Perpanjang Kontrak hingga 2031, Maignan Tegaskan Setia Jadi Milanista

Mike Maignan, AC Milan, Perpanjang Kontrak hingga 2031, Maignan Tegaskan Setia Jadi Milanista

Kiper AC Milan Mike Maignan resmi memperpanjang masa baktinya bersama AC Milan.

Mike Maignan menandatangani kontrak baru hingga 2031. Sebelumnya, kontrak Maignan berakhir sampai Januari 2026.

Perpanjangan kontrak tersebut mempertegas posisi Maignan sebagai bagian penting dalam skuad Rossoneri.

Pada awal musim 2025-2026, penjaga gawang asal Perancis itu juga dipercaya memegang ban kapten tim.

Status tersebut membuat Maignan merasa bangga. Ia menyebut jabatan kapten AC Milan membawa tanggung jawab besar di ruang ganti maupun di lapangan.

“Menjadi kapten tim adalah sebuah tanggung jawab, dan saya bangga menjadi kapten,” kata Maignan, dilansir dari Football Italia, Jumat (13/3/2026).

“Anda tidak perlu berperan; Anda hanya perlu menjadi diri sendiri dan memberi contoh, tanpa menyalahgunakan ban kapten atau status tersebut."

Menurut Maignan, ban kapten bukan sesuatu yang ia cari sejak awal. Ia mengaku sudah merasa memiliki jiwa kepemimpinan bahkan sebelum mendapatkan jabatan tersebut.

“Mereka memberi saya ban kapten karena saya adalah saya. Di masa lalu, saya mengatakan kepada pelatih di sektor junior bahwa saya tidak membutuhkannya karena saya merasa seperti kapten bahkan tanpa itu. Hari ini, itu adalah sumber kebanggaan besar bagi saya.”

Musim Sulit Milan pada 2024-2025

Musim 2024-2025 menjadi periode penuh tantangan bagi Milan. Rossoneri tidak berhasil meraih tiket ke kompetisi Eropa.

Manajemen juga melakukan perubahan pada posisi pelatih. Paulo Fonseca diberhentikan pada akhir 2024 dan posisinya digantikan oleh Sergio Conceicao.

Mike Maignan, AC Milan, Perpanjang Kontrak hingga 2031, Maignan Tegaskan Setia Jadi Milanista

Mike Maignan (putih) mengenakan jersey keempat hasil kolaborasi Puma dengan Slam Jam dalam laga pekan ke-26 Liga Italia 2025-2026 AC Milan vs Parma di Stadion San Siro, 22 Februari 2026.

Dalam perjalanan musim tersebut, Milan sempat meraih trofi Supercoppa Italiana.

Namun, mereka tersingkir pada babak play-off fase gugur UEFA Champions League.

Rossoneri juga gagal meraih gelar Coppa Italia setelah kalah di final dari Bologna FC 1909.

Ambisi Baru di Bawah Allegri

Memasuki musim 2025-2026, Milan berada di bawah arahan pelatih baru Massimiliano Allegri. Maignan menilai pelatih asal Italia tersebut memiliki kemampuan mengelola tim dengan baik.

“Allegri adalah pelatih top karena cara dia mengelola ruang ganti dan sikapnya di lapangan,” kata Maignan.

Di kompetisi Serie A musim ini, Milan mencatat hasil cukup stabil. Tim hanya menelan dua kekalahan dan kini berada di posisi kedua klasemen.

Milan terpaut tujuh poin dari pemimpin klasemen, Inter Milan, setelah meraih kemenangan dalam laga derby pekan lalu.

Maignan mengaku memulai musim dengan motivasi besar setelah hasil kurang memuaskan pada musim sebelumnya.

“Saya datang [ke musim baru] dengan keinginan besar untuk balas dendam; itu adalah pemikiran saya di awal, dan masih sampai sekarang," terangnya.

"Milan adalah tempat saya menunjukkan diri kepada dunia. Saya harus datang ke sini untuk memahami apa artinya mengenakan seragam ini."

"Saat bermain, Anda merasakan betapa besarnya klub ini, dan saya akan selamanya menjadi seorang Milanista," pungkas Maignan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang