Tradisi Pasangan Gado-Gado di German Open, Terry/Gloria Intip Peluang

German Open, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja, Indonesia, Tradisi Pasangan Gado-Gado di German Open, Terry/Gloria Intip Peluang

Ganda campuran lintas negara, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja (Singapura/Indonesia), bersiap menyambut German Open 2026.

Turnamen German Open 2026 yang masuk agenda BWF World Tour level Super 300 segera bergulir mulai Selasa (24/2/2026) hingga Minggu (1/3/2026).

Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja turut berpartisipasi di nomor ganda campuran. Ajang ini merupakan kali ketiga mereka tampil sebagai pasangan gado-gado.

Sebelumnya, Terry/Gloria telah tampil di Indonesia Masters 2026 dan Thailand Masters 2026. Hasilnya tergolong cukup menjanjikan.

Di Indonesia Masters, Terry/Gloria mampu melangkah hingga perempat final sebelum disingkirkan ganda campuran Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.

Beralih ke Thailand Masters, Terry/Gloria dipaksa menyerah di babak 16 besar oleh wakil Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.

Uniknya, dua lawan yang mengalahkan Terry/Gloria belakangan muncul sebagai juara. Chen/Toh meraih gelar Indonesia Masters, sedangkan Adnan/Indah berjaya di Thailand Masters. 

Tradisi Pasangan Gado-Gado di German Open

German Open sebetulnya juga meninggalkan kesan tersendiri bagi Gloria Emanuelle Widjaja. Tahun lalu dia bersama Rehan Naufal Kusharjanto mampu melangkah ke final.

Sayangnya, gelar juara lepas dari tangan seiring kekalahan dari pasangan gado-gado Robin Tabeling (Belanda)/Alexandra Boje (Denmark).

German Open, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja, Indonesia, Tradisi Pasangan Gado-Gado di German Open, Terry/Gloria Intip Peluang

Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja

Hal ini sekaligus mempertegas tradisi kesuksesan pasangan lintas negara di German Open. Total enam ganda campuran gado-gado pernah membawa pulang gelar. 

Gelar perdana diraih David Choong/Annelise Hansen (Malaysia/Amerika Serikat) pada edisi 1955, lalu Yeoh Kean Hua/Judy Hashman (Malaysia/Amerika Serikat) pada 1957. 

Selanjutnya, giliran Jan Paulsen/Gillian Gowers (Denmark/Inggris) pada 1989, Thomas Lund/Erica van den Heuvel (Denmark/Belanda) pada 1993. 

Ada lagi Robert Blair/Gabrielle White (Skotlandia/Inggris) pada 2011, serta terakhir Robin Tabeling/Alexandra Boje pada 2025.

Kesempatan Terry/Gloria

Tahun ini, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja punya kans untuk melanjutkan tradisi unik German Open.

Berdasarkan hasil undian, Terry/Gloria memulai turnamen dengan menunggu pemenang laga kualifikasi di babak 32 besar.

Namun, perjalanan Terry/Gloria dipastikan berat lantaran berada satu bagan dengan tiga unggulan ganda campuran.

Terry/Gloria kemungkinan bakal berjumpa Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) di babak 16 besar.  

Kalau menang, mereka bisa berjumpa Goh Soon Huat/Lai Shevon Jamie (Malaysia) di perempat final, kemudian Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China) di semifinal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang