Penjualan Motor Alva Diklaim Tumbuh Walau Tanpa Insentif
Penjualan motor listrik Alva pada 2025 diklaim tetap mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Padahal, tahun lalu mereka mengaku tidak mendapat insentif dari pemerintah sehingga harganya menjadi cukup tinggi.
Mereka pun mengungkap bahwa tahun lalu merupakan periode transisi di mana penjualan kendaraan tidak lagi tergantung pada subsidi dari pemerintah.
“Untuk penjualan, dari segi unit kami tumbuh dibandingkan tahun sebelumnya. Tapi untuk jumlahnya tidak bisa kami sampaikan,” ungkap Purbaja Pantja, CEO Alva kepada media (10/03).
Tingginya angka penjualan menurutnya disebabkan oleh beragam faktor penting. Salah satunya adalah layanan yang sudah diberikan perusahaan kepada konsumen.

Banyaknya lokasi pengisian daya yang dibuka untuk kebutuhan mobilitas pelanggan berhasil memberi kepercayaan kepada konsumen.
“Jadi kami sangat senang karena ekosistem yang sudah dibangun sejak 2024 dihargai masyarakat dan meningkatkan penjualan,” ungkapnya.
Meski tidak menyampaikan secara detail jumlah penjualannya, ia mengungkap bahwa tahun lalu mereka berhasil memproduksi lebih dari 10.000 unit kendaraan.
“Sebagian besar dari jumlah tersebut adalah unit premium Alva yang harganya sekitar Rp 30 juta hingga Rp 40 jutaan,” tambahnya.
Ia pun menambahkan bahwa penjualan tersebut dipercaya bakal kembali tumbuh pada 2026. Pasalnya, mereka telah meluncurkan produk baru yang diyakini bisa menjawab kebutuhan pelanggan.
Salah satunya adalah Alva N3 Next Gen yang meluncur di IIMS 2026. Motor ini dibekali baterai lebih besar dibanding sebelumnya, yaitu 3,3 kWh dan mampu menempuh perjalanan sejauh 140 km dalam satu kali pengisian daya.
Tak hanya itu, kecepatan motor ini juga cukup tinggi karena mencapai 80 km per jam.

Tidak berhenti sampai di situ, proses pengisian dayanya pun lebih singkat. Dari kondisi baterai 10 persen hingga 50 persen hanya membutuhkan waktu 25 menit.
Patut diketahui bahwa harga Alva N3 Next Gen dengan baterai adalah Rp 35,5 juta. Sementara bila memilih skema sewa baterai harganya hanya Rp 20,5 juta.