandangan lalu lintas yang mengelilingi kawasan terbuka hijau ini.
Sebagai catatan, bagi kamu yang datang membawa anak, sebaiknya berhati-hati saat melewati jalan dekat kolam saat malam hari.
Pembatas jalan di sekitar kolam tidak cukup tinggi sehingga berisiko membahayakan, terutama bagi anak-anak yang aktif bergerak atau kurang waspada.
Parkir gratis
Bagi kamu yang membawa kendaraan pribadi, tersedia beberapa kantung parkir. Salah satu parkir resmi terletak dekat Gerbang Utama Selatan. Area parkir di Taman Bendera Pusaka ini bisa digunakan gratis, namun jumlahnya terbatas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Mengenai akses parkir, Pemprov DKI Jakarta menyediakan lahan parkir terbatas di dekat pintu masuk Gerbang Selatan atau dekat lapangan olahraga.Parkir ini tersedia untuk kendaraan roda dua maupun roda empat dan bisa digunakan gratis, tanpa tarif apa pun.
Pramono justru mengimbau masyarakat memanfaatkan transportasi publik saat berkunjung ke taman ini.
Lokasinya taman berada di kawasan yang terhubung dengan jaringan transportasi publik, termasuk akses dari kawasan Blok M yang relatif dekat dengan TransJakarta, MRT, maupun KRL.
"Aksesnya cukup mudah dari berbagai arah. Jika semua datang dengan kendaraan pribadi, tentu kapasitas parkir yang tersedia tidak akan mencukupi,” pungkas dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang