Kronologi Penemuan Mayat Perempuan Wajah Terlilit Kain di Indekos Cirebon, Terungkap dari Bau Menyengat

mayat, Kronologi Penemuan Mayat Perempuan Wajah Terlilit Kain di Indekos Cirebon, Terungkap dari Bau Menyengat

Mayat seorang perempuan ditemukan di sebuah indekos di Gang Masjid, Jalan Dukuh Semar, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Korban pertama kali ditemukan pada Minggu (15/3/2026) pagi di kamar indekos nomor enam setelah warga mencium bau menyengat dari dalam kamar.

Dilansir dari TribunJabar, Selasa (17/3/2026), tubuh korban berada di dalam toilet kamar indekos dalam posisi terlentang. 

Bagian atas tubuh korban tampak mengenakan kaos bermotif garis-garis vertikal hitam dan putih.

Wajah korban terlihat tertutup atau terlilit beberapa helai kain berwarna ungu tua, biru tua, dan hitam. 

Pada bagian kepala yang tidak tertutup kain tampak rambut hitam panjang dalam kondisi berantakan.

Area kulit di bagian kepala atau dahi terlihat mengalami perubahan warna menjadi pucat kekuningan dengan butiran kecil berwarna putih yang menempel. 

Pada bagian lengan juga tampak perubahan warna kulit yang cukup signifikan yang diduga akibat proses lebam mayat atau dekomposisi.

Kronologi Penemuan Mayat Perempuan di Cirebon

Adam (27), warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi indekos, menceritakan awal mula terungkapnya kejadian tersebut. 

Ia mengaku diminta oleh mertuanya untuk mengecek kamar nomor enam setelah tercium bau menyengat pada pagi hari.

“Minggu pagi jam dua dini hari itu ada cewek dateng ke sini, tamunya kamar nomor enam, dateng," ujar Adam dikutip dari TribunJabar, Selasa. 

"Nah, sekarang hari Senin pagi hari jam delapan itu ada bau bangkai," tambahnya.

Ia mengatakan posisi tubuh korban saat ditemukan dalam keadaan terlentang di dalam toilet kamar indekos.

Menurut Adam, korban saat ditemukan masih mengenakan pakaian. Ia juga mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Ada busana, ada busana. Saya enggak tahu ada tanda-tanda kekerasan atau tidak. Masalahnya saya cuma lihat ada mayat di situ,” jelas Adam.

Adam memastikan bahwa korban yang ditemukan merupakan seorang perempuan.

Sementara itu, warga di sekitar indekos menduga korban sudah berada di kamar sejak beberapa waktu sebelumnya sebelum akhirnya ditemukan.

“Perempuan,” imbuh Adam.

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

“Ada TKP temu mayat yang ditemukan di wilayah Selatan Timur Cirebon Kota, Kampung Dukuh Semar, Kelurahan Kecapi,” ujar Adam Gana.

"Nah, di sini kami masih mendalami TKP-nya. Seorang perempuan korbannya ya, mayatnya itu seorang perempuan. Di sini kami masih mendalami dan akan mendalami penyelidikan lebih lanjut," sambungnya.

Saat ditanya mengenai dugaan penyebab kematian korban, polisi belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat pembunuhan atau sebab lainnya.

“Kami masih belum mengarah ke sana ya, tapi ada dugaan ya karena dari bentuk-bentuknya ini ke pembunuhan, cuma kami belum bisa karena kami harus autopsi dulu. Hasil autopsi baru kami bisa menyimpulkan,” ucap Adam Gana.

“Kalau dari saksi-saksi, ini hari Sabtu si korban ada di sini, dari hari Sabtu sampai sekarang hari ini. Baru ditemukannya hari ini,” jelasnya.

Korban diketahui berinisial TA (26), warga Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Jenazah korban telah dievakuasi untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab kematiannya. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang